Singkatan Nama Pahlawan Nasional yang Jarang Diketahui, Ada Buya Hamka hingga MH Thamrin

Aulia Hafisa

Rabu, 23 November 2022 | 10:35 WIB
Singkatan Nama Pahlawan Nasional yang Jarang Diketahui, Ada Buya Hamka hingga MH Thamrin
Ilustrasi Hari Pahlawan - Singkatan Nama Pahlawan Nasional yang Jarang Diketahui (Freepik)

Suara.com - Indonesia memiliki banyak pahlawan yang berjasa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Banyak nama-nama pahlawan yang ditulis secara singkat. Simak informasi singkatan nama Pahlawan Nasional yang jarang diketahui berikut ini.

Jumlah Pahlawan Nasional di Indonesia terus bertambah dengan penganugrahan setiap tahunnya. Berikut daftar nama pahlawan yang penyebutannya seringkali disingkat.

Singkatan Nama Pahlawan Indonesia

1. MH Thamrin

Nama MH Thamrin tak asing lagi di telinga kita. Karena perjuangannya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, namanya tak jarang diabadikan menjadi nama jalan.

Namun, sudah tahukan Anda singkatan dari MH pada namanya? MH merupakan kepanjangan dari Mohammad Hoesni. MH Thamrin dianugrahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 11960.

2. WR Supratman

Siapa yang tak kenal dengan sosok pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya ini? WR Supratman merupakan seorang komposer, violinis, guru, dan wartawan.

Nama WR yang tercantum pada dirinya merupakan singkatan dari Wage Rudolph. Pria yang lahir di Purworejo tahun 1903 ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1971.

baca juga

3. HOS Cokroaminoto

HOS Cokroaminoto merupakan seorang nasionalis Indonesia kelahiran 16 Agustus 1883. Ia merupakan pemimpin Sarekat Dagang Islam yang dijuluki Bapak Bangsa. Bukan tanpa alasan, HOS Cokroaminoto merupakan sosok guru bagi proklamator Indonesia, Soekarno.

Banyak sosok guru besar yang menjadi pendidik saat era kolonialisme, salah satunya HOS Cokroaminoto. Nama HOS yang sering menjadi sebutannya merupakan singkatan dari Haji Oemar Said. 

HOS Cokroaminoto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1961 silam.

4. M. T. Haryono

M.T. Haryono merupakan salah satu Letnan Jendral TNI yang terbunuh pada peristiwa G30SPKI. Karena tragedi lubang buaya tersebut, M.T. Haryono dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1965. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Agar Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif Mendapat Gelar Pahlawan Nasional Banjir Dukungan

Usulan Agar Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif Mendapat Gelar Pahlawan Nasional Banjir Dukungan

News | Selasa, 15 November 2022 | 18:26 WIB

Cerita Hadiah Karikatur Mantan Pejuang Kemerdekaan di Solo Menyambut Hari Pahlawan, Ada Pesan Menyentuh

Cerita Hadiah Karikatur Mantan Pejuang Kemerdekaan di Solo Menyambut Hari Pahlawan, Ada Pesan Menyentuh

Surakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 11:22 WIB

Mengenal KH Ahmad Sanusi Pahlawan Tanah Pasundan, Puluhan Anak di Bandung Timba Ilmu di Gubuk Reyot

Mengenal KH Ahmad Sanusi Pahlawan Tanah Pasundan, Puluhan Anak di Bandung Timba Ilmu di Gubuk Reyot

Jabar | Jum'at, 11 November 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB