Kapolri Tawarkan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Masuk Kepolisian, ISESS Beri Peringatan Ini

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:18 WIB
Kapolri Tawarkan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Masuk Kepolisian, ISESS Beri Peringatan Ini
Menpora Zainudin Amali (paling kiri) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan keterangan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jatim, Minggu (2/10/2022). [ANTARA/Willy Irawan]

Suara.com - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengingatkan bahwa proses rekrutmen polisi harus tetap mengedepankan profesionalisme, bukan berdasarkan rasa belas kasihan.

Hal itu diungkapkannya untuk menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menawari anak korban tragedi Kanjuruhan masuk polisi.

"Rekruitmen polisi juga harus tetap mengedepankan profesionalisme bukan belas kasihan," kata Bambang pada Senin (3/10/2022).

Di samping itu, Bambang menghargai niat baik yang disampaikan Kapolri. Namun, ia menilai pola pemberian janji-janji dan harapan seperti itu tidak profesional dan tidak mendidik dengan cara yang benar.

Lebih lanjut, ia memberi peringatkan kepada Polri bahwa mengusut tuntas akar masalah tragedi kemanusiaan itu menjadi hal yang terpenting saat ini.

"Yang terpenting saat ini adalah mengusut tuntas akar masalah penyebab kematian 125 orang pendukung Arema dalam tragedi Kanjuruhan," ujar Bambang.

Dihubungi terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan setelah insiden kericuhan di Stasiun Kanjuruhan Malang, Polri membentuk tim investigasi yang melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan dalam mengusut tragedi tersebut.

Tim investigasi itu melibatkan Bareskrim Polri, Tim Laboratorium Forensik, Inafis, Inspektorat Khusus (Itsus) dan Propam, dan kedokteran polisi (Dokpol).

Ia menjelaskan tim investigasi dari Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi, antara lain Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jawa Timur, Ketua Panpel Arema, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur.

Kemudian tim dari Laboratorium Forensik Polri melakukan pemeriksaan dengan mendalami dan menganalisa 32 titik kamera pengawas CCTV serta Digital Voice Recorder (DVR), memeriksa dan menganalisis enam buah ponsel.

"Tiga dari enam ponsel ini teridentifikasi milik korban dan tiga ponsel ini lagi diproses karena menggunakan password (sandi pengaman)," kata Dedi.

Selanjutnya, tim dari Inafis Polri bergerak membantu olah tempat kejadian perkara dan identifkasi korban bersama DVI dan mengidentifikasi terduga pelaku perusakan secara bersama-sama.

Sedangkan tim dari Itsus dan Propam Polri memeriksa anggota pengamanan pemegang senjata pelontar sebanyak 18 orang, serta pendalaman terhadap manajerial pengamanan yang bertugas di lapangan.

Untuk Dokpol terus memperbarui data-data korban. Hingga hari ini tercatat jumlah korban meninggal dunia dalam insiden Kanjuruhan sebanyak 125 orang, korban luka ringan 21 orang, korban luka berat 304 orang sehingga keseluruhan ada 455 orang.

"Langkah-langkah tim investigasi sesuai perintah Bapak Presiden langsung bekerja dipimpin Bapak Kapolri berkoordinasi dengan Menpora, ketua umum PSSI, Pemprov Jatim, dan fokopimda serta tim investigasi Polri," ujar Dedi. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Haru Para Pemain Arema FC saat Mendatangi Stadion Kanjuruhan

Tangis Haru Para Pemain Arema FC saat Mendatangi Stadion Kanjuruhan

Foto | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:14 WIB

Sambil Nangis, Bos Arema FC Gilang Juragan 99 Siap Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan

Sambil Nangis, Bos Arema FC Gilang Juragan 99 Siap Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan

Entertainment | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:14 WIB

5 Tips Mengajak Anak Nonton Sepak Bola di Stadion, Utamakan Keselamatan Anak!

5 Tips Mengajak Anak Nonton Sepak Bola di Stadion, Utamakan Keselamatan Anak!

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:06 WIB

Bersikeras Tetapkan Laga Kanjuruhan di Malam Hari, Akhmad Hadian Lukita Jadi Sosok yang Paling Disorot dalam Tragedi

Bersikeras Tetapkan Laga Kanjuruhan di Malam Hari, Akhmad Hadian Lukita Jadi Sosok yang Paling Disorot dalam Tragedi

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Soal Tragedi Kanjuruhan, Anggota DPR: Kalau Ada Kesalahan Bisa Dipidanakan

Soal Tragedi Kanjuruhan, Anggota DPR: Kalau Ada Kesalahan Bisa Dipidanakan

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:23 WIB

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:23 WIB

Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu

Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:18 WIB

Andalkan Google Maps, Pemudik Arus Balik Malah Nyasar ke Jalan Sawah Menuju Tol Jogja-Solo

Andalkan Google Maps, Pemudik Arus Balik Malah Nyasar ke Jalan Sawah Menuju Tol Jogja-Solo

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:16 WIB

Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak

Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:12 WIB

Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran

Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:03 WIB

Sindiran Satire ke KPK, Panen Penghargaan Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran

Sindiran Satire ke KPK, Panen Penghargaan Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:54 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:54 WIB

Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:42 WIB

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:39 WIB