Disebut Dapat Memicu Kanker, Apa Itu Benzena yang Terkandung dalam Produk Dry Shampoo?

Aulia Hafisa

Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:06 WIB
Disebut Dapat Memicu Kanker, Apa Itu Benzena yang Terkandung dalam Produk Dry Shampoo?
Ilustrasi bahan kimia - Apa itu benzena (Photo by RF._.studio/pexels)

Suara.com - Belum lama ini, publik digegerkan dengan isu penarikan produk dry shampoo atau sampo kering aerosol di Amerika Serikat. Hal ini karena kandungan pada dry shampoo, benzena, diduga dapat memicu kanker jika terpapar berlebihan pada manusia. Lantas, apa itu benzena?

Kabar penarikan sampo kerin ini ini tentu saja membuat banyak masyarakat khawatir, terlebih bagi mereka yang tidak mengetahui bedanya dry shampoo dengan sampo biasa yang digunakan sehari-hari.

Dry shampoo bisa mengurangi minyak, lemak, dan kotoran pada rambut hanya dengan menyemprotkan produk berbentuk aerosol. Penggunaannya memang berbeda dengan sampo biasa yang harus dibersihkan dan dibilas dengan air mengalir.

Memangnya, kenapa dry shampoo ditarik dari peredarannya? Dan apa hubungannya dengan benzena? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Dry Shampoo Mengandung Benzena

Unilever memang diketahui telah melakukan penarikan beberapa produk di Kanada dan Amerika Serikat karena adanya potensi benzena yang diduga disebabkan oleh propelan. Kandungan benzena ini disebut-sebut dapat memicu kanker jika terpapar secara berlebihan pada manusia.

Dikatakan, paparan benzena dapat terjadi melalui inhalasi, oral, atau melalui kulit yang dapat menyebabkan kanker, termasuk leukemia atau kanker darah.

Penarikan yang dilakukan terhadap produk dry shampoo tersebut belum membuktikan kandungan benzena dalam produk Unilever berdampak pada kesehatan. Namun, sebagai langkah antisipasi dan juga kehati-hatian, Unilever melakukan Unilever Recall dengan menarik sejumlah produknya dan memberi kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.

Benzena sebetulnya tidak digunakan untuk memproduksi barang-barang konsumsi. Zat ini digunakan kepada bahan-bahan seperti sampo dan kondisioner kering, tabir surya aerosol, anti perspirant, ataupun pembersih tangan.

baca juga

Hanya saja, ada kemungkinan kontaminasi karena benzena memang digunakan dalam banyak produksi bahan kimia. Dalam kasus penarikan yang dilakukan oleh Unilever pada 18 Oktober, penyelidikan internal menemukan bahwa propelan aerosol dalam kaleng semprotan yang menjadi sumber kontaminasi.

Apa Itu Benzena? 

Apa itu sebenarnya benzena? Lantas mengapa bisa ditemukan dalam produk dry shampoo yang saat ini justru banyak digunakan oleh masyarakat luas? 

Dilansir dari laman Cancer, benzena adalah suatu cairan tidak berwarna yang mudah terbakar. Benzena ini juga mudah menguap di udara saat terkena panas.

Benzena banyak digunakan sebagai produk tekstil hingga rumah tangga, terutama untuk pembuatan bahan kimia lainnya, termasuk juga plastik, pelumas, karet, pewarna, deterjen, obat-obatan, hingga pestisida. Tidak heran jika zat yang satu ini juga ditemukan pada produk dry shampoo.

Meskipun demikian, benzena adalah bahan kimia yang berbahaya. Paparan tingkat tinggi akan menyebabkan efek kesehatan jangka pendek dan juga jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Picu Kanker, Ini Daftar Sampo Unilever yang Ditarik dari Pasaran

Diduga Picu Kanker, Ini Daftar Sampo Unilever yang Ditarik dari Pasaran

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:36 WIB

Sejumlah Produk Dry Shampoo Ditarik, Dikabarkan Picu Kanker

Sejumlah Produk Dry Shampoo Ditarik, Dikabarkan Picu Kanker

Your Say | Kamis, 27 Oktober 2022 | 06:58 WIB

Terpopuler Lifestyle: Nagita Slavina Pakai Bando Anti Pusing, Daftar Sampo Kering dari Unilever yang Ditarik di AS

Terpopuler Lifestyle: Nagita Slavina Pakai Bando Anti Pusing, Daftar Sampo Kering dari Unilever yang Ditarik di AS

Lifestyle | Rabu, 26 Oktober 2022 | 21:24 WIB

Terkini

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15 WIB

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:14 WIB

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:05 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:59 WIB

×