Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda

Dinda Rachmawati

Sabtu, 05 September 2026 | 09:18 WIB
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • The Antheia Project menyelenggarakan Antheia Merdeka Festival bagi anak-anak di Kepulauan Seribu pada 22-23 Agustus 2026.
  • Festival di RPTRA Pulau Kelapa dan Pulau Tidung tersebut memadukan olahraga, kreativitas, kesehatan, serta edukasi lingkungan.
  • Kegiatan ini bertujuan mendorong gaya hidup aktif, mengolah limbah tekstil, dan menumbuhkan kepedulian lingkungan bagi generasi muda.

Suara.com - Di antara laut biru, angin pesisir, dan kehidupan masyarakat yang berjalan lebih dekat dengan alam, perayaan kemerdekaan di Kepulauan Seribu meninggalkan cerita yang berbeda. 

Bukan hanya tentang lomba dan kemeriahan, tetapi tentang bagaimana anak-anak mendapatkan ruang untuk bermain, bergerak, berkreasi, sekaligus mengenal lingkungan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Suasana itulah yang terasa dalam Antheia Merdeka Festival 2026 yang digelar The Antheia Project di RPTRA Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, dan RPTRA Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, pada 22-23 Agustus 2026.

Di tengah kawasan kepulauan yang lekat dengan kehidupan laut dan ekosistemnya, pesan mengenai menjaga bumi terasa memiliki makna tersendiri. 

Anak-anak tidak sekadar diajak mendengar tentang lingkungan, tetapi mendapatkan pengalaman langsung melalui permainan, olahraga dan aktivitas kreatif.

Bersama anak-anak yatim dan yatim piatu, festival tersebut memadukan olahraga, kreativitas, edukasi lingkungan, kesehatan dan kepedulian sosial. Sejak pembukaan, suasana kebersamaan dibangun melalui upacara, menyanyikan Indonesia Raya, senam bersama hingga tarik tambang.

Setelah itu, anak-anak bergerak dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. Di Creative Zone, mereka mengolah limbah tekstil menjadi karya seni melalui Waste to Value: Textile Waste to Beautiful Frame Art. 

Sebuah cara sederhana untuk memperkenalkan gagasan bahwa barang yang dianggap sudah tidak berguna masih dapat memiliki kehidupan kedua.

Di Discover Zone, keanekaragaman hayati dikenalkan melalui Animals Sensory Hunt dan Match the Puzzle. Sementara futsal dan voli di Move Zone menjadi ruang untuk belajar bekerja sama, membangun kepercayaan diri dan memahami arti sportivitas.

baca juga

Bagi Ruhani Nitiyudo, Co-Founder & CEO The Antheia Project, ruang seperti ini penting untuk membantu generasi muda tumbuh dengan pengalaman yang positif.

“Dalam perayaan kemerdekaan, kami ingin menciptakan ruang yang sehat, kreatif, dan penuh kesempatan bagi generasi muda. Melalui Antheia Merdeka Festival, kami menghadirkan pengalaman yang positif untuk mendorong gaya hidup aktif dan sehat, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Ruhani.

Pesan menjaga lingkungan pun tidak berhenti sebagai tema. The Antheia Project turut berkolaborasi dengan pemangku kepentingan pengelolaan sampah agar kebersihan selama kegiatan tetap menjadi perhatian.

Dukungan dari PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Pocari Sweat dan Kreasi Wisata Mania (KWM) sebagai Official Hydration Partner, serta Palang Merah Indonesia (PMI) turut melengkapi kegiatan dari sisi dukungan masyarakat, hidrasi, kesehatan dan keselamatan.

Namun, setelah festival usai, yang tersisa bukan sekadar dokumentasi kegiatan. Ada pengalaman yang mungkin lebih lama melekat pada anak-anak: bahwa hidup aktif dapat dilakukan dengan gembira, kreativitas bisa lahir dari sesuatu yang sederhana, dan menjaga lingkungan bukan pekerjaan yang jauh dari keseharian.

Di Kepulauan Seribu, pesan itu terasa semakin dekat. Sebab ketika kehidupan sehari-hari bersentuhan langsung dengan laut dan alam, menjaga bumi pada akhirnya juga berarti menjaga ruang tempat generasi muda tumbuh.

Dari Pulau Kelapa hingga Pulau Tidung, semangat kemerdekaan pun dirayakan dengan cara yang lebih bermakna: memberi kesempatan kepada anak-anak untuk bergerak, berkarya, belajar dan tumbuh bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Tradisional Kepulauan Seribu Berpeluang Jadi Mitra Transjakarta pada 2027

Kapal Tradisional Kepulauan Seribu Berpeluang Jadi Mitra Transjakarta pada 2027

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:58 WIB

Kajian Belum Matang! Transjakarta Kelola Angkutan Laut Kepulauan Seribu Khawatir Tambah Beban

Kajian Belum Matang! Transjakarta Kelola Angkutan Laut Kepulauan Seribu Khawatir Tambah Beban

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:15 WIB

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Investor Pasar Modal RI Melonjak 50%, OJK Soroti Literasi

Investor Pasar Modal RI Melonjak 50%, OJK Soroti Literasi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:57 WIB

9 Sabun Cuci Muka Anak Usia 812 Tahun Berbahan Alami, Lembut untuk Kulit Sensitif

9 Sabun Cuci Muka Anak Usia 812 Tahun Berbahan Alami, Lembut untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi

Dukung MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Pakaian Basic Tak Harus Membosankan, Coba Mainkan Tekstur dan Warna

Pakaian Basic Tak Harus Membosankan, Coba Mainkan Tekstur dan Warna

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Cara Pakai Retinol dan Moisturizer agar Kulit Tidak Iritasi, Ini 5 Tipsnya untuk Pemula

Cara Pakai Retinol dan Moisturizer agar Kulit Tidak Iritasi, Ini 5 Tipsnya untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Sertifikasi Halal Picu Polemik, CELIOS dan CORE Indonesia Soroti Beban UMKM

Sertifikasi Halal Picu Polemik, CELIOS dan CORE Indonesia Soroti Beban UMKM

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Toyota Pamerkan Lini Ikonik AE86 Hingga Lini Gazoo Racing

Toyota Pamerkan Lini Ikonik AE86 Hingga Lini Gazoo Racing

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Pernah Jadi Cawapres Pilpres 2024, Kenapa Mahfud MD Tak Ikut Gugat Ijazah Gibran?

Pernah Jadi Cawapres Pilpres 2024, Kenapa Mahfud MD Tak Ikut Gugat Ijazah Gibran?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:40 WIB

×