'Panas Banget, Bad Mood' Puan Maharani Minta Maaf Soal Video Bagi Kaos Sambil Cemberut

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Jum'at, 13 Januari 2023 | 10:02 WIB
'Panas Banget, Bad Mood' Puan Maharani Minta Maaf Soal Video Bagi Kaos Sambil Cemberut
Puan Maharani saat bagikan kaos (tangkapan layar)

Suara.com - Wajah Ketua DPR RI Puan Maharani yang tampak cemberut saat membagikan kaos sempat viral beberapa waktu lalu.

Pasalnya, dalam video cuplikan pemberitaan stasiun televisi nasional itu, ekspresi wajah Puan dinilai cemberut oleh warganet saat melemparkan kaos-kaosnya.

Bulan-bulan berlalu, Puan akhirnya menjawab soal apa yang terjadi pada video tersebut. Puan mengakui bahwa dia yang tampak cemberut memang hal yang tak bisa dibenarkan.

Dia bahkan meminta maaf atas beredarnya video tersebut.

"Haduh pokoknya atas kejadian itu pada kesempatan ini saya meminta maaf, kalau kemudian dianggap judes banget, cemberut banget, saya minta maaf," kata Puan pada pada perbincangan di acara Rosi Kompas TV yang dikutip Suara.com pada Jumat (13/1/2022).

"Situasinya pada saat itu panas banget, panas banget, terik, kemudian rakyat banyak ada yang mau salaman ada yang mau kaos, tapi kemudian tim yang ada di lapangan harusnya sigap, tapi ternyata tidak sesuai harapan, sebagai manusia kan kadang kala jadi badmood lah," imbuhnya.

Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)
Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)

Puan menegaskan bahwa pada saat itu dia marah kepada tim lapangannya bukan pada rakyat.

"Iya kalau lihat di video itu kan kelihatan, saya enggak marah ke rakyat saya enggak cemberut sama rakyat, saya mau cepetan ini panas rakyat udah mau dapat kaos, karena sebelumnya salaman juga," ungkap Puan. 

"Setelah itu saya anggap tidak kondusif jadi naik mobil, ya ngapain marah kalau enggak harus marah kan saya mau ketemu rakyat tapi harus dibantu juga dengan perangkat pendukung biar nyaman," imbuhnya. 

baca juga

Lebih lanjut Puan Maharani menyebutkan bahwa kejadian itu bisa menjadi pembelajaran untuknya di masa depan.

"Sangat lesson learned, enggak boleh terulang. Pemimpin dalam situasi apa pun ya harus tetap tersenyum," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi PDIP dan Gerindra untuk Pilpres 2024 Lebih Masuk Akal, Rocky Gerung Sebut Megawati-Prabowo Saling Mengerti

Koalisi PDIP dan Gerindra untuk Pilpres 2024 Lebih Masuk Akal, Rocky Gerung Sebut Megawati-Prabowo Saling Mengerti

Cianjur | Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:34 WIB

Megawati Nangis Kalau Jokowi Dibully, Puan Maharani Heran Ibunya Selalu Keras Bela Presiden: Beliau Kan Bukan Keluarga

Megawati Nangis Kalau Jokowi Dibully, Puan Maharani Heran Ibunya Selalu Keras Bela Presiden: Beliau Kan Bukan Keluarga

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:55 WIB

Putra Bung Karno : Presiden Indonesia Tidak Harus Trah Soekarno

Putra Bung Karno : Presiden Indonesia Tidak Harus Trah Soekarno

Serang | Jum'at, 13 Januari 2023 | 07:38 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×