Jokowi Capres Favorit di Musra Relawan, Effendi Simbolon: Belum Ada yang Sebanding dengan Ketokohannya

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 01 September 2022 | 16:15 WIB
Jokowi Capres Favorit di Musra Relawan, Effendi Simbolon: Belum Ada yang Sebanding dengan Ketokohannya
Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon menyebut wajar jika hasil Musyawarah Rakyat atau Musra relawan masih favoritkan Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Menurutnya, figur lain belum ada yang menyamai level Jokowi.

"Ya memang benar (Jokowi masih jadi pilihan) dilihat dari sisi objektif dan subjektifnya memang pak Jokowi masih," kata Effendi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Ia menilai figur-figur yang digadang-gadang sebagai calon presiden kekinian belum ada yang bisa menyamai level seorang Jokowi.

"Belum ada level yang bisa dibandingkan dengan ketokohannya. Masih sulit," ujarnya.

Saat disinggung apakah dua kader PDIP, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani apakah sudah menyamai level Jokowi kekinian sebagai capres, Effendi menyebut tak bisa dibandingkan.

"Bedalah, beliau sudah presiden banyak penggemarnya se-truklah," tuturnya.

Ia menegaskan, bahwa dirinya tak heran apabila Jokowi kekinian masih difavoritkan sebagai capres untuk didorong lagi maju di Pilpres 2024.

"Nggak heranlah dia presiden sampai saat ini tidak ada cacatnya," ucapnya.

Nama Jokowi Masih Favorit

baca juga

Sebelumnya, Relawan pendukung Presiden Jokowi akhirnya mengumumkan nama-nama calon presiden dan calon wakil presiden hasil Musyawarah Rakyat yang sempat digelar di Bandung, Jawa Barat.

Hasilnya nama Jokowi masib menjadi favorit relawan sebagai capres, sementara nama Ridwan Kamil paling banyak dipilih relawan sebagai cawapres.

Penanggung Jawab Musra, Budi Arie Setiadi, menyampaikan, bahwa dalam Musra di Bandung sebanyak 5.721 relawan melakukan pemilihan secara elektronik atau e-voting untuk menentukan capres dan cawapres untuk diusulkan diusung di Pilpres 2024.

Dalam proses itu, kata dia, menghasilkan nama Jokowi berada di urutan teratas dipilih sebagai capres dengan angka keterpilihan 29,79 persen. Kemudian urutan kedua sebagai capres ada nama Sandiaga Uno dengan 16,92 persen.

Lalu di urutan ketiga ada nama Ganjar Pranowo dengan keterpilihan 16,10 persen, kemudian diapit oleh Prabowo Subianto dengan keterpilihan 11,10 persen, lalu Anies Baswedan dengan 9,2 persen dan Ridwan Kamil dengan 5,17 persen.

Di bawah RK ada Puan Maharani dengan angka 4,16 persen, lalu Dedi Mulyadi dengan angka 2,87 persen, Moeldoko dengan 1,42 persen dan Andika Perkasa dengan 0,89 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Posisi Teratas, Ungguli Erick Thohir dan Puan Maharani

Elektabilitas Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Posisi Teratas, Ungguli Erick Thohir dan Puan Maharani

Sumut | Kamis, 01 September 2022 | 16:04 WIB

Tak Bisa Larang Sandiaga Nyapres 2024, Tapi Gerindra Ungkit soal Etika

Tak Bisa Larang Sandiaga Nyapres 2024, Tapi Gerindra Ungkit soal Etika

News | Kamis, 01 September 2022 | 15:12 WIB

Video Jokowi Berdialog dengan Warga Papua yang Perjuangkan Hak Anaknya agar Bisa Bersekolah, Publik Pertanyakan Ini

Video Jokowi Berdialog dengan Warga Papua yang Perjuangkan Hak Anaknya agar Bisa Bersekolah, Publik Pertanyakan Ini

News | Kamis, 01 September 2022 | 14:21 WIB

Terkini

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

×