Gaya Hidup Ramah Lingkungan dan Inovasi Produk Rendah Emisi Penting untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 12 Desember 2022 | 16:57 WIB
Gaya Hidup Ramah Lingkungan dan Inovasi Produk Rendah Emisi Penting untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Sesi diskusi tentang dampak perubahan iklim di ajang IDEAFEST 2022. (Dok: Danone)

Suara.com - Salah satu dampak perubahan iklim yang mulai dapat dirasakan adalah meningkatnya suhu di Bumi sehingga menyebabkan timbulnya dampak kesehatan, ketahanan pangan serta kesejahteraan bagi manusia.  Berbagai upaya terus didorong untuk memitigasi dampak ini. Bertransformasi ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan menjadi sebuah keharusan untuk diimplementasikan oleh semua pihak, baik dari Pemerintah, sektor usaha dan industri, maupun masyarakat sebagai individu.

Walaupun berbagai komitmen telah disepakati, diantaranya melalui Conference of Parties (COP) 21 di Paris yang berambisi menekan emisi karbon serendah-rendahnya sehingga tingkat pemanasan global tidak lebih dari 1,5 derajat Celcius, namun sejauh ini komitmen yang disepakati oleh COP masih belum dapat mencapai target dan perubahan iklim menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan.

Agung Bimo Listyanu, CEO Carbon Ethics dalam sesi diskusi tentang dampak perubahan iklim di ajang IDEAFEST 2022 mengatakan, peningkatan tambahan 0,5 °C ke target pemanasan 2 °C menyebabkan lebih dari 15% area daratan global terpapar tingkat tekanan panas yang mempengaruhi kesehatan manusia. Peningkatan paparan terhadap ancaman kesehatan, kebakaran hutan, tekanan panas tanaman dapat dihindari dengan membatasi pemanasan global hingga 1,5 °C, bukannya 2 °C. 

“Fakta yang ada di lapangan tentang mitigasi perubahan iklim saat ini masih jauh dari komitmen yang disepakati. Sebagai contoh, setiap menit kita telah kehilangan area hutan seluas 10 lapangan sepak bola, padahal hutan memegang peranan penting dalam menyerap kembali emisi karbon dari atmosfer. Di tingkat masyarakat keinginan untuk  hidup yang serba praktis juga meningkatkan konsumsi energi, penggunaan bahan bakar fosil dan penggunaan kemasan plastik sekali pakai,” ucap Bimo.

Menurutnya, emisi karbon yang dihasilkan dari kehidupan manusia yaitu dari sektor produksi, konsumsi, dan transportasi perlu dikelola dengan usaha kita semua untuk terus menguranginya. “Menjalani gaya hidup ramah lingkungan dapat menjadi langkah konkret untuk menekan jejak karbon yang kita ciptakan karena dapat secara langsung mengurangi konsumsi energi. Kami di Carbon Ethics  selalu menempatkan diri sebagai mitra yang tepat bagi sektor bisnis maupun individu yang ingin memberikan kontribusi yang nyata terhadap perubahan iklim dan usaha-usaha mereka untuk melakukan konservasi iklim,” lanjut Bimo.

Danone di Indonesia sebagai bagian dari pelaku usaha dan juga produsen terus berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim dengan mengurangi jejak karbon di sepanjang rantai pasoknya serta meminimalisir pelepasan karbon ke udara dengan berbagai upaya kolaboratif demi mencapai ambisi Net Zero yang sudah menjadi komitmen global.

Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone Indonesia menjelaskan, “Danone-AQUA telah menjalankan berbagai inisiatif pengurangan jejak karbon melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, optimalisasi distribusi produk, inovasi kemasan, serta meningkatkan kemampuan tanah untuk menyerap lebih banyak karbon dengan konservasi lahan dan pertanian regeneratif; sehingga dapat menjadi perusahaan dengan Net Zero Emission atau Emisi Nol di seluruh rantai pasoknya pada tahun 2050, sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan membangun bisnis yang berkelanjutan."

Melalui AQUA Life, Danone Indonesia telah meminimalisir emisi karbon di setiap tahap siklus hidup botol kemasan. Mulai dari bahan baku produksi yang menggunakan 100% plastik daur ulang, penggunaan energi terbarukan pada proses produksinya hingga upaya offsetting untuk mengimbangi emisi yang tersisa. "Sebagai pengejawantahan komitmen Danone AQUA untuk mencapai Net Zero, AQUA Life telah menjadi minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral di Indonesia”. Mengacu pada standar internasional PAS 2060 oleh Carbon Trust, sehingga diharapkan tidak berkontribusi pada penambahan gas rumah kaca di atmosfer. Melalui produk ini, kami bersama-sama konsumen dapat ikut serta dalam mitigasi perubahan iklim yang dampaknya kini semakin dirasakan”, ungkap Ratih.

Pada kesempatan yang sama, Dion Wiyoko, seorang Aktor dan peminat gaya hidup ramah lingkungan juga memberikan perspektifnya terhadap dampak perubahan iklim. “Dampak perubahan iklim yang menurut saya paling terasa sekarang adalah cuaca yang semakin tidak menentu, kenaikan suhu udara yang terasa semakin panas, dan dari tahun ke tahun bencana alam seperti banjir makin meluas di berbagai daerah, dan tentu berpengaruh juga ke ketersediaan stok pangan. Hal ini terjadi tentu saja karena jejak karbon yang ditinggalkan oleh manusia semakin tinggi, dan dampak-dampak yang terjadi ini merupakan konsekuensi yang harus kita hadapi. Apabila kita tidak segera mengambil langkah konkret, efek dari perubahan iklim ini akan kita rasakan hari ini bukan esok.”

baca juga

Dion juga membagikan beberapa tips sederhana untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan seperti mulai mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, menggunakan kemasan galon guna ulang yang lebih rendah jejak karbon saat di rumah, dan memilah sampah yang dibuang, terutama sampah kemasan plastik yang bisa dibawa ke tempat daur ulang sehingga dapat digunakan kembali. Dion juga mengapresiasi inovasi dan berbagai langkah yang dilakukan oleh beberapa perusahaan maupun brand untuk meminimalkan jejak karbon mereka sebagai suatu langkah maju. Sebagai contoh, hal yang sangat baik telah dilakukan oleh Danone-AQUA, dalam hal ini melakukan inovasi produk dengan memperkenalkan AQUA Life yang telah bersertifikat karbon netral dan dapat menjadi solusi gaya hidup ramah lingkungan.

“Menurut saya, inovasi-inovasi terhadap produk yang mengusung konsep ramah lingkungan sangat relevan dengan pola pikir atau mindset konsumen saat ini, terutama generasi Millenials dan gen-Z yang mulai peduli dan mencari perusahaan, produk, ataupun merek yang ikut terlibat dalam mitigasi perubahan iklim, dengan menghasilkan produk bersertifikasi rendah karbon. Kita semua pun dapat menjadi Net Zero Hero, dengan adanya lebih banyak lagi komunitas, maupun individu yang mempraktekkan gaya hidup ramah lingkungan untuk keberlangsungan kehidupan manusia kini dan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pohon Cemara dan Lingkungan Alam, Apa Kaitannya ?

Pohon Cemara dan Lingkungan Alam, Apa Kaitannya ?

Poptren | Senin, 12 Desember 2022 | 16:16 WIB

UNDP Indonesia Rayakan 50 Tahun Konferensi Stockholm Lewat Pameran Komik Terkait Isu Lingkungan

UNDP Indonesia Rayakan 50 Tahun Konferensi Stockholm Lewat Pameran Komik Terkait Isu Lingkungan

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 13:28 WIB

Bangunan Zero Carbon, Teknologi Arsitektur yang Solutif Atasi Dampak Perubahan Iklim dan Hemat Operasional

Bangunan Zero Carbon, Teknologi Arsitektur yang Solutif Atasi Dampak Perubahan Iklim dan Hemat Operasional

Selebtek | Sabtu, 10 Desember 2022 | 19:32 WIB

Dukung Kebersihan Lingkungan, Kota Ternate Operasikan 50 Unit Kendaraan Angkut Sampah di Tiga Kecamatan

Dukung Kebersihan Lingkungan, Kota Ternate Operasikan 50 Unit Kendaraan Angkut Sampah di Tiga Kecamatan

Otomotif | Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:56 WIB

Provinsi Jawa Tengah Bercita-cita Gunakan Bus TransJateng Bertenaga Listrik

Provinsi Jawa Tengah Bercita-cita Gunakan Bus TransJateng Bertenaga Listrik

Otomotif | Jum'at, 09 Desember 2022 | 06:30 WIB

Maelo Pukek, Menjemput Berkah Laut Tanpa Merusak Habitat Ikan

Maelo Pukek, Menjemput Berkah Laut Tanpa Merusak Habitat Ikan

Sumbar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB