10 Fakta Rekonstruksi Rudolf Tobing yang Tertawa Bawa Jasad Temannya di Lift

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 07 Desember 2022 | 17:04 WIB
10 Fakta Rekonstruksi Rudolf Tobing yang Tertawa Bawa Jasad Temannya di Lift
Tersangka Rudolf menjalani rekonstruksi pembunuhan Icha. (Ist)

Suara.com - Rekonstruksi kasus pembunuhan dan pembuangan jasad yang dilakukan tersangka Christian Rudolf Tobing (36) terhadap rekannya sendiri, AYR alias Icha (36).

Christian Rudolf Tobing (36) menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan dan pembuangan jasad terhada temannya sendiri, AYR alias Icha. Diketahui kasus ini viral setelah rekaman CCTV yang menunjukkan Rudolf santai tertawa sambil membawa jasad Icha di lift beredar.

Adapun jasad Icha dibuang sosok Rudolf di Kolong Tol Becakayu Jatibening, Bekasi pada Senin (17/10/2022) lalu. Kini, kepolisian pun mulai melakukan adegan rekonstruksi kasus pembunuhan tersebutdi sebuah ruangan.

Salah seorang penyidik mengatakan, motif pembunuhan adalah Rudolf merasakan sakit hati yang tidak bisa terbendung dan merencanakan pembunuhan terhadap temannya.

"Rudolf mulai merasa sakit hati dan tidak dapat dibendung sehingga Rudolf mulai merencanakan pembunuhan terhadap temannya Icha dan Ita," kata salah seorang penyidik di gedung Polda Metro Jaya, Rabu (7/12/2022).

Berikut ini fakta-fakta rekonstruksi Rudolf Tobing:

Rekonstruksi tidak dilakukan di TKP

Rekonstruksi dilakukan di Aula Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebagai pengganti TKP. Rekonstruksi tersebut berlangsung pada Rabu (7/12/2022).

Ada 26 adegan mulai dari rencana pembunuhan 

 Rudolf memeragakan 26 adegan dalam rekonstruksi tersebut. Adegan ini mulai dari persiapan rencana pembunuhan Icha hingga proses memasukkan jasad korban ke dalam mobil menggunakan troli merah.

Sempat mencari cara membunuh orang tanpa suara gaduh 

Rudolf pun melakukan rekonstruksi yakni duduk terdiam mengikuti arahan penyidik.

Kegiatan pembunuhan itu dimulai saat ia mencari ide pembunuhan. Rudolf duduk sambil menggunakan ponsel untuk mencari informasi terkait cara membunuh orang tanpa menimbulkan suara gaduh.

Membeli alat-alat untuk melancarkan aksinya

Rudolf rupanya berusaha memastikan rencana pembunuhan berjalan lancar. Terbukti, ia membeli tali, kabel tis, lakban hitam, dan gunting yang kemudian digunakan untuk membungkus jasad korban sebelum di buang ke kolong Tol Becakayu.

Jasad korban ditemukan di plastik

Kasus ini pertama kali beredar pada 17 Oktober 2022. Saat itu, ditemukan jasad korban I dalam plastik di kolong Tol Becakayu.

Kemudian dalam kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap Rudolf yang saat itu sedang menggadaikan laptop korban. 

Sempat menjebak target lain

Selain Ade Yunia Rizbani, ternyata Rudolf sempat menargetkan orang lain yang hendak dibunuh yakni berinisial H dan S.

Target utamanya yakni teman lama dengan inisial H. Hal tersebut pun selaras dengan pernyataan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

"Target utama itu yang inisial H, tapi yang bersangkutan sulit dihubungi," ungkap Hengki.

Rudolf diketahui berupaya menjebak H melalui adiknya. Namun upaya itu gagal hingga ia pun menyasar Ade Yunia Rizbani atau Icha.

"Sehingga pelaku bergerak ke target berikutnya yaitu korban I," jelas Panjiyoga.

Ica dibunuh lebih dahulu karena mudah dihubungi

Rudolf mengaku mengeksekusi Icha terlebih dahulu karena lebih mudah dihubungi. Rufdolf pun mengajak korban membuat podcast bersama.

"Pelaku menilai korban I ini dekat dengan pelaku dan pelaku tahu bagaimana mengajak korban dengan cara bikin podcast bersama," jelas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga.

Tersenyum santai membawa mayat korban

Menurut Hengki Haryadi, Rudolf tersenyum santai saat membawa mayat korban yang dibunuhnya. Hal tersebut terlihat dari kamera CCTV lift di Apartemen Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dalam video tersebut, Rudolf terlihat santai berpapasan dengan penghuni apartemen lainnya di lift. Makna senyum tersebut menurut hengki bukan untuk mengelabui penghuni apartemen tetapi merupakan bentuk kepuasan usai melakukan pembunuhan.

"Dia tersenyum karena misinya telah selesai atau mission accomplish," ujar Hengki.

Motif sakit hati

Hengki menyampaikan bahwa motif Rudolf membunuh Icha adalah karena sakit hati. Perasaan itu timbul ketika Icha dan calon korban lain berinisial S berteman dan berfoto bersama sosok H yang ia benci.

Sempat memeras uang korban

Sebelum membunuh Icha, Rudolf memeras uangnya. Uang itu rencananya digunakan untuk menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh H.

Itulah fakta rekonstruksi pendeta Rudolf Tobing yang bunuh temannya lalu tertawa-tawa. Ia pun diduga melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana, dan Pasal 365 KUHP.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Brigadir J Ancam Putri, Ferdy Sambo: Saya Tak Kuat Dengar Cerita Istri, Saya Emosi Sekali

Sebut Brigadir J Ancam Putri, Ferdy Sambo: Saya Tak Kuat Dengar Cerita Istri, Saya Emosi Sekali

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 15:46 WIB

Sebelum Dibunuh, Pelaku Rudolf Sempat Mengajak Icha Makan Ciki Berdua di Apartemen Green Pramuka

Sebelum Dibunuh, Pelaku Rudolf Sempat Mengajak Icha Makan Ciki Berdua di Apartemen Green Pramuka

Jakarta | Rabu, 07 Desember 2022 | 15:30 WIB

Ferdy Sambo Ngaku Kaget Bharada E Tembak Brigadir J Sampai Tewas

Ferdy Sambo Ngaku Kaget Bharada E Tembak Brigadir J Sampai Tewas

| Rabu, 07 Desember 2022 | 15:21 WIB

Kejadian di Magelang, Ferdy Sambo Sempat Mau Minta Polres Datang Amankan Putri Usai Telepon Sambil Menangis

Kejadian di Magelang, Ferdy Sambo Sempat Mau Minta Polres Datang Amankan Putri Usai Telepon Sambil Menangis

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:46 WIB

Putri Candrawathi Kepada Ferdy Sambo : Pah, Yosua Masuk ke Kamar Saya

Putri Candrawathi Kepada Ferdy Sambo : Pah, Yosua Masuk ke Kamar Saya

| Rabu, 07 Desember 2022 | 14:33 WIB

Rudolf Lakukan 26 Reka Adegan Pembunuhan Icha, Mulai Persiapan hingga Masukkan Jasad ke Dalam Mobil

Rudolf Lakukan 26 Reka Adegan Pembunuhan Icha, Mulai Persiapan hingga Masukkan Jasad ke Dalam Mobil

Jakarta | Rabu, 07 Desember 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB