Anies Sudah Safari Sana-sini, Zulfan Lindan Malah Yakin Bakal Ditinggal Koalisi: Siapa Mau Lawan Jokowi?

Aulia Hafisa | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:44 WIB
Anies Sudah Safari Sana-sini, Zulfan Lindan Malah Yakin Bakal Ditinggal Koalisi: Siapa Mau Lawan Jokowi?
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]

Suara.com - Bakal calon presiden 2024 dari Partai NasDem Anies Baswedan sudah memulai safari politiknya ke berbagai wilayah Indonesia. Namun kegiatan politik mantan Gubernur DKI Jakarta ini terus menuai pro dan kontra.

Mirisnya lagi, nasib pencalonan Anies di Pemilihan Presiden 2024 juga dinilai tidak pasti. Penilaian ini seperti yang disampaikan Zulfan Lindan di kanal YouTube Total Politik.

Zulfan bahkan blak-blakan menyebut tidak ada partai yang tertarik untuk bertahan di kapal koalisi Anies. Padahal Partai NasDem sendiri tidak mampu mencapreskan Anies tanpa topangan partai lain.

Eks Pengurus DPP Nasdem Zulfan Lindan membongkar niat partai yang dinakhodai Surya Paloh dengan mengusung Anies Baswedan jadi capres. (YouTube Refly Harun)
Eks Pengurus DPP Nasdem Zulfan Lindan membongkar niat partai yang dinakhodai Surya Paloh dengan mengusung Anies Baswedan jadi capres. (YouTube Refly Harun)

"Mana yang paling memungkinkan, berpotensi, bergabung dalam partainya Mas Anies dan Bang Surya?" tanya Budi Adiputro selaku pembawa acara, dikutip pada Jumat (9/12/2022).

Yang rupanya dengan tegas dijawab oleh Zulfan, "Nggak ada. Kita kan tahu sendiri lah, siapa sih yang mau berhadapan dengan Pak Jokowi," ujar Zulfan.

Zulfan menilai partai-partai saat ini sangat memperhitungkan kekuatan politik Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, kapal koalisi Anies yang kini tengah dipersiapkan juga dinilai mulai goyah. Koalisi Perubahan yang sedianya tersusun atas Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebut sulit mencapai kata sepakat dengan berbagai godaan.

"Menurut saya nggak ada yang ingin bergabung dengan NasDem setelah PKS dan Demokrat ini menghindar," kata Zulfan.

Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan [suara.com/Achmad Fauzi]
Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan [suara.com/Achmad Fauzi]

Bahkan Zulfan menyebut Koalisi Perubahan sejauh ini cuma sekadar makan siang tanpa segera berujung pada keputusan. Salah satunya karena PKS dan Partai Demokrat yang memperebutkan posisi bakal calon wakil presiden.

"Tadinya cawapres itu hanya AHY dari rencana koalisi. Kan koalisi juga belum nih, cuma makan siang-makan siang aja. Kemudian tiba-tiba PKS sudah punya calon baru pula, Aher. Milih AHY di sini marah, milih Aher AHY-nya nggak mau atau tersinggung. Gimana nih?" terang Zulfan.

Menurutnya Partai NasDem memang sudah serius di koalisi ini, tetapi dua partai politik lainnya belum pasti. Apalagi karena PKS dan Partai Demokrat yang belakangan diduga ditawari posisi lain.

"Kita mendengar kabar angin bahwa PKS ini akan masuk dalam kabinet. Kalau dia masuk dalam kabinet berarti masuk dalam koalisi Pak Jokowi," jelas Zulfan.

Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, membagikan momen kebersamaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ @aniesbaswedan]
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, membagikan momen kebersamaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ @aniesbaswedan]

"Mungkin Demokrat bisa jadi tidak masuk kabinet, tapi kan harus cari koalisi lain. Lalu Demokrat, 'Oh saya nggak masuk kabinet, tapi lebih bagus saya gabung dengan siapa yang menang'," sambungnya.

Dalam hal ini bisa jadi Partai Demokrat akan berbalik mendukung Partai Gerindra dan Prabowo Subianto.

"Bisa jadi PKS kembali lagi seperti dulu, Demokrat gabung lagi dengan Gerindra," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E Berlanjut, Relawan Yakin Anies Baswedan Bersih

Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E Berlanjut, Relawan Yakin Anies Baswedan Bersih

| Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:36 WIB

Demokrat 'Khianati' Anies? Pengamat Sebut AHY Bisa Masuk Kabinet, Surya Paloh Absen di Nikahan Kaesang Kuncinya

Demokrat 'Khianati' Anies? Pengamat Sebut AHY Bisa Masuk Kabinet, Surya Paloh Absen di Nikahan Kaesang Kuncinya

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:09 WIB

Tanggapan NasDem soal Manuver Anies Dituding Curi Start Kampanye: Artinya Rakyat Rindu Sosok Seperti Anies

Tanggapan NasDem soal Manuver Anies Dituding Curi Start Kampanye: Artinya Rakyat Rindu Sosok Seperti Anies

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:26 WIB

Bukan Tunda Pemilu, PKS Kasih Solusi Jitu ke Bamsoet Biar Suhu Politik 2024 Adem Ayem: Tertibkan Buzzer!

Bukan Tunda Pemilu, PKS Kasih Solusi Jitu ke Bamsoet Biar Suhu Politik 2024 Adem Ayem: Tertibkan Buzzer!

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:37 WIB

Kompak Dengan Surya Paloh, Presiden PKS Ahmad Syaikhu Absen Pernikahan Anak Jokowi

Kompak Dengan Surya Paloh, Presiden PKS Ahmad Syaikhu Absen Pernikahan Anak Jokowi

| Jum'at, 09 Desember 2022 | 08:31 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB