Bacok Kawan Sendiri Sampai Tewas di Pos Sekuriti Kawasan Cilandak, R Akhirnya Dicokok Polisi

Ria Rizki Nirmala Sari, Faqih Fathurrahman

Rabu, 01 Februari 2023 | 19:31 WIB
Bacok Kawan Sendiri Sampai Tewas di Pos Sekuriti Kawasan Cilandak, R Akhirnya Dicokok Polisi
Ilustrasi-kasus pembacokan. [Shutterstock].

Suara.com - Polisi meringkus pria berinisial R, tersangka pembacokan terhadap rekan kerjanya sendiri S. Diketahui korban dan tersangka merupakan rekan seprofesi, yakni petugas keamanan perumahan atau sekuriti.

Sebelum ditangkap polisi, R melakukan penganiayaan terhadap S sampai meninggal dunia. Penganiayaan itu terjadi di pos sekuriti yang berada di perumahan Kavling 29, Kebon Besar, RT 4, RW 5, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (18/12/2022) sekira pukul 22.00 WIB.

Plt Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Henrikus Yossi Hendrata mengatakan, R tega membacok lantaran sebelumnya mereka berdua berselisih paham. R, lanjut Henrikus, kemudian menyambangi tempat kerja S. Di sana, R dengan S sempat terlibat cekcok.

"Karena kesal akhirnya pelaku melihat sajam jenis golok di TKP, akhirnya pelaku mengambil dan menyimpannya di balik baju yang dikenakan oleh dia,”kata Henrikus, Rabu (1/2/2023).

Usai terlibat cekcok, S kemudian keluar mencari makan. Ia pergi meninggalkan pos sekuriti itu untuk membeli makan.

Namun saat kembali ke pos sekuriti itu, R belum juga beranjak dari pos tersebut. Setelahnya, S kemudian menyantap makanan yang baru saja ia beli di dalam pos sekuriti.

"Saat itulah pelaku membacokkan golok ini ke bagian kepala bagian belakang dan leher dari si korban. Beberapa kali dilakukan pembacokan sampai korban tidak sadarkan diri dan mengeluarkan darah di tkp,” jelasnya.

Usai melihat S terkapar bersimbah darah, R kemudian tancap gas meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor miliknya.

Henrikus melanjutkan, guna menghilangkan jejak, R kemudian menyembunyikan golok yang digunakannya untuk membacok S. Golok tersebut disembunyikan R di dalam sebuah gerobak miliknya.

baca juga

R kemudian juga buron keluar Jakarta. R diketahui kerap berpindah tempat untuk mengecoh pengejaran petugas.

"Pelaku beberapa kali berpindah pindah mulai dari Bandung kemudian berpindah lagi ke Sukabumi, dan berpindah lagi ke daerah sekitarnya. Kemudian sekitar hari Sabtu minggu kemarin, kami berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang berada di perbatasan Sukabumi dengan Garut,”ungkap Henrikus.

Kepada penyidik, R mengaku, dirinya tega membacok S lantaran kesal. Diketahui sebelumnya, istri korban terlibat miskomunikasi dengan pelaku. Permasalahan itu lah yang kemudian membuat pelaku tersulut emosinya.

"Ada miskomunikasi antara pelaku dengan korban dan juga dengan istri. Nah permasalahan inilah yang kemudian memicu pelaku terpancing emosinya," ucapnya.

"Ketika bertanya kepada di korban dia tidak mendapatkan jawaban yang tepat atau memuaskan namun semakin membuat cekcok mulut. Itulah permasalahannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Suami Cekik Istri hingga Tewas di Deli Serdang, Motifnya Cemburu

Geger! Suami Cekik Istri hingga Tewas di Deli Serdang, Motifnya Cemburu

Sumatera | Rabu, 01 Februari 2023 | 14:48 WIB

Jenazah Polisi yang Tewas di Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka, Penyebab Kematian Misterius

Jenazah Polisi yang Tewas di Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka, Penyebab Kematian Misterius

Metro | Selasa, 31 Januari 2023 | 22:31 WIB

Rekonstruksi Ulang Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Kompolnas Turun Tangan

Rekonstruksi Ulang Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Kompolnas Turun Tangan

Jakarta | Selasa, 31 Januari 2023 | 19:34 WIB

Polisi Ditemukan Tewas di Polres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya Selidiki

Polisi Ditemukan Tewas di Polres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya Selidiki

Jakarta | Selasa, 31 Januari 2023 | 19:19 WIB

Sosok Paino, Mantan Anggota DPRD Langkat yang Tewas Ditembak OTK

Sosok Paino, Mantan Anggota DPRD Langkat yang Tewas Ditembak OTK

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 18:40 WIB

Innalillahi, SS Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Sawangan

Innalillahi, SS Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Sawangan

Depok | Selasa, 31 Januari 2023 | 18:16 WIB

Terkini

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:09 WIB

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:52 WIB

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

×