Aksi Marah-marahnya Viral, Warganet Sampai Berharap Ali Ngabalin Tercerahkan, Begini Tanggapan Cholil Nafis

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:56 WIB
Aksi Marah-marahnya Viral, Warganet Sampai Berharap Ali Ngabalin Tercerahkan, Begini Tanggapan Cholil Nafis
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis. [TikTok/@derry_sulaiman]

Suara.com - Aksi Tenaga ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Ali Mochtar Ngabalin yang marah-marah di acara televisi saat diminta menanggapi rekonstruksi kasus Brigadir J viral di media sosial.

Bahkan warganet sampai menyebut semoga Ketua MUI Cholil Nafis bisa memberikan pencerahan kepada Ali Ngabalain.

Hal ini terlihat pada sebuah akun Twitter yang berkomentar pada poster acara Catatan Demokrasi yang tayang di televisi pada Selasa (30/8/2022).

Namun meskipun berkomentar sebelum acara dilakukan, seorang warganet sudah berharap bahwa kehadiran Cholil Nafis yang ada di cara tersebut bisa memberikan pencerahan pada Ali Ngabalin.

Cuitan warganet (Tangkapanlayar/twitter.com)
Cuitan warganet (Tangkapanlayar/twitter.com)

"Semoga Kyai @cholilnafis bisa memberi pencerahan kepada Ali Ngabalin," tulis seorang warganet.

Menanggapi hal tersebut, Cholil Nafis menyatakan bahwa semoga semua yang menonton acara televisi tersebut bisa mendapatkan pencerahan.

"Mudah-mudahan kita tercerahkan semua. Karena siapapun yang sadar diri pasti tak akan tega melakukan pembunuhan," tulis Cholil Nafis di akun twtternya pada Selasa (30/8/2022).

"Orang yang membunuh itu karena hawa nafsu dan kedengkian hingga lupa diri," tambahnya.

Cuitan Cholil Nafis (twitter.com/cholilnafis)
Cuitan Cholil Nafis (twitter.com/cholilnafis)

Cholil Nafis sendiri menjadi salah satu pembicara yang menyampaikan dakwah di akhir debat yang dilakukan Ngabalin, Johnson Panditan, Ronny Sompe, Panda Nababan, Deilipa Yumara, dan Reza Indragiri.

baca juga

Diketahui bahwa Ngabalin sempat marah-marah ketika mantan Anggota DPR Komisi III, Panda Nababan memberikan kritik pada institusi Polri.

Ngabalin semakin marah-marah ketika Deolipa Yumara ikut mendebatnya saat dia membela institusi polisi sebagai institusi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Konten YouTuber Bercadar Ajak Wanita-Wanita Menutup Aurat Dianggap Memaksa

Heboh Konten YouTuber Bercadar Ajak Wanita-Wanita Menutup Aurat Dianggap Memaksa

Your Say | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:05 WIB

Heboh Ngabalin Marah-marah saat Tanggapi Pembicara Lain di TV, Said Didu: Hindari Berdebat dengan Pemaki dari Istana

Heboh Ngabalin Marah-marah saat Tanggapi Pembicara Lain di TV, Said Didu: Hindari Berdebat dengan Pemaki dari Istana

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:05 WIB

Panas! Ngabalin Naik Darah saat Tanggapi Kritik ke Polri, Deolipa Yumara: Jangan Ngamuk Kayak Kesurupan

Panas! Ngabalin Naik Darah saat Tanggapi Kritik ke Polri, Deolipa Yumara: Jangan Ngamuk Kayak Kesurupan

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

×