Miris Anak SMK Tusuk Teman Gegara Diejek Bau, Ini Deretan Kasus Pembunuhan Berawal dari Bullying

Farah Nabilla

Minggu, 12 Februari 2023 | 20:33 WIB
Miris Anak SMK Tusuk Teman Gegara Diejek Bau, Ini Deretan Kasus Pembunuhan Berawal dari Bullying
Ilustrasi bullying. (Unsplash/Morgan Basham).

Baru-baru ini, ramai menjadi perbincangan seorang pelajar kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Jaya Palembang berinisial DM yang diduga membunuh temannya di dalam kelas karena tak terima jadi korban bullying.

Pelajar tersebut menusuk temannya diduga lantaran sering diejek bau badan. Ia sempat melarikan diri setelah tahu temannya tak sadarkan diri usai tragedi penusukan tersebut. Namun, pelajar SMK tersebut akhirnya diringkus beberapa jam setelah kejadian.

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh korban bullying ini memang bukanlah kali pertama terjadi di Indonesia. Sebelumnya, terdapat kasus pembunuhan dengan motif yang serupa.

Lantas, apa sajakah kasus pembunuhan yang dilakukan korban bullying? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Kasus JE, Jakarta Selatan

Pada tahun 2019, ramai menjadi perbincangan seorang pria berinisial JE yang membunuh seorang wanita bernama Rieke Andrianti (RA).

Melansir dari berbagai sumber, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyebut bahwa kasus ini berhasil terungkap setelah Polres Metro Jakarta Timur dengan bantuan pihak Polda Metro Jaya menerima laporan pembunuhan tersebut.

Berdasarkan keterangan dari psikolog anak, Endang Widyorini, peristiwa yang dialami oleh JE bisa dikategorikan sebagai perundungan atau bullying. Endang menilai bahwa JE merasa sangat sakit hati dan akhirnya memilih cara untuk membalas dendam.

Meskipun tidak mengalami luka fisik, Endang menyebut bahwa JE juga mengalami kekerasan yang berdampak pada psikologisnya.

baca juga

Sebelumnya, disebutkan bahwa setiap bertemu dengan Rieke (43), JE kerap kali diejek dengan kata hitam dan jelek. Perkataan tersebut dilontarkan oleh Rieke sejak tahun 2017.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa rencana pembunuhan tersebut tersirat pada saat JE tengah menikmati minuman bersama sembilan teman lainnya di belakang Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur pada hari Kamis (7/11/2019) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

Pada hari Jumat (8/11/2019), JE pulang dan menuju dapur rumahnya, ia mengambil pisau yang akan digunakan untuk membunuh Rieke. JE kemudian nak ke lantai lima rusun tersebut dan menuju jendela bagian belakang rumah Rieke.

JE pun kemudian masuk ke kamar Rieke yang pada saat itu tampak tertidur. Saat itu juga JE mengeluarkan pisau yang ada di dalam jaketnya.

Total ada sebanyak enam tusukan yang membekas pada leher, perut, hingga dada Rieke

Kasus Pembunuhan oleh Korban Bullying di Thailand

Dunia pendidikan Thailand sempat dihebohkan dengan adanya kasus pembunuhan seorang siswa sekolah di kawasan Nonthaburi yang dilakukan oleh temannya sendiri.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada hari Rabu (18/12/2019), hal tersebut berhasil terungkap setelah petugas keamanan sekolah mendengar suara tembakan dan melihat salah seorang siswa tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah.

Meskipun sempat diberikan pertolongan dengan melakukan metode CPR, korban kemudian dinyatakan meninggal 30 menit lalu setelah mengalami luka tembak pada bagian kepala.

Sementar itu, diketahui pelaku sempat melarikan diri. Namun, pelaku tetap berhasil diamankan oleh petugas keamanan sekolah dengan barang bukti sebuah pistol berisikan 5 butir peluru di dalamnya.

Setelah diselidiki, ia ternyata nekat membunuh temannya tersebut karena merasa muak selalu menjadi korban bullying. Pelaku yang masih berusia 12 tahun ini mengaku kerap kali dihina sebagai ladyboy dan pecinta sesama jenis oleh teman yang ia bunuh tersebut.

Kasus Pembunuhan Pelajar SMK Bina Jaya

Terbaru, seorang pelajar kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Jaya Palembang berinisial DM ditangkap polisi setelah membunuh temannya sendiri yang diketahui bernama Eka di dalam kelas.

Tersangka DM menikam dada bagian kiri hingga korban meninggal dunia pada saat dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang.

Melansir dari berbagai sumber, Kapolsek Kertapati, AKP Alfredo Hidayat menjelaskan bahwa motif pembunuhan yang dilakukan oleh DM diawali karena rasa sakit hati sering dipalak oleh korban.

Tidak hanya itu, korban juga kerap kali mendapatkan bully di sekolah. Karena merasa jengkel dengan perbuatan korban, tersangka pun datang ke sekolah membawa senjata tajam dari rumah dan menusuk korban.

Korban diketahui sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong karena luka yang cukup parah. Setelah menikam korban, tersangka DM berusaha untuk melarikan diri. Ia pun hendak ke arah Sumbawa, Kabupaten Banyuasin menuju Kota Lubuk Linggau.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Cuaca, Penerbangan Lion Air Transit di Bandara SMB II Palembang

Akibat Cuaca, Penerbangan Lion Air Transit di Bandara SMB II Palembang

Sumsel | Minggu, 12 Februari 2023 | 20:11 WIB

Mushola Miftahul Jannah Rugi Rp 3 Juta, Tertipu Bantuan Kemenag Atas Nama Ketua DPRD Sumsel

Mushola Miftahul Jannah Rugi Rp 3 Juta, Tertipu Bantuan Kemenag Atas Nama Ketua DPRD Sumsel

Sumsel | Minggu, 12 Februari 2023 | 19:56 WIB

Wanita yang Bekerja sebagai Marketing Ditemukan Tewas di Bekasi, Ada Luka di Tubuh Korban

Wanita yang Bekerja sebagai Marketing Ditemukan Tewas di Bekasi, Ada Luka di Tubuh Korban

Bekaci | Minggu, 12 Februari 2023 | 19:55 WIB

Kronologi Kloset Melayang Tewaskan Elisa, Dari Mana Asal Muasalnya?

Kronologi Kloset Melayang Tewaskan Elisa, Dari Mana Asal Muasalnya?

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 18:11 WIB

CEK FAKTA: Heboh Febri Diansyah cs Kuasa Hukum Ferdy Sambo Ikut Divonis Hukuman Mati, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Febri Diansyah cs Kuasa Hukum Ferdy Sambo Ikut Divonis Hukuman Mati, Benarkah?

Metro | Minggu, 12 Februari 2023 | 15:53 WIB

5 Fakta Pembunuhan Wanita di Pandeglang, Dihantam Kloset Oleh Mantan Pacar Karena Cemburu

5 Fakta Pembunuhan Wanita di Pandeglang, Dihantam Kloset Oleh Mantan Pacar Karena Cemburu

Banten | Minggu, 12 Februari 2023 | 08:59 WIB

Pelaku Pembunuhan Sadis di Pandeglang Anak Polisi, Ayah Elisa Siti Mulyani Minta Aparat Objektif

Pelaku Pembunuhan Sadis di Pandeglang Anak Polisi, Ayah Elisa Siti Mulyani Minta Aparat Objektif

Serang | Minggu, 12 Februari 2023 | 06:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×