Alasan Menyentuh Gubernur Koster Larang Industri Besar Produksi Arak Bali

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 06 November 2022 | 14:58 WIB
Alasan Menyentuh Gubernur Koster Larang Industri Besar Produksi Arak Bali
Gubernur Bali I Wayan Koster (Antara foto)

Suara.com - Gubernur Bali Wayan Koster baru-baru ini menyampaikan larangannya kepada industri besar yang ingin memproduksi arak Bali. Larangan ini disampaikan saat menemui para general manager hotel-hotel di Pulau Dewata.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Koster menegaskan bahwa dirinya akan melarang pengusaha yang berniat memproduksi arak Bali dengan modal besar. Pasalnya, hal itu dinilai akan mematikan usaha pengrajin.

"Saya memproteksi jika ada pengusaha yang ingin memproduksi ini (arak Bali) dengan modal besar, saya larang," ujar Koster dalam jamuan makan malam perayaan masuknya arak Bali sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di Denpasar, Sabtu (5/11/2022).

"Kalau industri besar memproduksi ini (arak Bali) maka perajin mati, saya tidak mengizinkan," tegas orang nomor satu di Bali ini.

Gubernur Koster berpesan dengan tegas agar jangan sampai hotel-hotel mengambil arak Bali di hulu, sementara ia mengimbau untuk melakukan distribusinya.

Kebijakannya itu diambil agar arak Bali bisa menjadi milik rakyatnya sebagai wujud ekonomi kerakyatan. Menurutnya, arak Bali bukan hanya menjadi milik satu orang, melainkan milik penduduknya.

Sebagai gantinya, para petinggi hotel justru diajak untuk menggunakan dan memperkenalkan produk asli Bali tersebut di hotel maupun restoran mereka. Cara ini dinilai bisa membuat perekonomian Bali menjadi kuat.

"Kalau pengusaha di hilir semua menggunakan ini, saya kira ini bisa menjadi kekuatan ekonomi luar biasa bagi Bali. Arak Bali, garam Bali, beras Bali dan semuanya Bali dan itu memiliki kualitas yang luar biasa," jelasnya.

Wayan Koster juga meyakinkan agar pihak hotel tak ragu dengan kualitas arak Bali yang diproduksi dengan bahan-bahan alam. Terlebih, proses pembuatan arak Bali sendiri melalui aturan yang ketat yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur Bali No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan Destilasi Khas Bali.

baca juga

"Saya yakinkan semuanya jangan ragu dengan produk- produk alam ini. Kalau harus diseleksi sesuai dengan standar hotel saya setuju, tapi dibina supaya menjadi baik karena petani dan perajin kita ini penurut," ucap politisi PDIP ini.

Arak Bali, kata Koster, sekarang ini telah naik kelas. Ini disebabkan karena kebihakannya yang membuat petani arak tak lagi dikejar-kejar polisi dan bersembunyi agar tak ditangkap, karena telah mengikuti standar yang ada.

Maka itu, Gubernur Bali meminta pula kepada para perajin dan pelaku arak agar tertib dan disiplin terutama dalam menjaga kualitas produksi arak Bali.

"Pak Bupati Karangasem, saya dan Pak Kapolda akan turun dan tidak boleh ada produksi arak gula yang diproses dengan cara fermentasi dan ada bahan kimianya, itu merusak," pesan Koster.

"Saya ingin sekali para pelaku pariwisata ikut berkontribusi memajukan para perajin arak Bali, mulai dari hulu sampai di hilir supaya ekonomi Bali bergerak pasca pandemi COVID-19 memutar ekonomi kerakyatan di Provinsi Bali," lanjutnya.

Sebagai informasi, pesta yang digelar Gubernur Koster di Denpasar ini diadakan dalam rangka masuknya arak Bali sebagai WBTb, juga sekaligus sebagai perayaan hari suci Tumpek Landep.

Hari Suci tersebut dikaitkan dengan merayakan produk arak yang menjadi warisan leluhur yang diharapkan mampu naik kelas hingga setara minuman lain di dunia. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arak Bali Resmi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Arak Bali Resmi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Indotnesia | Minggu, 06 November 2022 | 13:10 WIB

5 Fakta Tentang Arak Bali, Daftar Baru Warisan Budaya Tak Benda

5 Fakta Tentang Arak Bali, Daftar Baru Warisan Budaya Tak Benda

Lifestyle | Minggu, 06 November 2022 | 13:00 WIB

Gubernur Koster ke Luhut Binsar : Saya Minta PPKM di Bali Dicabut, Saya Tanggung Jawab

Gubernur Koster ke Luhut Binsar : Saya Minta PPKM di Bali Dicabut, Saya Tanggung Jawab

Bali | Sabtu, 05 November 2022 | 13:24 WIB

Frontier Bali Tantang Koster Adu Data: Lahan Sawah yang Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi

Frontier Bali Tantang Koster Adu Data: Lahan Sawah yang Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi

Denpasar | Senin, 31 Oktober 2022 | 13:32 WIB

J2PS Ingatkan Potensi Bahaya Sampah dan Pentingnya Penegakan Hukum

J2PS Ingatkan Potensi Bahaya Sampah dan Pentingnya Penegakan Hukum

Denpasar | Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:09 WIB

Momen Bharada E Sungkem Meminta Maaf ke Orang Tua Brigadir J di Ruang Sidang PN Jaksel

Momen Bharada E Sungkem Meminta Maaf ke Orang Tua Brigadir J di Ruang Sidang PN Jaksel

Foto | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:23 WIB

Terkini

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

×