Capres PKB-Gerindra bukan Anies, Ganjar atau Andika, NasDem Tutup Peluang Ikut Koalisi

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:25 WIB
Capres PKB-Gerindra bukan Anies, Ganjar atau Andika, NasDem Tutup Peluang Ikut Koalisi
Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali. [Antara]

Suara.com - NasDem menutup peluang berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra. Peluang itu tertutup seiring dua partai tersebut makin serius melakukan penjajakan koalisi.

Sementara di satu sisi, antara PKB dan Gerindra menginginkan masing-masing ketua umum mereka, Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto menjadi calon presiden.

Tentu keinginan tersebut berbeda dengan kehendak NasDem. Sebelumnya partai besutan Surya Paloh tersebut melalui rakernas, telah menetapkan tiga capres rekomendasi mereka, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

"Iya. Kan kita kemarin sudah mengumunkan calon presiden kita, tiga nama lewat bakal calon presiden kita lewat rakernas putusan rakernas kan," kata Waketum NasDem Ahmad Ali, Kamis (11/8/2022).

Ali mematikan bahwa NasDem akan tegak lurus kepada putusan rakernas tersebut. Adapun putusan bisa berubah apabila memang ada keputusan baru yang setingkat dengan putusan rakernas perihal tiga rekomendasi capres.

"Sehingga kita tidak bisa keluar dari situ. Kalau kemudian keluar dari situ kita akan melanggar aturan dari partai sendiri kan," kata Ali.

"Sehingga kalau keluar dari situ harus ada keputusan baru yang setingkat itu untuk menganulir keputusan rakernas kemarin," sambungnya

NasDem Respons Prabowo Siap Nyapres

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku, siap untuk kembali dicalonkan menjadi presiden 2024. Menanggapi kesiapan Prabowo, NasDem turut menyambut positif.

Meski Prabowo bukan menjadi satu dari tiga nama capres rekomendasi NasDem, Wakil Ketua Umum Ahmad Ali turut mengapresiasi jika Prabowo nantinya benar-benar dicapreskan kembali oleh Gerindra.

"Ya bagus lah, artinya banyak alternatif di masyarakat kan sehingga proses demokrasi berjalan dengan baik. Karena Pak Prabowo apa yang kurang dari beliau," kata Ali dihubungi pada Kamis (11/8/2022).

Menurut Ali, pencapresan Prabowo tidak ada yang salah. Apalagi, jika pencapresan itu didukung lewat koalisi Gerindra dan PKB yang saat ini makin serius dalam proses penjajakannya.

"Itu koalisinya dengan PKB kalau jadi terus dia memiliki elektabilitas, terus apa yang salah kalau dia menjadi salah satu kontestan Pilpres 2024," ujar Ali.

Ali mengatakan pihaknya mendukung kemunculan-kemunculan capres maupun cawapres. Pasalnya malin banyak figur yang ikut kontestasi, hal tersebut berdampak terhadap banyaknya pilihan calon pemimpin di tengah masyarakat.

"Kita berharap akan muncul juga yang lain-lain sehingga masyarakat punya pilihan pilihan," ujar Ali.

Cak Imin atau Prabowo?

PKB dan Partai Gerindra sama-sama menginginkan ketua umum mereka untuk menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Namun keinginan itu terjegal ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen. PKB dan Gerindra, kekinian justru melakukan penjajakan koalisi lebih serius, kendati sama-sama menginginkan posisi capres untuk ketum mereka.

Diketahui PKB yang mengantongi suara 10 persen akan memiliki 22 persen suara apabila suara mereka digabungkan dengan suara Gerindra di dalam satu koalisi. Dengan begitu PKB dan Gerindra bisa mengusung capres dan cawapres mereka sendiri.

Menjadi pertanyaan, siapakah capres yang nantinya akan diusung bila koalisi PKB dan Gerindra benar-benar terbentuk? Mengingat antara Muhaimin atau Cak Imin dan Prabowo sama-sama ingin menjadi capres.

Menjawab pertanyaan itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menanggapi santai. Menurutnya hal tersebut hanya masalah teknis dan bisa selesai hanya melalui pembicaraan dua partai.

"Semua akan mudah kalau dibicarakan bersama," kata Jazilul dalam keterangannya saat pembukaan coaching clinic di Kota Polewali Mandar, Sulbar, Rabu (10/8/2022).

Sementara di satu sisi, Jazilul menyampaikan gairah PKB terkait kursi capres untuk ketua umum. Ia memastikan bahwa PKB akan mengusung Muhaimin sebagai capres.

"Mandat dari Muktamar Bali menjadikan Gus Muhaimin capres 2024," kata Jazilul.

Sebelumnya, diakui Muhaimin Iskandar atau Cak Imin hal-hal terkait capres dan cawapres memang merupakan hal teknis.

"Soal siapa dan bagaimana posisi-posisi, itu bagian teknis saja," kata Muhaimin dalam keterangannya dikutip Kamis (4/8/2022).

Muhaimin sendiri menilai siapapun capres dan cawapresnya kelak, terpenting ialah yang memiliki impian sama untuk perbaikan Indonesia ke depan.

"Yang penting ada tekad untuk secara bersama-sama memperbaiki Indonesia menjadi lebih baik," kata Muhaimin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Tak Ada Yang Salah Jika Prabowo Nyapres Lagi, Nasdem: Bagus, Jadi Banyak Alternatif

Sebut Tak Ada Yang Salah Jika Prabowo Nyapres Lagi, Nasdem: Bagus, Jadi Banyak Alternatif

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:59 WIB

Jika Prabowo Menolak Maju Sebagai Capres, Siapa Calon Presiden Dari Gerindra?

Jika Prabowo Menolak Maju Sebagai Capres, Siapa Calon Presiden Dari Gerindra?

Sulsel | Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:21 WIB

Gelar Rapimnas Akhir Pekan Ini, Gerindra: Prabowo akan Putuskan Kesiapannya Maju Pilpres 2024

Gelar Rapimnas Akhir Pekan Ini, Gerindra: Prabowo akan Putuskan Kesiapannya Maju Pilpres 2024

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:14 WIB

Terkini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:08 WIB

Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG

Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:03 WIB

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:56 WIB

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:41 WIB