Komnas HAM Dalami CCTV yang Hilang saat Tragedi Kanjuruhan, Hasilnya: Tidak Ada yang Terhapus!

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:15 WIB
Komnas HAM Dalami CCTV yang Hilang saat Tragedi Kanjuruhan, Hasilnya: Tidak Ada yang Terhapus!
Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang sehingga menyebabkan 134 orang meninggal. [Foto: Twitter]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendalami informasi hilangnya sejumlah bagian rekaman kamera CCTV yang berada di lobby utama Stadion Kanjuruhan saat peristiwa yang mengakibatkan 134 orang meninggal dunia.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, mengatakan hasil pemeriksaan dan temuannya dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang yang merupakan pengelolah Stadion Kanjuruhan didapati tidak terdapat rekaman yang hilang.

"Terkait CCTV yang ada di lobby utama, kami ditunjukan CCTV lobby utama. Dan ternyata CCTV lobby utama itu bisa terlihat utuh, dari jam sekian-sekian itu terlihat," kata Anam dalam sebuah video yang dikirimkannya kepada Suara.com, Jumat (26/7/2022).

Dia memastikan rekaman CCTV tersebut dalam keadaan utuh, dan tidak ada bagian yang hilang.

"Apakah ada yang tidak terlihat atau terhapus? Yang kami lihat itu semuanya ada, jadi tidak ada yang terhapus," kata Anam.

Sementara untuk CCTV lapangan parkir stadion, dari penjelasan Dispora Kabupaten Malang, terjadi permasalah teknis. Dikatakan pada Jumat (30/9) sehari sebelum Tragedi Kanjuruhan, terjadi pergantian kamera CCTV.

Mochammad Choirul Anam, anggota Komnas HAM RI. [Suara.com/Achmad Ali]
Mochammad Choirul Anam, anggota Komnas HAM RI. [Suara.com/Achmad Ali]

"Ada pergantian kamera sejak hari Jumat oleh teknisinya, cuman seting dari CCTV tersebut belum selesai sampai hari H pertandingan. Sehingga ketika merekam peristiwa kadang-kadang bisa kadang-kadang tidak karena itu ada sinkronisasi IT dan sebagaina, secara teknis itu jadi persoalan. Bukan problem yang lain," kata Anam.

"Kami ditunjukan jejak digitalnya, perubahan-perubahan IP address dan sebagainya, termasuk detail jejak digitalnya, kami ditunjukan itu sama tim dari teknisinya Dispora," sambungnya.

Temuan TGIPF

baca juga

Diberitakan sebelumnya, dalam temuan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan disampaikan, CCTV yang berada di lobby utama dan lapangan parkir ada bagian yang hilang. CCTV hanya menunjukkan rekaman durasi 1 jam 21 menit. Sedangkan durasi seharusnya 3 jam 21 menit.

"Pergerakan awal rangkaian Barracuda yang akan melakukan evakuasi Tim Persebaya, dapat terekam melalui CCTV yang berada di Lobby utama dan Area Parkir," tulis TGIPF yang dikutip dalam laporannya.

Sebagaiman diketahui gas air mata ditembakkan polisi usai pertandingan antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10) lalu. Akibatnya dalam tragedi itu bukan hanya menyebabkan korban meninggal sebanyak 132 jiwa, namun terdapat ratusan korban mengalami luka ringan hingga berat.

Dalam catatan dunia sepak bola Indonesia, tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa yang mengerikan,dengan jumlah korban meninggal mencapai 132 orang. Peristiwa ini pun terjadi di masa kepemimpinan Iwan Bule sebagai ketua umumPSSI, federasi sepak bola profesional Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Lagi Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal Dunia, Totalnya 134 Orang

Satu Lagi Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal Dunia, Totalnya 134 Orang

Sumbar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:03 WIB

Setelah Dirawat 18 Hari, Reivano Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal di RS, Total yang Tewas Jadi 134 Orang

Setelah Dirawat 18 Hari, Reivano Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal di RS, Total yang Tewas Jadi 134 Orang

Jatim | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:58 WIB

PSSI-FIFA Gelar Fun Football di Tengah Duka Kanjuruhan, Infantino: Berduka, tapi Sepak Bola Harus Jalan

PSSI-FIFA Gelar Fun Football di Tengah Duka Kanjuruhan, Infantino: Berduka, tapi Sepak Bola Harus Jalan

Bola | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:54 WIB

Satu Korban Meninggal, Total Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Menjadi 134 Orang

Satu Korban Meninggal, Total Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Menjadi 134 Orang

Sumsel | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:50 WIB

Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi Jadi 134 Orang

Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi Jadi 134 Orang

Malang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:48 WIB

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Total 134 Orang Meninggal Dunia

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Total 134 Orang Meninggal Dunia

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:12 WIB

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×