Profil Kuntu Daud, Ketua DPRD Malut yang Sebut Demo Nakes Mirip Komunis

Farah Nabilla

Jum'at, 27 Januari 2023 | 15:04 WIB
Profil Kuntu Daud, Ketua DPRD Malut yang Sebut Demo Nakes Mirip Komunis
Ketua DPRD Maluku Utara (Malut), Kuntu Daud. (Dok. DPRD Provinsi Maluku Utara)

Suara.com - Ketua DPRD Maluku Utara (Malut), Kuntu Daud tengah disorot sejumlah pihak. Sebab dirinya kerap menyebut aksi demo para tenaga kesehatan atau nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate sama dengan komunis.

"Untuk itu, diharapkan agar para provokator yang terlibat harus diadili. Kami hanya sarankan ke Pak Gubernur, demonstrasi di IGD rumah sakit itu tidak boleh. Itu komunis boleh tempatkan di rumah sakit situ," ungkap Kuntu Daud kepada sejumlah wartawan usai rapat pembahasan pembayaran TTP Nakes bersama Gubernur Maluku Utara seperti dikutip Times Indonesia --jaringan Suara.com.

Padahal para nakes itu berunjuk rasa karena menuntut menuntut hak TPP atau Tambahan Penghasilan Pegawai 15 bulan yang belum dibayarkan. Atas dasar tuduhan tersebut, Ketua DPRD Malut dilaporkan ke polisi.

Tak hanya pernyataannya yang menyebut aksi unjuk rasa para nakes sama dengan komunis, profil Ketua DPRD Malut juga turut menerima sorotan. Berikut informasinya yang berhasil Suara.com rangkum.

Profil Kuntu Daud

Pemilik nama lengkap Kuntu Daud ini lahir di Sabaleh, Maluku, pada 9 Agustus 1972. Ia adalah Ketua DPRD Maluku Utara periode 2019-2024 yang direkomendasikan PDI-P. Sebelumnya, dalam Pemilu 2014, ia terpilih sebagai anggota DPRD Malut.

Kuntu memiliki seorang istri bernama Jumiyanti dan telah dikaruniai 4 orang anak. Selain menjadi Ketua DPRD, ia  juga aktif mengurus organisasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Ia pun tercatat pernah menjabat Bendahara PD Persi Maluku Utara periode 2015-2018.

Pelantikannya sebagai Ketua DPRD Maluku Utara dilakukan pada 13 November 2019. Saat itu, ia diresmikan bersama tiga wakilnya, yakni Muhammad Abusama (Partai Golkar) Wahda Zainal Imam (Gerindra) serta M. Rahmi Husen (Demokrat).

Sebut Demo Nakes Mirip Aksi Komunis

baca juga

Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud menyebut unjuk rasa yang dilakukan para nakes di RSUD Chasan Boesoirie Ternate sama dengan aksi komunis. Lebih lanjut keterangannya, ia meminta sang provokator dapat diadili dan mengimbau Gubernur Maluku Utara untuk melarang demo di IGD.

"Yang tega melakukan hal seperti begitu hanya komunis," ujar Kuntu.

"Untuk itu, diharapkan agar para provokator yang terlibat harus diadili. Kami hanya sarankan ke Pak Gubernur, demonstrasi di IGD rumah sakit itu tidak boleh. Itu komunis boleh tempatkan di rumah sakit situ. Kalau ada provokator betul, harus tangkap mereka," sambungnya.

Sejumlah nakes lantas melaporkan Kuntu Daud ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut, pada Senin (23/1/2023) terkait tindak pidana pencemaran nama baik. Laporan ini pun dibenarkan Pembantu Unit 1 Subdit V Direktorat Ditreskrimsus Polda Malut, Iptu Angga Perdana Putra Wantono.

Pernyataan Kuntu juga disesalkan Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Hendra Kasim. Ia mengatakan, Ketua DPRD seharusnya bisa membantu menemukan solusi atas kasus tunggakan tunjangan tambahan para nakes tersebut. Bukan malah memperkeruh suasana.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Nguyen Xuan Phuc Mundur dari Jabatannya Sebagai Presiden Vietnam

Alasan Nguyen Xuan Phuc Mundur dari Jabatannya Sebagai Presiden Vietnam

Indotnesia | Rabu, 18 Januari 2023 | 11:01 WIB

Vietnam Bergolak, Presiden Mengundurkan Diri Terkait Kasus Korupsi

Vietnam Bergolak, Presiden Mengundurkan Diri Terkait Kasus Korupsi

Metro | Selasa, 17 Januari 2023 | 17:10 WIB

Pemerintah Akui 12 Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu, dari Peristiwa 1965 hingga Pembunuhan Dukun Santet Banyuwangi

Pemerintah Akui 12 Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu, dari Peristiwa 1965 hingga Pembunuhan Dukun Santet Banyuwangi

Purwokerto | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:43 WIB

Megawati : Kita Sama Polisi Sudah Temenan Baik

Megawati : Kita Sama Polisi Sudah Temenan Baik

Serang | Selasa, 10 Januari 2023 | 15:42 WIB

Cerita Diperiksa Kejaksaan dari Jam 8 Pagi Sampai Jam 20.00 Malam, Megawati: Saya Tidak Mau Disebut Komunis!

Cerita Diperiksa Kejaksaan dari Jam 8 Pagi Sampai Jam 20.00 Malam, Megawati: Saya Tidak Mau Disebut Komunis!

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:49 WIB

Ditangkap Polisi, Megawati Ogah Dituding Komunis: Kalau Soekarnois, Yes!

Ditangkap Polisi, Megawati Ogah Dituding Komunis: Kalau Soekarnois, Yes!

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:43 WIB

Fahri Hamzah Sebut Sistem Proporsional Pemilu Tertutup Tradisi Komunis, Perludem: Kurang Pas

Fahri Hamzah Sebut Sistem Proporsional Pemilu Tertutup Tradisi Komunis, Perludem: Kurang Pas

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 15:56 WIB

Fahri Hamzah Dijemput Paksa Karena Samakan Jokowi Dengan Komunis, Faktanya Ini

Fahri Hamzah Dijemput Paksa Karena Samakan Jokowi Dengan Komunis, Faktanya Ini

Sumatera | Rabu, 04 Januari 2023 | 10:16 WIB

CEK FAKTA: Fahri Hamzah Dijemput Paksa Gegara Samakan Jokowi dengan Komunis, Benarkah?

CEK FAKTA: Fahri Hamzah Dijemput Paksa Gegara Samakan Jokowi dengan Komunis, Benarkah?

News | Selasa, 03 Januari 2023 | 13:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×