AHY 'Harga Mati', Demokrat Sebut Jika Khofifah Jadi Cawapres Anies, Belum Tentu Ada Jaminan Menang

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 24 Januari 2023 | 17:38 WIB
AHY 'Harga Mati', Demokrat Sebut Jika Khofifah Jadi Cawapres Anies, Belum Tentu Ada Jaminan Menang
Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution. (Tangkapan layar/Twitter)

Suara.com - Partai Demokrat tetap kukuh, tak tergoyahkan untuk memajukan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Di kalangan internal partai, nama ketua umum itu tidak terkalahkan, bahkan dibandingkan dengan Khofifah Indar Parawansa.

Kekinian, nama Gubernur Jawa Timur (Jatim) ini santer dijodoh-jodohkan menjadi cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan. Menanggapi itu, kubu Partai Demokrat bergeming. Mereka tetap kukuh mendukung AHY.

Deputi Analisis Data dan Informasi DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mengatakan, Demokrat sudah tentu akan memperjuangkan kader terbaik mereka secara objektif. Ia mengemukakan, ada banyak instrumen untuk menguji objektivitas terkait didukungnya AHY.

"Misalnya, hasil survei dan mood publik yang berkembang di lapangan. Termasuk secara objektif posisi Ketum Demokrat Mas AHY memang bagian dari tokoh perubahan," kata Syahrial kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Belum lagi, lanjut Syahrial, prestasi dan keberhasilan AHY memimpin partai yang perlu dipertimbangkan.

"Seluruh kader tentu akan kecewa apabila partai yang dipimpin Mas AHY dengan prestasi yang baik ini harus diserahkan kepada orang lain," kata Syahrial.

Bahkan menurutnya, Demokrat bisa merugi bila mendukung orang lain termasuk Khofifah untuk maju menjadi kandidat cawapres ketimbang memilih AHY selaku ketum.

"Belum tentu ada jaminan menang, tentu sangat merugikan Demokrat," kata Syahrial.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang Polhukam Al Muzzammil Yusuf menyampaikan, kekinian pihaknya membicarakan figur-figur potensial untuk dipasangkan sebagai calon wakil presiden dari Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

baca juga

Nama-nama itu yakni dari mulai Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hingga Wakil Ketua Dewan Majelis Syura PKS Ahmad Heryawan.

"Semua nama yang potensial sebagai cawapres akan kita pertimbangkan dan bicarakan bersama. Seperti misalnya AHY Khofifah Aher atau nama lainnya yang potensial," kata Al Muzzammil kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Kendati begitu, ia mengatakan, capres dan cawapres harus kesepakatan bersama semua pihak dalam koalisi. Menurutnya, tidak bisa keputusan hanya satu partai saja.

"Cawapres masih di masing-masing saku partai-partai koalisi. Walaupun sudah terbaca usulan namanya. Sedang terus didalami oleh masing-masing pihak koalisi," ungkapnya.

Ia menyampaikan, pada waktu yang tepat nanti soal sosok cawapres Anies akan dibicarakan secara bersama oleh NasDem, PKS dan Demokrat jika memang terjadi koalisi.

"Saatnya akan dibicarakan bersama dengan fairness, obyektif untuk bisa raih kemenangan tentunya," tuturnya.

Lebih lanjut, Muzzammil menyampaikan, soal sosok Anies menjadi capres, PKS memang juga sudah sepakat.

"Kalau Capres memang sudah ada kesepakatan bersama ke Anies Baswedan. Walaupun belum di deklarasikan bersama," pungkasnya.

Cawapres Anies

NasDem mengakui bahwa Khofifah Indar Parawansa merupakan sosok yang diperhitungkan sebagai cawapres. Pertimbangan Khofifah memiliki kans sebagai cawapres tidak terlepas dari pengaruhnya di Jatim. Khofifah merupakan Gubernur Jawa Timur, salah satu provinsi yang suaranya akan diperhitungkan dalam Pilpres 2024.

"Jadi Ibu Khofifah menjadi salah satu figur yang orang perhitungkan pastilah. sebagai gubernur jawa timur pasti punya basis massa tapi sekali lagi," ujar Waketum NasDem Ahmad Ali kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Tetapi NasDem enggan terjebak untuk membicarakan perihal figur. Apalagi jika Khofifah kemudian dicocokan dengan Anies Baswedan selaku bakal capres NasDem.

"Nasdem tidak akan bicara tentang siapa orang yang pas untuk mendampingi Mas Anies, tapi lebih bicara kriteria yang pas untuk kita pasangkan dengan Anies. Karena dari situ bisa kita dapatkan untuk kebutuhan Mas Anies sebagai capres," ujar Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemungkinan Prabowo Duet dengan Khofifah di Pilpres, Fadli Zon: Waktu Masih Panjang, Too Early To Tell

Kemungkinan Prabowo Duet dengan Khofifah di Pilpres, Fadli Zon: Waktu Masih Panjang, Too Early To Tell

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 16:27 WIB

Selain Aher, PKS Akui Pertimbangkan Nama AHY dan Khofifah Buat Cawapres Anies, Tapi...

Selain Aher, PKS Akui Pertimbangkan Nama AHY dan Khofifah Buat Cawapres Anies, Tapi...

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 14:28 WIB

Khofifah Diperhitungkan jadi Cawapres, Tapi NasDem Masih Ogah Cocokan dengan Anies

Khofifah Diperhitungkan jadi Cawapres, Tapi NasDem Masih Ogah Cocokan dengan Anies

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 14:01 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×