Malah 'Lompat' ke Surya Paloh, Anies Disebut Seharusnya Berterima Kasih ke Prabowo

Diana Mariska
Malah 'Lompat' ke Surya Paloh, Anies Disebut Seharusnya Berterima Kasih ke Prabowo
Anies Baswedan menyapa simpatisan saat baru tiba di Pekanbaru. [ANTARA/Annisa Firdausi]

Politikus Fahri Hamzah mengatakan Anies Baswedan seharusnya mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto.

Suara.com - Politikus Fahri Hamzah mengatakan Anies Baswedan seharusnya mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas semua dukungan dan kerja sama sebelum dan selama ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Seperti diberitakan oleh Mamagini pada Selasa (6/12), Fahri menyebut kesuksesan Anies menjadi pemimpin DKI Jakarta tidak lepas dari dukungan Prabowo. Namun, ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti alasan di balik pindahnya Anies ke kubu Surya Paloh.

"Tapi, at least, setelah dia selesai di DKI dia harusnya ada project dengan Pak Prabowo. Harusnya, menurut saya, dia ke Pak Prabowo dulu mengucapkan terima kasih semua sudah selesai amanahnya dan selanjutnya kita bahas lagi, keburu-buru beliau melompat ke Pak Surya Paloh," katanya.

Akibat pilihan ini, Fahri menyebut Anies harus siap jika publik mengkritik dan mempertanyakan motifnya.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Anak dan Menantu Jokowi dalam Sepekan Bukan untuk Manuver Politik

Selain itu, mantan Wakil Ketua DPR RI ini juga mengomentari pendukung-pendukung Anies yang dianggap tidak rasional. Seperti diketahui, Anies Baswedan telah dicalonkan maju sebagai bakal calon presiden oleh Partai Nasdem.

Menurut Fahri, Anies mesti mampu membaca situasi dan tidak harus menerima dukungan dari pendukung irasional jika itu berefek pemburukan dari tensi rakyat di tingkat bawah.

"Jangan kita bangga kalau orang mau mati buat kita, mau irasional buat kita. Jangan mau," ujarnya.

Tidak hanya Anies, menurut Fahri kandidat capres yang ada saat ini masih cenderung menikmati irasionalitas pendukung yang cukup tinggi.

"Senang kalau ada orang semakin tidak rasional, itu di entertain, dan mereka nggak berani kritis terhadap masa yang tidak rasional," papar dia.

Baca Juga: Jawab Desakkan Kubu Anies soal Dukungan Resmi, PKS: Ada Proses Internal