Bagaimana Reaksi Megawati Lihat Elektabilitas Ganjar Kalahkan Anies, Ini Kata Sekjen PDIP

Erick Tanjung

Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:58 WIB
Bagaimana Reaksi Megawati Lihat Elektabilitas Ganjar Kalahkan Anies, Ini Kata Sekjen PDIP
Momen Ganjar Pranowo menyambut Megawati Soekarnoputri di Lanud Adi Soemarmo Solo. (bidik layar Instagram Ganjar Pranowo)

Suara.com - Di beberapa survei menunjukan elektabilitas Ganjar Pranowo mulai melejit. Gubernur Jawa Tengah itu mengungguli Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Lantas, apakah hasil survei sementara yang menunjukan Ganjar unggul itu mempengaruhi Ketua Umum PDI Perjuangan untuk memberinya tiket sebagi capres 2024?

Menanggapi hal i tu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan PDIP terkait capres tak hanya mempertimbangkan faktor elektabilitas semata. Capres dari PDIP, kata dia, harus memiliki karakter dan rekam jejak yang baik.

"Kalau dari PDIP jelas, keputusan tidak hanya didasarkan pada aspek elektoral. Keputusan didasarkan pada karakter pemimpin, kinerja pemimpin, rekam jejak pemimpin," kata Hasto sebagaimana dilansir dari wartaekonomi.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (17/12/2022).

Selain soal rekam jejal, lanjut Hasto, capres PDIP harus dapat menyatukan diri dengan rakyat. Dia lalu menekankan, capres dari partai berlogo Banteng moncong putih itumerupakan hak prerogatif Megawati, yang telah diberikan mandat oleh kongres.

"Ibu Mega lah yang nanti akan memutuskan siapa yang akan dicalonkan oleh PDIP," ujar Hasto.

Mengenai waktu deklarasi capres PDIP, masih menunggu momentum yang baik. Hasto menuturkan, partainya tidak mau terburu-buru. Sebab, deklarasi capres harus melihat kesiapan aspek sosial, ekonomi, hingga politik.

"Bagaimana dinamika politik internasional juga dilihat. Kesiapan partainya, kesiapan pendukungnya, semua dilihat," jelas dia.

Kenapa PDIP terkesan santi meski ada kadernya yang memiliki elektabilitas tinggi?

baca juga

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, wajar PDIP merespons santai. Sebab, cuma PDIP yang bisa mengusung capresnya secara mandiri. Tanpa harus mencari-cari koalisi agar memenuhi ambang batas pencalonan presiden yaitu 20 persen suara nasional atau 25 persen kursi di DPR.

"Bahkan jika harus menempatkan posisi sebagai cawapres sekalipun, PDIP tidak akan risau. Nah, ini yang memicu PDIP tidak terkesan tertarik dengan Ganjar. Karena bagi Mega, usung Ganjar atau Puan, bisa saja dalam hitungan mereka sama terkait peluang menang atau kalahnya di Pilpres," tukas Dedi.

Elektabilitas Bacapres

Hasil survei terbaru yang digelar Center for Political Communication Studies (CPCS), menunjukan nama Ganjar unggul dalam menghadapi Pilpres 2024. Dalam survei ini, elektabilitas kader PDIP itu, mencapai 24,1 persen. Dia unggul atas Prabowo yang meraih 22,3 persen, dan Anies yang membukukan 21,4 persen.

Menurut CPCS, elektabilitas Ganjar menunjukkan tren kenaikan selama dua tahun terakhir. Sementara, Prabowo cenderung stabil, sehingga berpeluang disalip Anies yang bergerak melejit.

Jika tren survei tersebut bertahan hingga tahun depan, CPCS memprediksi, Ganjar dan Anies akan bersaing ketat, meninggalkan Prabowo.

Hasil penelitian Lembaga Survei Nasional (LSN) tidak jauh berbeda. Di survei ini, Ganjar diklaim berada di klaster teratas dengan rentang elektabilitas 20-25 persen. Di klaster itu, Ganjar bersanding dengan Prabowo dan Anies.

Direktur Eksekutif LSN Gema N Bakry tidak menyebutkan secara pasti persentase elektabilitas bakal capres. Dia hanya memaparkan urutan. Di klaster 1 itu, urutannya adalah Prabowo, Ganjar, Anies.

"Mengingat selisih elektabilitas antara satu capres dengan capres lain di setiap klaster sangat tipis, kami sengaja tidak menyebutkan angkanya untuk menghindari kesimpulan yang kurang tepat akibat methodological fallacy," kata Direktur Eksekutif LSN Gema N Bakry, dalam konferensi pers virtual, Jumat, kemarin.

Namun, potensi Ganjar yang sangat besar ini tidak membuat PDIP silau. Banteng tetap selow. Banteng patuh menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, menentukan capres yang bakal diusung.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikap Tegas Anies dan NasDem Menentang Kebijakan Pemerintahan Jokowi Dinanti, Beranikah Mereka?

Sikap Tegas Anies dan NasDem Menentang Kebijakan Pemerintahan Jokowi Dinanti, Beranikah Mereka?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:35 WIB

Relawan Pendukung Jokowi di Priangan Timur: Ganjar-Erick Pasangan Favorit untuk Pilpres 2024

Relawan Pendukung Jokowi di Priangan Timur: Ganjar-Erick Pasangan Favorit untuk Pilpres 2024

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:24 WIB

Pengamat: Safari Politik Anies Baswedan Tak Melanggar Etika Kampanye

Pengamat: Safari Politik Anies Baswedan Tak Melanggar Etika Kampanye

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:52 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×