Lawan Drone Rusia, AS Ingin Kirim Rudal Pencegat HAWK ke Ukraina

Diana Mariska

Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:07 WIB
Lawan Drone Rusia, AS Ingin Kirim Rudal Pencegat HAWK ke Ukraina
Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)

Suara.com - Amerika Serikat dilaporkan tengah mempertimbangkan pengiriman sistem pertahanan udara rudal pencegat HAWK ke Ukraina untuk membantu negara itu menghadapi serangan rudal dan drone Rusia.

Rudal pencegat itu akan memperbarui sistem rudal Stinger yang lebih kecil dengan jangkauan lebih pendek, yang sebelumnya telah dikirim AS ke Ukraina.

Pemerintah AS disebut akan menggunakan kebijakan Presidential Drawdown Authority (PDA) untuk mengirim peralatan HAWK ke Ukraina.

PDA memungkinkan AS mengirim alat pertahanan dari gudang penyimpanan secara cepat dalam keadaan darurat tanpa persetujuan kongres.

HAWK dibuat dengan teknologi era Perang Vietnam, tetapi telah beberapa kalo ditingkatkan kemampuannya.

Namun, masih belum jelas berapa banyak peralatan dan rudal HAWK yang akan dikirim AS ke Ukraina. Sementara itu, Gedung Putih juga menolak berkomentar mengenai rencana ini.

Sistem pertahanan udara HAWK adalah pendahulu sistem PATRIOT buatan Raytheon Technologies yang belum dipertimbangkan untuk dikirim ke Ukraina, kata sejumlah pejabat kepada Reuters.

Presiden AS, Joe Biden, berjanji kepada Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bahwa Washington akan membantu Ukraina dengan sistem pertahanan udara canggih setelah negara itu dibombardir rudal Rusia sejak awal Oktober.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, telah mengatakan bahwa Spanyol berniat mengirim empat peluncur HAWK.

Pada tahap awal, AS kemungkinan akan mengirim rudal-rudal pencegat bagi sistem HAWK ke Ukraina karena belum diketahui apakah peluncurnya cukup tersedia, kata seorang pejabat AS kepada Reuters.

Seorang pejabat AS juga bahwa mengatakan kemungkinan nilai bantuan dalam PDA kali ini separuh dari paket bantuan keamanan senilai sekitar 700 juta dolar AS (Rp10,9 triliun) yang dikeluarkan baru-baru ini.

Belum jelas pula apakah rudal pencegat HAWK akan dimasukkan ke dalam paket bantuan militer itu.

Namun, pejabat-pejabat AS sebelumnya telah mengatakan bahwa besaran dan komposisi paket bantuan militer dapat berubah dengan cepat.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, yang disebut oleh Moskow sebagai "operasi militer khusus", AS telah mengirimkan bantuan pertahanan senilai sekitar 17,6 miliar dolar (Rp274,6 triliun) ke Kiev. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pengganti Posisi Iran Jika Dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 Qatar?

Siapa Pengganti Posisi Iran Jika Dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 Qatar?

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:56 WIB

Pesan Kopi Rp 395 Ribu di Rusia, Luna Maya Mau Kabur karena Tak Bisa Bayar

Pesan Kopi Rp 395 Ribu di Rusia, Luna Maya Mau Kabur karena Tak Bisa Bayar

Entertainment | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Soal Penggunaan 'Bom Kotor', AS Ingatkan 'Konsekuensi' bagi Rusia

Soal Penggunaan 'Bom Kotor', AS Ingatkan 'Konsekuensi' bagi Rusia

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:56 WIB

Meradang! AS Peringatkan Rusia Jika Nekat Gunakan 'Bom Kotor' Di Ukraina

Meradang! AS Peringatkan Rusia Jika Nekat Gunakan 'Bom Kotor' Di Ukraina

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Apa Itu Bom Kotor dan Mengapa Rusia Menuduh Ukraina Bisa Menggunakannya?

Apa Itu Bom Kotor dan Mengapa Rusia Menuduh Ukraina Bisa Menggunakannya?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 09:38 WIB

Kantor Berita Iran: Rusia Sepakat Impor 40 Turbin Gas Produksi dalam Negeri

Kantor Berita Iran: Rusia Sepakat Impor 40 Turbin Gas Produksi dalam Negeri

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 15:10 WIB

Terkini

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×