Fahri Hamzah Bentak Menteri Jokowi yang Cawe-cawe Nyapres: Fokus Saja Kerja Nggak Usah Mimpi jadi Pemimpin

Dany Garjito, Evi Nur Afiah

Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:17 WIB
Fahri Hamzah Bentak Menteri Jokowi yang Cawe-cawe Nyapres: Fokus Saja Kerja Nggak Usah Mimpi jadi Pemimpin
Politisi Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menyebut Papua sebagai alternatif lokasi yang paling pas dijadikan ibu kota baru Indonesia (akun instagram @fahrihamzah).

Suara.com - Wakil ketua Partai Gelora, Fahri Hamzah meminta menteri-menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin agar fokus bekerja. Pasalnya, Fahri melihat pembantu presiden tersebut justru sibuk cawe-cawe ke dalam proses politik, utamanya soal pencapresan 2024.

"Menteri apalagi yang sebenarnya mendapat manfaat menggusur para kader parpol untuk menjadi menteri. Seharusnya mereka fokus saja jadi menteri tak perlu punya minat apapun untuk jadi pemimpin," tegas Fahri dalam tayangan Kanal YouTube Refly Harun dikutip pada Sabtu, (24/12/2022).

Mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut menilai bahwa, menteri-menteri Jokowi yang berminat untuk menjadi pemimpin bangsa, melanjutkan perjalanan politik Jokowi, harus lahir dipersiapkan dari partai politik. 

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]

Bukan tanpa alasan, Fahri menyebut sistem politik Indonesia adalah presidensial.

Sistem presidensi atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasaan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasaan legislatif.

Pernyataan Fahri Hamzah tersebut seolah sedang menyindir Menteri BUMN Erick Thohir, yang belakangan ini juga melakukan kegiatan seperti Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024. Erick disebut-sebut berpotensi besar di pilpres 2024 mendampingi Ganjar Pranowo.

"Kalau tidak, itu namanya kandidat ýang diselundupkan di tengah jalan dan kita nggak tau ini kandidat punya siapa," tuturnya.

Sementara itu, Fahri juga mengingatkan kepada para pemimpin partai agar mempersiapkan kadernya dari awal, bukan karena popularitas dan bukan karena uang. 

"Tapi karena orang itu udah di kader partai dan dipercaya untuk memimpin bangsa ini," jelas Fahri.

baca juga

Terpisah, menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menilai Menteri BUMN Erick Thohir bisa jadi opsi paling ideal sebagai cawapres Ganjar.

Alasan Erick Thohir cawapres ideal Ganjar diyakini bisa memperkuat basis dukungan utamanya di kalangan NU.

"Karena kita tahu Pak Ganjar belum maksimal di kelompok NU sementara Erick Thohir dia figur orang kehormatan di Banser, dia juga aktif di organisasi NU," tuturnya.

Menurut Burhanuddin, Erick Thohir juga memiliki suara di non-NU, yakni kelompok anak muda dan kelompok berpendapatan Rp 5 atau 4 juta ke atas.

Kalau Erick Thohir dipinang Ganjar nantinya bisa punya potensi untuk menambah dukungan pada dua jalur. Jalur pertama adalah jalur tradisional pendukung Ganjar dan Jokowi, jalur kedua adalah mereka yang selama ini tidak terlalu mendukung Jokowi tapi melirik Erick Thohir.

"Satu dari sisi pendapatan kedua dari sisi usia." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Internal PDIP Dituding Bentrok Gegara Pilih Ganjar atau Puan, Adian Napitupulu Balas Menohok Begini

Internal PDIP Dituding Bentrok Gegara Pilih Ganjar atau Puan, Adian Napitupulu Balas Menohok Begini

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:26 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas hingga Timbulkan Korban Luka, Ganjar Pranowo: Dicarikan Kipas Angin Biar Dingin

Konflik Keraton Solo Memanas hingga Timbulkan Korban Luka, Ganjar Pranowo: Dicarikan Kipas Angin Biar Dingin

Surakarta | Sabtu, 24 Desember 2022 | 13:45 WIB

Tegaskan Tak Ada Bentrok di PDI Perjuangan, Adian Napitupulu: Golkar Harus Belajar.....

Tegaskan Tak Ada Bentrok di PDI Perjuangan, Adian Napitupulu: Golkar Harus Belajar.....

Sumatera | Sabtu, 24 Desember 2022 | 12:39 WIB

Musra Relawan Jokowi di Lampung Hasilkan Prabowo - Erick Sebagai Capres dan Cawapres 2024

Musra Relawan Jokowi di Lampung Hasilkan Prabowo - Erick Sebagai Capres dan Cawapres 2024

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 12:12 WIB

'Lebih Mudah Dapat Tiket' Sandiaga Uno Dinilai Cocok Jadi Pasangan Duet Ganjar di Pilpres

'Lebih Mudah Dapat Tiket' Sandiaga Uno Dinilai Cocok Jadi Pasangan Duet Ganjar di Pilpres

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:53 WIB

Minta Jokowi Tak Takut Jika Ada Parpol Gagal Koalisi, Demokrat: Kecuali Istana Mencoba Menjegal...

Minta Jokowi Tak Takut Jika Ada Parpol Gagal Koalisi, Demokrat: Kecuali Istana Mencoba Menjegal...

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 10:35 WIB

PKB Buka Peluang Duet Anies-Cak Imin Di Pilpres 2024, Bagaimana NasDem?

PKB Buka Peluang Duet Anies-Cak Imin Di Pilpres 2024, Bagaimana NasDem?

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 09:49 WIB

Terkini

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

News | Senin, 28 September 2026 | 19:22 WIB

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

×