facebook

Baru Saja Selesai, China Latihan Perang Lagi Jelang Kunjungan Senator AS Ke Taiwan

Bangun Santoso
Baru Saja Selesai, China Latihan Perang Lagi Jelang Kunjungan Senator AS Ke Taiwan
Ilustrasi latihan perang. [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Latihan perang tersebut digelar untuk menyikapi kunjungan delegasi Kongres Amerika Serikat yang dipimpin senator Partai Demokrat Edward J Markey ke Taiwan

Suara.com - Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali mengerahkan pasukan dari berbagai kesatuan tempur untuk melakukan latihan di sekitar wilayah udara dan laut Taiwan.

Latihan tersebut digelar untuk menyikapi kunjungan delegasi Kongres Amerika Serikat yang dipimpin senator Partai Demokrat Edward J Markey ke Taiwan pada Minggu (14/8) hingga Senin.

"PLA mengorganisasikan beberapa kesatuan tempur untuk melakukan latihan patroli dan kesiapsiagaan tempur," kata juru bicara Komando Armada Timur PLA Senior Kolonel Shi Yi kepada pers, Senin.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mendesak AS untuk mematuhi prinsip satu China dan tiga komunike bersama China-AS, yang di dalamnya termaktub bahwa Taiwan merupakan bagian dari wilayah kedaulatan China.

Baca Juga: Bikin Geram China, Anggota DPR AS Bakal Kembali Kunjungi Taiwan

"Delegasi pimpinan Senator AS Ed Markey telah mengabaikan demarkasi China. Ini jelas-jelas adalah pelanggaran terhadap prinsip satu China dan ketentuan tiga komunike bersama China-AS," katanya dalam konferensi pers rutin di Beijing, Senin.

Kunjungan Ed Markey tersebut terjadi 12 hari setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan --yang membuat China marah hingga mengerahkan kekuatan besar militernya di sekitar Pulau Taiwan pada 3 Agustus 2022.

Pengerahan kekuatan militer China di sekitar Selat Taiwan itu dilakukan pada 2-7 Agustus.

Pada Senin (8/8), PLA mengakhiri latihan tersebut.

Namun, Ed Markey tiba-tiba melakukan kunjungan dan pertemuan beberapa pejabat Taiwan pada Minggu hingga Senin (14/8) sehingga membuat China kembali mengerahkan pasukan militernya. (Sumber: Antara)

Baca Juga: China Larang Impor Ribuan Produk dari Taiwan, Tapi Ada Satu yang Bisa Masuk

Komentar