Ogah Beli Kucing dalam Karung, KIB Sepakat Tak Buru-buru Deklarasi Capres: Pilih Dahulukan Konsep

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:06 WIB
Ogah Beli Kucing dalam Karung, KIB Sepakat Tak Buru-buru Deklarasi Capres: Pilih Dahulukan Konsep
Tiga pimpinan parpol dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bertemu dalam perayaan HUT Golkar ke-58 pada Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menyepakati untuk tidak mendeklarasikan calon presiden secara terburu-buru. KIB tidak ingin memberikan sembarangan orang kepada rakyat untuk kemudian dipilih menjadi calon pemimpin negara.

Hal itu ditegaskan masing-masing elite partai yang tergabung dalam KIB, yakni Partai Golkar, PAN, dan PPP.

"Tadi disampaikan, KIB tidak ingin memberikan kepada masyarakat 'kucing dalam karung.' Jadi visi misinya jelas apa yang ingin dicapai, jelas masalahnya," ujar Airlangga di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10/2022).

"Kalau ada kucing di dalam Alhamdulillah. Kalau tidak ada kucing di dalam karung? Itu jadi lebih masalah," kata Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan, pembahasan capres dan cawapres menjadi bagian terakhir yang akan dilakukan KIB.

"KIB itu bahas soal presiden itu chapter terakhir kata Ketua Umum Pak Airlangga, chapternya terakhir. Kita harap kan kalau terakhir kan nanti, nanti, kan masih ada incumbent-nya. Kita rumuskan dulu konsep pikir kita seperti apa," kata Zulhas di kesempatan yang sama.

Sedangkan Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara juga mengatakan hal serupa. Amir berujar, KIB memprioritaskan konsep dan gagasan negara ke depan.

"Memang tadi sudah disampaikan, kita, yang kita dahulukan adalah konsep. Mau kita apakan negara ini ke depan, kita mau apakan bangsa ini ke depan, bagaimana rakyat kita ke depan, apa yang harus kita lakukan dengan anggaran ke depan," kata Amir.

Ogah Pilih Capres Non Parpol

baca juga

Sebelumnya, PPP memberikan sinyal bahwa pihaknya bersama Golkar dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak akan menjadikan figur di luar partai politik sebagai calon presiden pilihan mereka.

Menurut Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, mendukung figur non parpol bukan bagian dari konsep KIB.

"Kalau saya ingin pertegas lagi, masa kita harus ambil orang di luar partai politik? Itu sebenarnya yang menjadi konsep awal kita bergabung dalam KIB," kata Amir dalam pidato paparan visi dan misi KIB di HUT ke-58 Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2022).

Amir sekaligus menjawab ihwal keraguan publik yang memandang KIB ke depan akan Bubar. Amir menegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.

"Jadi, kalau masih ada yang mengatakan KIB berpotensi untuk bubar dan lain-lain itu karena mereka tidak senang karena kita lebih dulu. Jadi itu pasti suara dari luar, bukan suara dari dalam," kata Amir.

"Jadi kalau terkait dengan KIB ini, Insyaallah kita akan terus berlanjut," ujarnya.

Sebelumnya, PAN menyindir sejumlah figur maupun partai politik yang telah mendeklarasikan calon presiden yang akan diusung pada 2024. Menurut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, keputusan tersebut terlalu dini atau terburu-buru.

Pasalnya, pemerintahan Presiden Jokowi masih tersisa dua tahun, sampai benar-benar berakhir pada 2024.

"Misalnya kita dapat pelajaran, dua tahun lagi Pak Jokowi, masih dua tahun tetapi sudah ada capres yang saling bersaing apalagi sudah deklarasi," kata Zulhas dalam pemaparan visi dan misi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2022).

Karena itu dikhawatirkan berbagai deklarasi capres saat ini hanya akan menimbulkan gesekan. Zulhas juga menyinggung deklarasi capres yang datang dari partai di dalam koalisi pemerintah Jokowi-Maruf Amin.

"Nah presiden sudah dua tahun ini repot kita, apalagi kalau sama-sama koalisi ini. Nah tentu sudah, nah tentu gesekan-gesekan itu ada," ujar Zulhas.

Zulhas merasa heran apabila memang deklarasi capres saat ini benyak bermunculan pada waktu di mana masa jabatan Presiden Jokowi masih tersisa dua tahun.

"Masih ada presiden yang inkumben, tapi sudah ada presiden terpilih," kata Zulhas.

Diketahui sejauh ini yang sudah memantapkan mendkelarasikan capres, terutama dari partai di dalam koalisi pemerintah ialah Gerindra yang mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto dan NasDem yang belakangan menyusul dengan mendeklarasikan mantan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

KIB Kumpul di HUT Golkar

Untuk diketahui, partai yang tergabung dalam koalisi KIB berkumpul bersama di HUT ke-58 Partai Golkar. Tampak jajaran elite partai itu duduk bersama di hadapan para kader Golkar.

Berdasarkan pantauan ketiga partai itu diwakili masing-masing oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua Umum Amir Uskara. Para jajaran partai masing-masing mulai dari sekretaris jenderal dan pengurus DPP turut hadir mendampingi.

Diketahui kehadiran jajaran tiga partai itu hadir untuk menghadiri agenda pemaparan visi dan misi KIB.

"(Momen kehadiran) dimanfaatkan untuk mensosialisasikan visi misi Koalisi Indonesia Bersatu," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat menyambut kehadiran PPP dan PAN di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP Kasih Isyarat: KIB Tidak akan Bubar dan Tidak Usung Capres dari Figur Non-Parpol

PPP Kasih Isyarat: KIB Tidak akan Bubar dan Tidak Usung Capres dari Figur Non-Parpol

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 21:29 WIB

Zulhas Sindir Deklarasi Capres Saat Jabatan Jokowi Sisa 2 Tahun: Bikin Repot dan Gesekan, Apalagi Sama-Sama di Koalisi

Zulhas Sindir Deklarasi Capres Saat Jabatan Jokowi Sisa 2 Tahun: Bikin Repot dan Gesekan, Apalagi Sama-Sama di Koalisi

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 21:15 WIB

Paparkan Visi dan Misi Koalisi Indonesia Bersatu, Petinggi PPP dan PAN Hadiri HUT Golkar

Paparkan Visi dan Misi Koalisi Indonesia Bersatu, Petinggi PPP dan PAN Hadiri HUT Golkar

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:28 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×