Bappenas dan UN Global Pulse Luncurkan Laporan Bersama Guna Meneropong Masa Depan UMKM Indonesia

Iman Firmansyah | Suara.com

Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:10 WIB
Bappenas dan UN Global Pulse Luncurkan Laporan Bersama Guna Meneropong Masa Depan UMKM Indonesia
Bappenas dan UN Global Pulse Luncurkan Laporan Bersama Guna Meneropong Masa Depan UMKM Indonesia. (Istimewa)

Suara.com - Ramalan mengenai resesi ekonomi dunia di 2023 sudah disampaikan banyak pihak, mulai dari pemerintah, para pimpinan negara, lembaga internasional hingga pakar ekonomi. Bahkan, sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa diprediksi berpotensi mengalami resesi pada 2023 mendatang.

Lantas pertanyaan besar menghantui masyrakat, apakah Indonesia dapat bertahan sehingga tidak terjatuh dalam jurang resesi 2023?

Indonesia sendiri memiliki pengalaman besar dalam menghadapi krisis ekonomi, seperti yang terjadi pada tahun 1998 dan masa pandemi Covid-19. Kuncinya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa menjadi penyelamat dari krisis itu.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia pun dinilai perlu mendorong pengembangan sektor UMKM yang selama ini dianggap sebagai tulang punggung perekonomian negara.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan data sektor UMKM telah menyumbang lebih dari 60% PDB negara setiap tahunnya. Selain itu, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh UN Global Pulse, 97% dari total tenaga kerja nasional mendapatkan lapangan pekerjaan dari sektor UMKM. Bahkan, 64.5% dari total 117 juta pekerja di sektor tersebut merupakan wanita.

Dari data tersebut, membuktikan bahwa sektor UMKM bisa menjadi satu ujung tombak dalam menghadapi krisis ekonomi.

Oleh karena itu, Bappenas dan UNGP melalui Pulse Lab Jakarta (PLJ) dan Pulse Lab Finland (PLF) berkolaborasi meluncurkan laporan bersama menggunakan metode strategic foresight untuk membantu mengantisipasi kemungkinan di masa depan.

Metode foresight ini bermanfaat untuk merencanakan kebijakan dan melakukan tindakan denganpendekatan jangka panjang dan antisipatif, yang akan bermanfaat untuk memastikan bahwa berbagai skenario dan asumsi yang mungkin terjadi di masa depan telah diintegrasikan ke dalam pembuatan kebijakan.

Dengan menggunakan teknik ‘horizon scanning’ sebagai salah satu instrumen utama foresight, beberapa pertanyaan ditelaah, khususnya terkait apa saja isu-isu yang berkembang di dalam sektor tersebut dan faktor apa yang dapat mengubah dan mendisrupsi masa depan UMKM.

Setelah melalui proses yang panjang, terdapat lima faktor pendorong utama yang teridentifikasi, yakni: perubahan iklim, meningkatnya kemitraan untuk ekonomi berkelanjutan, munculnya sektor-sektor yang sedang berkembang dan pergeseran preferensi konsumen, melibatkan teknologi sebagai cara kerja baru, dan pekerjaan rentan dalam gig economy.

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Bapak Taufik Hanafi pun tidak menampik, saat ini iklim usaha selalu berubah. Dunia usaha terutama UMKM tentu juga terkena dampak perubahan yang cukup luas mulai dari aspek produksi hingga pemasaran.

"Perubahan ini harus kita lihat sebagai kesempatan untuk UMKM agar dapat mengubah proses bisnis dengan mendayagunakan teknologi digital dan juga melakukan berbagai inovasi. Untuk itu kita harus memiliki kemampuan dalam memandang lebih jauh ke depan, visioner, serta menyusun dan menerapkan strategi yang bersifat preventif untuk membangun UMKM agar lebih tangguh dan adaptif," ujarnya.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan, untuk saat ini dirinya memang belum berani memastikan seperti apa wajah UMKM Indonesia 20 tahun kedepan. Namun, pihaknya tengah menyusun sejumlah strategi sesuai dengan visi Indonesia Emas.

"Salah satu contoh kita melakukan proses untuk perencanaan kedepan, kita tentukan dulu visi terus gol-golnya apa, jadi kalo misalnya ingin jadi Indonesia modern itu harus seperti apa, jadi saya belum berani menentukan bahwa kira2 20 tahun kedepan indonesia seperti apa. Tapi kita sudah mengetahui setidaknya ada 5 faktor yang bisa dijadikan sebagai faktor pendorong," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Ms. Valerie Julliand, juga menekankan pentingnya penerapan strategic foresight agar suatu kebijakan dapat bermanfaat. Sehingga, kebijakan tersebut perlu dibuat dalam sebuah konteks yang spesifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Pesan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pelaku UMKM di Banyumas  Raya

Begini Pesan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pelaku UMKM di Banyumas Raya

| Jum'at, 16 Desember 2022 | 17:53 WIB

Erick Thohir Punya Program Khusus Buat UMKM Naik Kelas, Apa Saja?

Erick Thohir Punya Program Khusus Buat UMKM Naik Kelas, Apa Saja?

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:37 WIB

5 Ancaman Siber yang Harus Diwaspadai Pelaku UMKM di 2023

5 Ancaman Siber yang Harus Diwaspadai Pelaku UMKM di 2023

| Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:58 WIB

Dukung Pertumbuhan UMKM Kuliner, Inilah Aplikasi Bisnis dengan Beragam Solusi

Dukung Pertumbuhan UMKM Kuliner, Inilah Aplikasi Bisnis dengan Beragam Solusi

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 19:26 WIB

Kadin Bangun Wiki Wirausaha dan Platform Kadin Tech Hub

Kadin Bangun Wiki Wirausaha dan Platform Kadin Tech Hub

| Kamis, 15 Desember 2022 | 16:13 WIB

Pengusaha Cantik Klaten Ini DM Ganjar Pranowo, Izin Pakai Namanya Jadi Brand Kain Lurik, Hasilnya di Luar Dugaan

Pengusaha Cantik Klaten Ini DM Ganjar Pranowo, Izin Pakai Namanya Jadi Brand Kain Lurik, Hasilnya di Luar Dugaan

| Kamis, 15 Desember 2022 | 14:46 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB