Demokrat Yakin Ketua DPR RI Puan Maharani Tak Akan Ikut-ikutan Bamsoet Dan Lanyalla Latah Jokowi 3 Periode

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 11 Desember 2022 | 15:20 WIB
Demokrat Yakin Ketua DPR RI Puan Maharani Tak Akan Ikut-ikutan Bamsoet Dan Lanyalla Latah Jokowi 3 Periode
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Partai Demokrat berharap besar dengan Ketua DPR RI Puan Maharani agar tidak latah ikut jejak Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Ketua DPD Lanyalla Mahmud Mattalitti yang mendukung penambahan masa jabatan presiden tiga periode.

Demokrat percaya Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut tidak mudah ditekan dan didikte hanya demi melancarkan operasi politik penguasa untuk mempertahankan Jokowi tetap menjadi presiden usai 2024.

"Kita percaya dan menaruh harapan besar Mba Puan selaku Ketua DPR-RI tak akan mudah ditekan dan ikut-ikutan mendukung perpanjangan masa jabatan ini," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, Minggu (11/12/2022).

Menurut Kamhar, Puan harus mendengarkan kehendak rakyat yang tidak menginginkan Jokowi tiga periode maupun menunda Pemilu.

"Berbagai survei terkait ini telah dilakukan dan hasilnya rakyat tak menghendaki penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden," ucap Kamhar.

Kamhar mengingatkan agar Ketua MPR Bambang Soesatyo tetap patuh terhadap konstitusi yang membatasi jabatan presiden janya dua periode.

"Sebagai wakil rakyat sebaiknya Bamsoet jangan pernah berniat apalagi bertindak menghianati rakyat," katanya.

Sebelumnya, Kamhar mencurigai ada yang menunggangi Bambang Soesatyo yang kerap menyinggung tiga periode Presiden Jokowi. Adapun pihak yang dicurigai menjadi penunggang Ketua MPR RI itu ialah pihak penguasa.

"Kuat dugaan pernyataan Bamsoet yang terbaca sebagai bentuk dukungan pada perpanjangan masa jabatan presiden atau Jokowi tiga periode adalah titipan dari penguasa," kata Kamhar.

baca juga

Dugaan itu semakin menguat setelah Kamhar merujuk pernyataan serupa yang pernah disampaikan AA Lanyalla Mattalitti. Ketua DPD itu diketahui menyinggung penambahan jabatan presiden hingga penundaan Pemilu.

"Jika demikian adanya, tentu Ini berbahaya, satu persatu pimpinan lembaga tinggi negara menjadi target operasi politik untuk mendukung pelanggengan kekuasaan penguasa. Ini menjadi pembegalan demokrasi dan penghianatan reformasi," kata Kamhar.

Kamhar mengatakan publik dan penggiat demokrasi wajib curiga. Ia menganggap wajar dan menjadi sangat berdasar jika menduga isu tiga periode adalah operasi politik penguasa yang masih terus berlanjut.

"Karena terus bergulir dan semua aktor-aktor kuncinya adalah figur-figur yang berada pada lingkar dalam kekuasaan mulai dari Pak LBP yang mengatasnamakan bigdata ternyata kemudian publik membacanya sebagai bigdusta, Menteri Bahlil yang mengatasnamakan investasi sebagai justifikasi perpanjangan masa jabatan, Ketum PAN Pak Zulkifli Hasan, Ketum Golkar Pak Airlangga dan Ketum PKB Cak Imin," tutur Kamhar.

"Ketiganya juga menyampaikan hal yang sama atas nama aspirasi rakyat, dan kini pimpinan lembaga tinggi negara Ketua DPD RI dan Ketua MPR RI," kata Kamhar.

Bamsoet Soal Presiden Tiga Periode

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Sibuk Ngunduh Mantu, Demokrat Getol Kritisi Jokowi: Ogah Turun Di 2024, Terus Cari Cara Langgengkan Kuasa

Lagi Sibuk Ngunduh Mantu, Demokrat Getol Kritisi Jokowi: Ogah Turun Di 2024, Terus Cari Cara Langgengkan Kuasa

News | Minggu, 11 Desember 2022 | 13:13 WIB

Demokrat Ungkit Ulah Elite Bangsa Ngebet Jokowi 3 Periode, Terkini Bamsoet-Lanyalla: Curiga Ditunggangi Penguasa!

Demokrat Ungkit Ulah Elite Bangsa Ngebet Jokowi 3 Periode, Terkini Bamsoet-Lanyalla: Curiga Ditunggangi Penguasa!

News | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:09 WIB

Ketua MPR Bamsoet yang Minta Pemilu 2024 Dipikir Lagi, Ternyata Segini Harta Kekayaannya

Ketua MPR Bamsoet yang Minta Pemilu 2024 Dipikir Lagi, Ternyata Segini Harta Kekayaannya

Video | Sabtu, 10 Desember 2022 | 17:00 WIB

Partai Demokrat akan Mempertahankan Koalisi Perubahan

Partai Demokrat akan Mempertahankan Koalisi Perubahan

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Desember 2022 | 15:20 WIB

Politikus PDIP Kritik Ucapan Bamsoet: Mengkhianati Kontrak Politik dengan Rakyat!

Politikus PDIP Kritik Ucapan Bamsoet: Mengkhianati Kontrak Politik dengan Rakyat!

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 13:15 WIB

Gatot Nurmantyo Murka Lingkaran Jokowi Berkhianat Lewat Wacana Tiga Periode: Dorong Presiden ke Jurang, Ini Kurang Ajar!

Gatot Nurmantyo Murka Lingkaran Jokowi Berkhianat Lewat Wacana Tiga Periode: Dorong Presiden ke Jurang, Ini Kurang Ajar!

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 11:11 WIB

'Berhenti Embuskan Angin Sesat' Kesal Demokrat ke Ketua MPR Usai Lemparkan Pernyataan Penundaan Pemilu

'Berhenti Embuskan Angin Sesat' Kesal Demokrat ke Ketua MPR Usai Lemparkan Pernyataan Penundaan Pemilu

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×