Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2026 | 14:45 WIB
Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI
Petani Kalimantan Selatan Kasman (BBC)
baca 10 detik
  • Kebakaran lahan melahap habis empat hektar kebun buah milik Kasman di Kalimantan Selatan.

  • Kerugian ekonomi akibat musnahnya beragam tanaman buah tropis tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

  • Kabut asap beracun memicu ribuan kasus infeksi pernapasan serta mengganggu operasional pemadaman udara.

Suara.com - Lautan abu dan batang pohon berjelaga kini menjadi satu-satunya pemandangan yang tersisa di lahan seluas 4 hektar kawasan Landasan Ulin Utara, Kalimantan Selatan. Kasman, petani berusia 69 tahun, harus menyaksikan seluruh jerih payahnya membudidayakan beragam tanaman buah tropis musnah seketika.

Hantaman api menghancurkan investasi hampir satu dekade yang meliputi tanaman rambutan, pepaya, jeruk, kelengkeng, alpukat, petai, hingga kelapa. Musibah ini menambah daftar panjang kehancuran sektor pertanian warga akibat krisis kebakaran hutan dan lahan.

Bencana melahap habis seluruh area perkebunan dalam hitungan hari sejak pertengahan Agustus. Kejadian mendadak tersebut membuat pemilik lahan tidak sempat menyelamatkan aset pertanian mereka.

Insiden berawal saat Kasman sedang memberi makan hewan ternak pada 17 Agustus sore hari. Anak laki-lakinya tiba-tiba datang menghampiri sembari menangis dan berteriak bahwa kobaran api telah membesar tepat di belakang kediaman mereka.

Saat Kasman bergegas kembali ke rumah, gulungan si jago merah sudah terlanjur meluas dan tak lagi bisa dikendalikan.

"Kebakaran itu sudah sangat besar," kenangnya saat diwawancara jurnalis BBC Inggris.

Meskipun harus menanggung kerugian ekonomi mencapai ratusan juta rupiah atau setara sedikitnya 5.000 dolar AS, Kasman memilih pasrah menghadapi kenyataan pahit tersebut. Sikap lapang dada terlihat jelas saat ia berdiri meratapi sisa-sisa tanaman yang telah menghitam.

"Tentu saja saya kecewa, tapi apa boleh buat?" ujarnya.

"Kami hanya harus mulai lagi dari awal dan bekerja kembali."

baca juga

Asap tebal masih terus membubung dari sela-sela tanah gambut meski peristiwa tersebut sudah berlalu lebih dari dua pekan. Walau kobaran api utama telah reda, kehancuran total pada ekosistem kebun buah tersebut tidak lagi dapat dihindari.

Rasa keputusasaan membayangi Kasman tatkala merenungi nasib usaha tani yang telah dibangun bertahun-tahun.

"Kepada siapa saya harus marah? Seperti inilah situasinya."

Peristiwa yang menimpa Kasman merupakan cerminan dari bencana kebakaran hutan dan lahan skala besar yang saat ini tengah melanda berbagai wilayah Indonesia. Kobaran api di sejumlah titik bahkan tercatat terus membara tanpa henti selama berpekan-pekan.

Dampak buruk kabut asap beracun kini mengepung jutaan warga di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Paparan polusi udara berbahaya tersebut memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut hingga ribuan warga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Sebaran asap pekat bahkan telah melintasi batas negara hingga menyelimuti kawasan Malaysia dan Filipina. Kondisi udara yang memburuk secara masif ini mengganggu aktivitas harian serta mengancam kesehatan masyarakat regional.

Upaya pemadaman dari udara melalui teknik semai awan dan pesawat pemadam kebakaran mengalami hambatan serius. Jarak pandang yang sangat terbatas akibat pekatnya kabut asap menyulitkan operasional armada udara di titik api.

Aroma menyengat khas material terbakar menembus barisan masker yang dikenakan warga dan tim di lapangan. Situasi darurat ini mempertegas keparahan krisis lingkungan dan kemanusiaan yang sedang berlangsung di Kalimantan Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Penjelasan Ilmiah Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sampai ke Filipina

Begini Penjelasan Ilmiah Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sampai ke Filipina

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:55 WIB

Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak

Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:49 WIB

Media Inggris Bongkar Kebakaran Hutan di Indonesia karena Kebobrokan Ini

Media Inggris Bongkar Kebakaran Hutan di Indonesia karena Kebobrokan Ini

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×