Jenazah Pendaki Asal Amerika Berhasil Dievakuasi Tim SAR Dari Gunung Agung

Erick Tanjung

Sabtu, 19 November 2022 | 21:10 WIB
Jenazah Pendaki Asal Amerika Berhasil Dievakuasi Tim SAR Dari Gunung Agung
Sejumlah anggota Tim SAR Gabungan di Bali mengevakuasi jenazah pendaki berkebangsaan Amerika Serikat dari Gunung Agung, Karangasem, Bali, Jumat (18/11/2022). Antara/HO-Basarnas Bali

Suara.com - Tim pencarian dan penyelamatan atau SAR gabungan mengevakuasi jenazah pendaki berkebangsaan Amerika Serikat di Gunung Agung, Karangasem, Bali, tepatnya pada ketinggian 2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kepala Basarnas Bali Gede Darmada menyampaikan seluruh rangkaian evakuasi rampung, Sabtu (19/11/2022) dan jenazah telah dibawa ke Puskesmas Rendang menggunakan ambulans dari RSUD Kabupaten Karangasem.

Korban diketahui berinisial K (51) mendaki Gunung Agung bersama rombongannya, Jumat (18/11). Ia memulai perjalanan menuju puncak Gunung Agung dari Pos Pendakian Pengubengan Besakih, Kamis (17/11) pukul 23.00 WITA.

Namun, K terpeleset dan cedera di bagian kepala, kaki, dan pinggang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi tersebut pada Jumat pagi tepatnya pukul 09.25 WITA. Basarnas Bali pun mengerahkan tujuh personel dari Pos SAR Karangasem untuk menyelamatkan korban Korban, menurut penjelasan Basarnas Bali dari siaran tertulisnya yang diterima di Denpasar, sempat mendapat perawatan awal dari salah satu anggota tim pendakian yang merupakan tenaga medis. Namun, nyawa K tidak tertolong karena cederanya fatal.

“Pukul 12.30 WITA kami dapat informasi korban sudah ditandu dalam keadaan tidak sadarkan diri, dan beberapa jam kemudian, tim di lapangan melaporkan bahwa korban sudah meninggal dunia,” kata Gede Darmada.

Ia menambahkan korban tewas sekitar pukul 14.00 WITA.

Proses pencarian berlangsung sejak Jumat pagi tepatnya pukul 10.50 WITA. Tim SAR (SRU) 1, yang merupakan para pemandu lokal, bergerak lebih awal menuju lokasi, kemudian disusul oleh Tim SRU 2 dan Tim SRU 3.

Jenazah korban berhasil dibawa turun secara bertahap, yaitu pada ketinggian 2.350 mdpl, kemudian sampai di Pos Pendakian Pengubengan.

baca juga

Tim SAR tiba di kaki Gunung Agung, tepatnya di tempat ambulans parkir, pada Sabtu dini hari.

Gede Darmada menjelaskan rangkaian pencarian dan evakuasi melibatkan pasukan Basarnas Bali, termasuk Pos SAR Karangasem, Polsek Rendang, Bhabinkamtibmas Desa Besakih, Babinsa Desa Besakih, BPBD Karangasem, Koramil Rendang, RSUD Karangasem, Puskesmas Rendang, PMI Karangasem, Pemandu Gunung Agung Basecamp, rombongan yang turut mendaki bersama korban, dan masyarakat di sekitar Gunung Agung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evakuasi Korban Tanah Longsor di Gowa Sulsel, 6 Orang Ditemukan Meninggal

Evakuasi Korban Tanah Longsor di Gowa Sulsel, 6 Orang Ditemukan Meninggal

Foto | Sabtu, 19 November 2022 | 15:45 WIB

Bule Amerika Tewas di Gunung Agung Bali Diduga Langgar Aturan Adat

Bule Amerika Tewas di Gunung Agung Bali Diduga Langgar Aturan Adat

Cianjur | Sabtu, 19 November 2022 | 15:20 WIB

Uya Kuya Angkat Bicara : Denise Chariesta Hendak Menikah di Amerika Tapi Kabur

Uya Kuya Angkat Bicara : Denise Chariesta Hendak Menikah di Amerika Tapi Kabur

Bali | Sabtu, 19 November 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×