Kronologi Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia, Pasien Habis Perjalanan dari Luar Negeri

Farah Nabilla

Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:31 WIB
Kronologi Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia, Pasien Habis Perjalanan dari Luar Negeri
Ilustrasi pemeriksaan cacar monyet [iStockphoto/atakan]

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI mengumumkan jika saat ini penyakit cacar monyet telah masuk ke Indonesia.

Setelah ditemukan kasus pertama pasien yang terkontaminasi cacar monyet, Menteri Kesehatan beserta Dinas Kesehatan Provinsi DKI telah melakukan pelacakan kontak erat terhadap pasien tersebut.

Kementerian Kesehatan mengapresiasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI yang cepat merespon ketika ada pasien bergejala cacar monyet dengan melakukan tes PCR untuk memastikan penyakit yang dideritanya.

Bagaimana kronologi ditemukannya kasus cacar monyet pertama di Indonesia? Berikut ulasannya:

1.       Pasien terkontaminasi cacar monyet melakukan perjalanan luar negeri

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengumumkan jika pasien yang terkontaminasi cacar monyet seorang laki-laki berusia 27 tahun.

Pasien tersebut merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri yang memiliki gejala demam dan ruam di beberapa bagian tubuhnya.

"Ada demam, kemudian juga ada pembesaran kelenjar limpa, tapi keadaannya baik, artinya tidak sakit berat dan ada cacar-nya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan, kaki dan sebagian di sekitar alat genitalia," kata Mohammad Syahril.

2.       Dinas Kesehatan DKI Jakarta lakukan tes PCR

baca juga

Setelah mengetahui adanya pasien yang terkontaminasi cacar monyet, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta langsung melakukan tes PCR.

Syarhril mengatakan jika pasien yang telah positif terkontaminasi cacar monyet, tdak perlu dirawat di ruang Isolasi, melainkan cukup melakukan Isolasi mandiri di rumah.

"Dalam hitungan dua hari, pemeriksaan PCR itu sudah dilakukan dan tadi malam sudah diumumkan positif terkonfirmasi," katanya.

3.       Melakukan contact tracing

Setelah menemukan adanya pasien yang terkontaminasi cacar monyet di DKI Jakarta, Kemenkes bekerjasama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pelacakan kontak erat terhadap pasien tersebut.

"Kasus cacar monyet ini adalah kasus yang menular yang memerlukan contact tracing kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien tersebut," katanya

4.       Kemenkes imbau masyarakat agar tenang

Setelah ditemukannya kasus pertama cacar monyet di Indonesia, Kementerian Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang. Mohammad Syahril mengungkapkan, gejala virus cacar monyet relatif ringan, jika dibadingkan dengan Covid-19 sangatlah jauh berbeda. Terlebih, menurut Syahril, virus dalam penyakit cacar monyet adalah jenis virus yang bisa musnah sendiri, atau self limiting disease.

"Cacar monyet ini tidak terlalu berat sakitnya, agar kita tenang, malah kalau kita bandingkan dengan Covid-19 jauh, ya, Covid-19 ini sangat jauh beratnya, untuk itu kita tenang dengan maksud bahwasanya sebetulnya cacar monyet ini bisa sembuh sendiri, self limiting disease," kata Syahril pada, Sabtu (20/8/2022).

Sebagai informasi tambahan, Syahril mengatakan berdasarkan laporan kasus cacar monyet di dunia, jumlah pasien meninggal sangat kecil hanya sekitar satu persen dari seluruh penderita.

"Dari data laporan dunia, dari 39.700 tadi, ada 400 yang meninggal, itu sekitar 1 persen, jadi kecil sekali, jauh dibandingkan dengan COVID yang sampai kadang-kadang 10 persen sampai 15 persen ya, tinggi sekali," katanya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cacar Monyet Terkonfirmasi di Indonesia, IDI Intensifkan Koordinasi Lintas Daerah

Cacar Monyet Terkonfirmasi di Indonesia, IDI Intensifkan Koordinasi Lintas Daerah

Tantrum | Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Monkeypox Terdeteksi Masuk Indonesia, IDI Minta Dokter di Daerah Waspada dan Imbau Masyarakat Tenang

Monkeypox Terdeteksi Masuk Indonesia, IDI Minta Dokter di Daerah Waspada dan Imbau Masyarakat Tenang

Malang | Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:05 WIB

Kasus Pertama Muncul Di Jakarta, Pemerintah Diminta Siapkan Vaksin Cacar Monyet

Kasus Pertama Muncul Di Jakarta, Pemerintah Diminta Siapkan Vaksin Cacar Monyet

News | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:32 WIB

Tangkal Gejala Awal Cacar Monyet, Konsumsi Makanan Bergizi agar Daya Tahan Tubuh Meningkat

Tangkal Gejala Awal Cacar Monyet, Konsumsi Makanan Bergizi agar Daya Tahan Tubuh Meningkat

Tantrum | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:07 WIB

Sudah Masuk Indonesia, Kalian Perlu Tahu Bagaimana Cacar Monyet yang Mengegerkan Dunia Itu Menular

Sudah Masuk Indonesia, Kalian Perlu Tahu Bagaimana Cacar Monyet yang Mengegerkan Dunia Itu Menular

Jatim | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:05 WIB

Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Cacar Monyet: Gejala Relatif Ringan Dibandingkan COVID 19

Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Cacar Monyet: Gejala Relatif Ringan Dibandingkan COVID 19

Depok | Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:12 WIB

Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet di Indonesia Bergejala Ringan, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet di Indonesia Bergejala Ringan, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Kaltim | Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×