Jalan Ekstrem sampai Ambulans Tak Bisa Masuk, Ibu Melahirkan Terpaksa Ditandu Malam-malam ke Puskesmas

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Jum'at, 09 September 2022 | 16:51 WIB
Jalan Ekstrem sampai Ambulans Tak Bisa Masuk, Ibu Melahirkan Terpaksa Ditandu Malam-malam ke Puskesmas
Seorang ibu yang akan melahirkan harus ditandu malam-malam ke Puskesmas karena ambulans tidak bisa masuk. (Facebook/Fathul Rakhman)

Suara.com - Seorang ibu hamil tentu segera memerlukan pertolongan ketika telah mendekati masa melahirkan. Namun bagaimana jika ibu tersebut kesulitan mengakses layanan kesehatan?

Hal itulah yang terlihat di video unggahan akun Facebook Fathul Rakhman. Jalanan yang ekstrem, sempit, dan berbukit membuat ambulans pun sulit melintas.

Padahal situasi sudah genting, sehingga warga sekitar bahu-membahu menandu ibu hamil itu menuju Puskesmas, bahkan ketika sudah malam hari dan jalanan begitu gelap.

"Ibu hamil dibawa ke tempat pelayanan kesehatan (malam hari) dan dibawa kembali setelah melahirkan," tulis Fathul Rakhman, dikutip Suara.com pada Jumat (9/9/2022).

Disebutkan bahwa kondisi jalannya sangat sempit sehingga ambulans tidak bisa lewat. Ketika video memperlihatkan suasana di pagi harinya, tampak jelas jalanan yang sempit dan curam meski setidaknya telah dicor.

Karena itulah, pemilik akun lantas mengusulkan agar menyediakan sepeda motor roda tiga untuk dijadikan semacam ambulans darurat, dengan harapan bisa mengatasi jika ada situasi seperti ini.

"Kondisi jalan memang sempit nggak bisa masuk mobil ambulance. Tapi motor roda tiga sepertinya bisa. Jadi memungkinkan di daerah daerah yang kondisi jalannya sempit disediakan ambulance motor roda tiga," ungkapnya melanjutkan.

Dalam video terlihat para pria dewasa yang bergotong-royong mengantarkan ibu melahirkan tersebut ke Puskesmas.

Tampak bilah bambu itu dibawa oleh dua orang pria dewasa, sementara beberapa warga lain mengikuti untuk menyediakan cahaya dengan memakai lampu senter. Sesekali pula mereka bergantian apabila dirasa sudah terlalu lelah menandu ibu melahirkan tersebut.

baca juga

Peristiwa yang terjadi di Dusun Bonot Boyot, Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB ini tentu langsung menyita perhatian banyak pihak.

Apalagi karena masalah seperti ini kerap dijumpai di berbagai wilayah Indonesia, terlepas sudah 77 tahun merdeka dari penjajah dan terus melakukan pembangunan.

"Mana Pemda setempat, jangan hanya ongkang kaki dibalik kursi empuk," kecam warganet.

"Di sana gak ada bidan desa, gak ada polindes. Disana letak geografisnya perbukitan, jarak dari rumah ke rumah yang lain jauh," jelas warganet lain.

"Ya Allah kasihan sekali. Salut sama warga yang mau bergotong royong membantu si ibu," puji warganet.

"Siapakah yang salah? Pemerintah yang tidak siapkan akses jalan dan pendukung lainnya, atau masyarakat yang tinggalnya ditempat yang jauh dari pemukiman dan di daerah perbukitan yang juga masuk dalam kawasan hutan," timpal yang lainnya.

Tanda-tanda Awal Melahirkan

Ilustrasi melahirkan. (Elements Envanto)
Ilustrasi melahirkan. (Elements Envanto)

Memang waktu melahirkan tidak bisa diprediksi secara akurat. Kadang kala ibu hamil harus menghadapi situasi darurat seperti ibu di video viral tadi, di mana ia harus segera ditandu menuju Puskesmas untuk segera melahirkan.

Namun sebenarnya ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan menjelang persalinan, apa saja?

  1. Peningkatan volume keputihan
  2. Terdapat sensasi bayi jatuh lebih rendah ke dalam rongga panggul
  3. Penurunan berat badan
  4. Sakit pada punggung atau nyeri seperti menstruasi
  5. Timbul rasa ingin buang air besar
  6. Terasa kram di area panggul atau rektal
  7. Terjadi pelunakan, penipisan, atau pelebaran leher rahim
  8. Peningkatan kontraksi Braxton Hicks atau kontraksi palsu
  9. Perasaan gelisah atau mudah lelah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Pria Akui Alami Ereksi Tiap Kali Lihat Ibu Hamil Sampai Minta Elus-elus Perut, Publik: Sakit Banget

Ngeri! Pria Akui Alami Ereksi Tiap Kali Lihat Ibu Hamil Sampai Minta Elus-elus Perut, Publik: Sakit Banget

News | Kamis, 08 September 2022 | 17:57 WIB

Ambulans Bawa Pasien Kritis Terjebak Macet, Karena Demo Mahasiswa Depan Kampus Unhas

Ambulans Bawa Pasien Kritis Terjebak Macet, Karena Demo Mahasiswa Depan Kampus Unhas

Sulsel | Kamis, 08 September 2022 | 17:14 WIB

4 Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil, Dapat Memberikan Energi

4 Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil, Dapat Memberikan Energi

Your Say | Sabtu, 03 September 2022 | 17:30 WIB

Kasus Kepala Bayi Putus di Indragiri Hilir Berujung Damai, Puskesmas Beri Perawatan Rutin ke Ibu yang Melahirkan

Kasus Kepala Bayi Putus di Indragiri Hilir Berujung Damai, Puskesmas Beri Perawatan Rutin ke Ibu yang Melahirkan

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 16:46 WIB

Puluhan Orang di Bandung Barat Positif HIV pada Periode Januari-Juni 2022, 17 Persen Ibu Hamil

Puluhan Orang di Bandung Barat Positif HIV pada Periode Januari-Juni 2022, 17 Persen Ibu Hamil

Sumedang | Kamis, 01 September 2022 | 17:10 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×