ASN Belum Nikah Pindah Duluan ke IKN, Benarkah?

Rifan Aditya

Kamis, 16 Maret 2023 | 09:05 WIB
ASN Belum Nikah Pindah Duluan ke IKN, Benarkah?
desain Ibu kota Nusantara (via ikn.go.id) ASN belum nikah pindah duluan ke IKN

Suara.com - Terdengar kabar ASN belum nikah pindah duluan ke IKN. Apakah itu benar? Mari kita cek fakta sebenarnya. Melalui berbagai sumber, memang benar bahwa ada sekitar 17 ribu aparatur sipil negara (ASN) dan penegak hukum akan pindah lebih dahulu ke Nusantara.

Apa hubungannya dengan yang belum menikah? Apakah belasan ribu PNS yang bakal pindah ke IKN ini dipilih yang belum menikah, belum berumah tangga atau mash lajang?

Informasi kepindahan 17 ASN ke Nusantara tersebut akan dilakukan secara bertahap dan memang akan diprioritaskan pegawai yang belum menikah.

Alasannya karena ASN yang belum menikah lebih mudah diproses kepindahannya. Tidak memikirkan urusan keluarga seperti anak-anak yang sudah sekolah, yang mana jika orang tua ASN dipindah ke IKN, kemungkinan besar anak-anak dan keluarga akan diajak serta.

ASN belum nikah pindah duluan ke IKN ini masuk ke gelombang I pemindahan. Jumlahnya diperkirakan sekitar 50 persen dari seluruh jumlah ASN yang sudah masuk daftar pasti akan dipindahkan. 

Maka dari itu, diprioritaskan adalah ASN yang belum menikah. Rencananya untuk mendukung kepindahan ASN tersebut, pemerintah membangun rumah untuk 8 ribu ASN terlebih dahulu. Sisanya akan dilakukan secara bertahap.

Sebagai persiapan pemerintah menyediakan rumah tipe 98 yang paling kecil dengan tiga kamar. Rumah tersebut nantinya tidak diberikan secara gratis melainkan hanya sebagai pinjaman selama dinas jabatan di Nusantara.

Nantinya, aparatur sipil negara (ASN) yang ditunjuk untuk dipindahtugaskan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara harus siap. Mereka tidak boleh menolak. Keputusan pemindahan tugas wajib untuk ditaati. 

Dengan demikian, diharapkan ASN yang dipindah tugas ke IKN bisa beradaptasi. IKN sendiri merupakan ibu kota negara Indonesia yang baru, mengusung konsep kota pintar, hijau, dan berkelanjutan. ASN yang dipindahkan adalah mereka yang dapat memenuhi kriteria, memiliki kemampuan dan pengetahuan teknologi yang baik. 

baca juga

Pemindahan aparatur sipil negara ke IKN akan dilakukan secara bertahap. Diperkirakan mulai tahun 2024. Pemindahan dilakukan juga dengan pertimbangan kesiapan pembangunan infrastruktur IKN.

Pemindahannya pun juga akan berdasarkan tata uturan kelembagaan pemerintahan yang bisa terlebih dahulu dipindahkan, sekaligus juga mempertimbangkan efektivitasnya. 

Adapun lembaga prioritas untuk pindah sesuai urutan adalah sebagai berikut.

1. Presiden dan para pejabat negara.
2. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
3. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
4. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 
5. Mahkamah Agung (MA).
6. Mahkamah Konstitusi (MK) 
7. Komisi Yudisial (KY).
8. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
9. Kementerian Dalam Negeri.
10. Kementerian Luar Negeri.
11. Kementerian Sekretariat Negara.
12. Sekretariat Kabinet.
13. Kantor Staf Presiden.
14. Dewan Pertimbangan Presiden.
15. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
16. Kementerian Keuangan.
17. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
18. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
19. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
20. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
21. Kementerian Komunikasi dan Informatika 22. Badan Siber dan Sandi Negara.
22. Badan Siber dan Sandi Negara 
23. Markas Besar TNI (TNI AD, AL, AU) 
24. Markas Besar Polri 
25. Pasukan Pengamanan Presiden
26. Badan Intelijen Negara (BIN) 
27. Kementerian Hukum dan HAM.
28. Kejaksaan Agung.
29. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian itu informai berkaitan dengan ASN belum nikah pindah duluan ke IKN.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Apartemen hingga Insentif untuk 16 Ribu ASN yang Dipindah ke IKN Nusantara

Fasilitas Apartemen hingga Insentif untuk 16 Ribu ASN yang Dipindah ke IKN Nusantara

Purwokerto | Rabu, 15 Maret 2023 | 19:30 WIB

Kata Deputi Otorita, Transportasi Publik Bakal 80 Persen Digunakan di IKN Nusantara

Kata Deputi Otorita, Transportasi Publik Bakal 80 Persen Digunakan di IKN Nusantara

Kaltim | Rabu, 15 Maret 2023 | 17:30 WIB

ASN Masih Lajang Bakal Diprioritaskan untuk Pindah ke IKN, Bagi Rumah Dinas dengan Pegawai Lain

ASN Masih Lajang Bakal Diprioritaskan untuk Pindah ke IKN, Bagi Rumah Dinas dengan Pegawai Lain

Kaltim | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:45 WIB

ASN yang Akan Pindah Pertama Kali ke IKN Mayoritas Single

ASN yang Akan Pindah Pertama Kali ke IKN Mayoritas Single

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2023 | 09:36 WIB

ASN Belum Menikah Bakal Berbagi Tempat Tinggal di IKN Nusantara

ASN Belum Menikah Bakal Berbagi Tempat Tinggal di IKN Nusantara

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 18:16 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB