Rangkaian Peristiwa Penting Jelang Kemerdekaan RI

Dany Garjito

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:29 WIB
Rangkaian Peristiwa Penting Jelang Kemerdekaan RI
Presiden Soekarno meletakkan tiang pancang Jembatan Ampera (jempretan YoUtube)

Suara.com - Besok, 17 Agustus 2022, kita akan memperingati ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-77. Sebelum proklamasi dibacakan di tahun 1945, ada beberapa peristiwa penting yang perlu diketahui.

Adapun, rangkaian peristiwa penting menjelang kemerdekaan RI hingga pembacaan naskah proklamasi oleh Ir. Soekarno bisa kamu simak melalui penjelasan berikut ini.

Pembentukan BPUPKI

Pada tanggal 7 September 1944, perdana Menteri Jepang, Jenderal Kuniaki Koiso akan menjanjikan kemerdekaan bagi Indonesia jika Jepang mencapai kemenangan dalam perang Asia Timur Raya.

Janji mewujudkan kemerdekaan ini direalisasikan dengan membentuk Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai.

BPUPKI diumumkan pada 1 Maret 1945 oleh Jendral Kumakichi Harada, dan diresmikan pada 29 April 1945.

Sidang pertama BPUPKI dilakukan pada 29 Mei - 1 Juni 1945 untuk merumuskan asas dan dasar negara. Hal ini disertai dengan pembentukan Panitia Sembilan pada 22 Juni 1945.

Sidang kedua BPUPKI berlangsung pada 10-16 Juli 2022 untuk membahas tentang rancangan Undang-Undang Dasar, termasuk pembukaan dan batang tubuh.

Usai menyelesaikan tugasnya, BPUPKI dibubarkan pada 7 Agustus 1945.

baca juga

Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki

Pada 6 Agustus 1945, sekutu memberikan serangan telak pada Jepang. Hiroshima yang merupakan salah satu kota penting di Jepang dijatuhi serangan bom atom. Ledakan dahsyat menghancurkan seisi kota.

Tiga hari setelahnya di tanggal 9 Agustus 1945, sekutu kembali melancarkan serangan bom atom. Kali ini di kota Nagasaki yang membuat Jepang kehilangan banyak kekuatan.

Pembentukan PPKI

Hasil sidang BPUPKI tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan dibentuknha Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai.

PPKI diresmikan pada tanggal 9 Agustus 1945 di Kota Ho CHi Minh, Vietnam oleh Jenderal Terauchi. Momen ini dihadiri oleh Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, dan Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

Pertemuan Tiga Tokoh Bangsa dan Jenderal Terauchi di Dalat

Jenderal Terauchi Hisaichi mengundang tiga tokoh bangsa untuk menemuinya di Markas Besar Tentara Wilayah Selatan di Dalat, Vietnam. 

Tiga tokoh bangsa itu adalah Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Radjiman Wediodiningrat. Mereka berangkat ke Vietnam pada 9 Agustus 1945. 

Ketiganya kemudian bertemu oleh Jenderal Terauchi pada 12 Agustus 1945. Dalam pertemuan itu, mereka membahas Jepang yang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Jepang Menyerah kepada Sekutu

Pada tanggal 15 Agustus 1945 Kaisar Hirohito menyatakan bahwa Jepang telah menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Kabar ini kemudian berembus hingga ke tanah air.

Perseteruan Golongan Tua dan Golongan Muda

Kabar menyerahnya Jepang pada sekutu sampai ke telinga golongan muda. Menurut mereka ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya.

Golongan muda kemudian mendesak agar proklamasi kemerdekaan Indonesia dilangsungkan paling lambat pada 16 Agustus 1945. Namun, golongan tua, Soekarno-Hatta menolak gagasan ini.

Mereka berpendapat, lebih baik menunggu hingga 24 Agustus 1945 yakni tanggal kemerdekaan Indonesia yang sempat dijanjikan oleh Jenderal Terauchi. 

Selain itu, Soekarno bersikeras untuk menunggu pendapat dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada akhirnya tidak ada titik temu antara golongan tua dan golongan muda.

Peristiwa Rengasdengklok

Buntunya percakapan dengan golongan tua membuat golongan muda tidak punya pilihan lain selain membawa Soekarno-Hatta ke luar kota. 

Rengasdengklok kemudian dipilih menjadi tempat untuk mengamankan dua tokoh bangsa itu. Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945.

Langkah ini diambil oleh golongan muda untuk menekan Soekarno-Hatta agar bersedia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Setelah melalui perundingan, akhirnya golongan tua bersedia untuk segera menyatakan kemerdekaan Indonesia sesuai dengan rencana golongan muda.

Rapat di Rumah Laksamana Maeda

Pada 16 Agustus 1945 malam, Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta. Bersama dengan tokoh nasional lainnya mereka berkumpul di rumah Laksamana Maeda untuk berunding.

Perundingan itu berlangsung sejak malam hingga pagi yang kemudian menghasilkan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Proklamasi Kemerdekaan

Pada 17 Agustus 1945 pukul 10 pagi, naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56. Kabar mengenai proklamasi ini kemudian segera disebarkan ke seluruh negeri.

Itulah rangkaian peristiwa menjelang kemerdekaan Indonesia yang penting untuk diketahui.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka

Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka

Foto | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:10 WIB

Bank Mandiri Gerakkan Semangat Kemerdekaan di Nagari Kumango lewat Relawan Bakti BUMN

Bank Mandiri Gerakkan Semangat Kemerdekaan di Nagari Kumango lewat Relawan Bakti BUMN

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:00 WIB

Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda

Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 09:18 WIB

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:45 WIB

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Terkini

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:20 WIB

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

Banten | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:13 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

×