Menyelami Nilai-Nilai Kebajikan di Vihara Dhamma Sundara

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 14 Desember 2022 | 18:00 WIB
Menyelami Nilai-Nilai Kebajikan di Vihara Dhamma Sundara
Vihara Dhamma Sundara. (Dok: Kemenag)

Suara.com - Vihara Dhamma Sundara adalah rumah ibadah umat Buddha yang terletak di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Ketika tim media ini tiba di pelataran vihara, disambut dengan bangunan megah dengan suasana yang sepi dan tenang. Tidak tampak hiruk pikuk pengunjung dari masyarakat umum ataupun aktivitas peribadatan yang padat. Hanya terlihat beberapa orang saja yang sedang melakukan meditasi. Vihara ini dibangun diatas tanah yang cukup luas dan pemandangannya pun sangat asri. Bangunan vihara yang menyerupai candi-candi peninggalan sejarah penyebaran agama Buddha di Indonesia. Jika yang berkunjung adalah orang awam, bisa dipastikan akan mengira bangunan mirip candi di vihara ini adalah benda purbakala yang dibuat di era kerajaan.

Jika ingin memasuki ruang utama pada Vihara Dhamma Sundara ini pengunjung akan menjumpai anak tangga yang disetiap sisinya memiliki hiasan patung singa serta patung berkepala manusia yang berbadan burung sedangkan atap bangunan utama vihara tersebut berbentuk limas. Lebih jauh, Romo Sektiono Wirakusalo (64th) Anggota Pandita Muda Maga Budhi, Kota Surakarta menceritakan bahwa vihara ini dibangun pada tahun 2002. Dia menyebutkan ruangan-ruangan dalam vihara ini memiliki multi fungsi. Selain sebagai pusat peribadatan umat Buddha, ada aula serbaguna yang bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

“Kami sangat terbuka. Waktu Muktamar Muhammadiyah bulan lalu, ruangan ini digunakan untuk menampung ratusan peserta muktamar. Kami menerima dengan senang hati kedatangan saudara-saudara kami umat muslim. Hal ini membuktikan bahwa penganut agama Buddha sangat menjunjung tinggi rasa persaudaraan antar umat beragama.”, ungkapnya ketika ditemui usai meditasi pada hari Minggu, (11/12/2022) .

Disebutkan oleh Romo Sektiono bahwa dalam agama Buddha, terdapat lima kebajikan yaitu kebersihan, kerapian, kesopanan, ketepatan waktu dan meditasi.

“Kita tidak boleh terpengaruh dengan gerakan radikal arau menebar teror. Hal itu bertolak belakang dengan ajaran Buddha yang selalu mengajarkan belas kasih. Kita harus sopan sehingga terbentuklah hubungan yang harmonis antar sesama,” lanjutnya.

Terkait hal itu, Keizia Pramitha (19th), penganut ajaran Buddha yang berasal dari Sukoharjo Jawa Tengah ini sengaja datang ke Vihara karena untuk mempelajari salah satu ajaran kebajikan yaitu meditasi.

“Dari berbagai kalangan bisa datang ke vihara melakukan meditasi, yoga, ataupun hanya sekedar mau foto-foto juga boleh karena memang bangunannya unik," katanya.

Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Romo Sektiono yang mengaku selain penganut agama Buddha boleh berkunjung ke vihara untuk mempelajari kebudayaan umat budha namun tidak boleh mencampuri urusan peribadatan.

“Ajaran Buddha sangat mempengaruhi pola kehidupan sosial masyarakat para penganutnya, misalnya saja kebajikan yang pertama yakni kebersihan, tentunya dalam kesehariannya penganut agama yang taat akan menjalankan ini serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada umat lain karena lingkungan di sekitar yang kotor. Hal ini merupakan bentuk toleransi yang paling mendasar sebelum kita bicara tentang budaya dan adat istiadat”, tuturnya .

baca juga

Romo Sektiono mengungkapkan bahwa, jika kebajikan terus menerus dilakukan dengan bersungguh-sungguh maka muncullah kedamaian dan kerukunan.

“Kita harus pandai mengendalikan diri baik perilaku, pikiran, ucapan harus sesuai dengan ajaran Buddha. Jika kita sudah pandai melatih untuk mengendalikan diri kita maka akan tercapai jiwa yang bijaksana. Mari kita ciptakan kedamaian untuk seluruh warga Surakarta pada khususnya dan untuk bangsa Indonesia. Keberagaman ini sudah terjadi di masa lampau, sejak zaman Hindu Budhha namun tradisi tersebut tidak lantas membawa konflik agama namun justru memberikan sumbangsih baru bagi peradaban di masa kini dan yang akan datang.”, pungkasnya.

Seperti yang telah diketahui oleh masyarakat luas, Jawa Tengah merupakan wilayah yang identik dengan peninggalan ajaran Hindu Buddha. Sampai saat ini ajaran-ajarannya masih bisa diamati, dipelajari dan diteliti melalui keberadaan benda-benda bersejarah bercorak Hindu Buddha berupa prasasti, candi, kitab dan arca. Candi Borobudur merupakan salah satu candi yang sangat terkenal yang merupakan peninggalan Buddha pada masa pemerintahan Dinti Syailendra. Kini Candi Borobudur menjadi pusat peribadatan umat Hindu Buddha Indonesia dan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Menunggu Sejak 2010, Inilah Momen Shah Rukh Khan Beribadah Umroh di Tanah Suci

Sudah Menunggu Sejak 2010, Inilah Momen Shah Rukh Khan Beribadah Umroh di Tanah Suci

Bandung | Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:22 WIB

Jessica Iskandar Melaspas Rumah Baru di Bali, Minta Doa Agar Berlimpah Rezeki

Jessica Iskandar Melaspas Rumah Baru di Bali, Minta Doa Agar Berlimpah Rezeki

Bali | Selasa, 29 November 2022 | 15:26 WIB

Diduga Pindah Agama ke Hindu Gegara Nikah Pakai Adat Bali, Gilang Bhaskara: Semoga Hari Kalian Menyenangkan!

Diduga Pindah Agama ke Hindu Gegara Nikah Pakai Adat Bali, Gilang Bhaskara: Semoga Hari Kalian Menyenangkan!

Sumbar | Senin, 28 November 2022 | 10:39 WIB

Bioskop di Pura Agung Besakih Jadi Sorotan, Manajemen Angkat Bicara

Bioskop di Pura Agung Besakih Jadi Sorotan, Manajemen Angkat Bicara

Bali | Jum'at, 25 November 2022 | 07:00 WIB

Tilem Kelima, Pura Dalem Harsana Pagesangan Gelar Pujawali Dihadiri Krama 27 Banjar

Tilem Kelima, Pura Dalem Harsana Pagesangan Gelar Pujawali Dihadiri Krama 27 Banjar

Bali | Kamis, 24 November 2022 | 07:47 WIB

Pembersihan Rumah Baru 'Melaspas" Mahalini Dihadiri Rizky Febian

Pembersihan Rumah Baru 'Melaspas" Mahalini Dihadiri Rizky Febian

Denpasar | Sabtu, 19 November 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×