DPRD DKI Kritik Pemadam Kebakaran di Jakarta Sering Telat, Dinas Gulkarmat Akui Jumlah Petugas Belum Ideal

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:03 WIB
DPRD DKI Kritik Pemadam Kebakaran di Jakarta Sering Telat, Dinas Gulkarmat Akui Jumlah Petugas Belum Ideal
Iustrasi---DPRD DKI Kritik Pemadam Kebakaran di Jakarta Sering Telat, Dinas Gulkarmat Akui Jumlah Petugas Belum Ideal. ANTARA

Suara.com - DPRD DKI Jakarta mengkritisi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta lantaran sering telat mengirimkan petugas ke lokasi kebakaran. Hal ini disebabkan waktu tanggap atau response time petugas yang belum sesuai dengan harapan.

Menanggapi kritikan ini, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan mengakui memang jumlah pos petugas pemadan kebakaran di Jakarta yang masih belum ideal. Sebab, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, setiap kelurahan harus memiliki satu pos pemadam kebakaran.

Namun, kata Satriadi, saat ini belum semua Kelurahan di Jakarta memiliki pos kebakaran.

"Perda mengamanatkan satu kelurahan satu pos pemadam kebakaran untuk memgejar response time menangani kebakaran. Saat ini kita memang masih belum memenuhi standar itu. Kita baru ada 139 pos pemadam kebakaran yang harusnya ada di 267 kelurahan," ujar Satriadi saat dikonfirmasi, Selasa (31/1/2023).

Selain pos, jumlah anggota pemadam kebakaran juga disebutnya belum sesuai ketentuan. Ia menyebut saat ini personel pemadam kebakaran di Jakarta berjumlah 4.000 orang.

"Konsekuensi dari penambahan jumlah pos itu pasti adanya penambahan jumlah personel. Untuk memenuhi jadi di 267 kelurahan saja itu kami butuhkan 10 ribu sampai 11 ribu personel," tuturnya.

Karena itu pada tahun 2023 ini, Satriadi menyebut pihaknya berupaya untuk menambah pos-pos damkar tingkat kelurahan pada wilayah yang belum terisi.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 yang didapat Dinas Gulkarmat sebesar Rp1,35 triliun, Satria berencana menambah pos pemadam di Kelurahan. Dua di antaranya berlokasi di Kelurahan Mangga Besar, Jakarta Barat dan Bintaro, Jakarta Selatan.

Memang, penambahan ini diakuinya masih jauh dari ideal. Satriadi mengaku lebih memprioritaskan penggunaan anggaran untuk peralatan penunjang keselamatan para petugas hingga pembentukan relawan kebakaran.

baca juga

"Kami terus berupaya bagaimana pemenuhan dengan response time itu dengan membangun pos-pos yang ada. Upaya yang kami lakukan selama ini untuk mengejar target tersebut, kami kerja sama dengan pihak swasta."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi PAN Tolak Penerapan Jalan Berbayar di Jakarta: Memberatkan Warga dan Ojol

Politisi PAN Tolak Penerapan Jalan Berbayar di Jakarta: Memberatkan Warga dan Ojol

Jakarta | Rabu, 25 Januari 2023 | 22:01 WIB

Di Hadapan Para Ojol, Fraksi PKS DPRD DKI Nyatakan Menolak Penerapan ERP

Di Hadapan Para Ojol, Fraksi PKS DPRD DKI Nyatakan Menolak Penerapan ERP

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 18:29 WIB

Ketua DPRD DKI Tak Juga Temui Massa Pendemo Tolak ERP, Ojol Ancam Dobrak Gedung DPRD DKI

Ketua DPRD DKI Tak Juga Temui Massa Pendemo Tolak ERP, Ojol Ancam Dobrak Gedung DPRD DKI

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 15:07 WIB

Anggaran Baju Dinas Baru untuk Anggota DPRD DKI Naik Jadi Rp1,8 M, NasDem: Wajar, Emang Mahal

Anggaran Baju Dinas Baru untuk Anggota DPRD DKI Naik Jadi Rp1,8 M, NasDem: Wajar, Emang Mahal

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 11:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×