Kilas Balik Jejak Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat dari AHY, Masih Tak Nyerah?

Ruth Meliana

Selasa, 04 April 2023 | 13:15 WIB
Kilas Balik Jejak Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat dari AHY, Masih Tak Nyerah?
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Tim Media Moeldoko)

Suara.com - Upaya pengambil alihan atau kudeta Partai Demokrat yang dilakukan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko diduga berlanjut.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY pada Senin (3/4/2023) menyebut, Moeldoko mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) untuk merebut partai itu.

Menurut AHY, Moeldoko masih berupaya untuk mengambil alih Partai Demokrat dengan mengajukan PK atas keputusan SK AD/ART Partai Demokrat dari Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam melakukan upaya itu, AHY menyebut Moeldeko mengajukan PK bersama mantan kader Demokrat, yakni Jhoni Allen Marbun. Ini setelah Moeldoko disebut AHY melakukan KLB abal-abal ilegal yang gagal total.

Terkait upaya Moeldoko dan Jhoni Allen, AHY menyatakan, ia akan mengajukan kontra memori untuk menjawab PK tersebut. Ia sangat yakin Partai Demokrat pimpinannya akan menang atas gugatan tersebut.

Seperti apakah perseteruan AHY dan Moeldoko sebelumnya? Berikut ulasannya.

Perseteruan AHY dengan Moeldoko terkait kepemimpinan Partai Demokrat bermula pada 1 Februari 2021, AHY menyatakan ada sebuah gerakan yang berupaya untukmengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat.

Menurut dia, Gerakan tersebut melibatkan 5 orang, di mana empat di antaranya adalah mantan keder partai, dan satu orang lainnya merupakan pejabat penting di lingkar kekuasaan Presiden Joko Widodo.

AHY menyebut, lima orang itu akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melengserkan dirinya dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

baca juga

AHY surati Presiden dan Menkopolhukam

Dalam kesempatan yang sama ,AHY juga menyatakan ia telah bersurat secara resmi kepada Presiden Jokowi untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi presiden mengenai kabar adanya gerakan tersebut.

Namun menurut AHY, surat tersebut tidak ditanggapi oleh Istana. Ia lantas berkirim surat pada Menko Polhukam Mahfud MD.

KLB Deli Serdang digelar

Informasi yang disebut AHY mengenai akan adanya KLB untuk merebut kepemimpinan Partai Demokrat ternyata benar terjadi.

KLB tersebut diprakarsai oleh mantan kader Demokrat yang telah dipecat, yakni Darmizal. Adapun KLB digelar di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 5 Maret 2021.

KLB tersebut menghasilkan keputusan yakni Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, melalui mekanisme voting.  

AHY mengadu ke Kemenkumham

Terkait dengan hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang, AHY lalu melapor ke Kementerian Hukum dan HAM pada Senin (8/3/2021).

Mereka menyerahkan 5 kontainer berkas untuk menyatakan KLB Deli Serdang tak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat. AHY optimis Kemenkumham akan memeriksa dan memutuskan perkara ini dengan penuh integritas.

Kubu Moeldoko juga lapor ke Kemenkumham

Sehari setelah AHY mendatangi Kemenkumham dengan sejumlah bukti yang ia bawa, pada Selasa (9/3/2021), Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang juga datang ke Kemenkumham.

Mereka menyerahkan hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang. Namun kedatangan mereka kala itu tidak terpantau oleh awak media.

Mereka mengaku sengaja datang dengan senyap, sebab tidak mau menganggu konsentrasi Kemenkumham dengan adanya keramaian.

Kemenkumham tolak Partai Demokrat versi KLB

Pada Rabu (31/3/2021), Kementerian Hukum dan HAM secara resmi menolak permohonan pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Menkumham Yasonna Laoly menjelaskan penolakan dilakukan karena hasil KLB tersebut tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang telah dipersyaratkan.

Terkait keputusan itu, Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang menyatakan menghormati keputusan pemerintah yang menolak pengesahan KLB.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?

Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?

News | Selasa, 04 April 2023 | 13:12 WIB

Kudeta Partai? Moeldoko Dituduh Ajukan PK, Demokrat Ponorogo Minta Perlindungan Hukum ke PN

Kudeta Partai? Moeldoko Dituduh Ajukan PK, Demokrat Ponorogo Minta Perlindungan Hukum ke PN

Ponorogo | Selasa, 04 April 2023 | 13:06 WIB

Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang

Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang

Denpasar | Selasa, 04 April 2023 | 12:05 WIB

Profil Singkat Pasang Surut Karir Politik Anas Urbaningrum dari Masa ke Masa

Profil Singkat Pasang Surut Karir Politik Anas Urbaningrum dari Masa ke Masa

Denpasar | Selasa, 04 April 2023 | 11:04 WIB

'Silakan Buka-bukaan' Demokrat Tantang Klaim Anas Urbaningrum Mau Bongkar Kasus Hambalang

'Silakan Buka-bukaan' Demokrat Tantang Klaim Anas Urbaningrum Mau Bongkar Kasus Hambalang

Kotak Suara | Selasa, 04 April 2023 | 10:06 WIB

AHY Duga Moeldoko Lancarkan 'Kudeta' Setelah Anies Baswedan Diusung Demokrat

AHY Duga Moeldoko Lancarkan 'Kudeta' Setelah Anies Baswedan Diusung Demokrat

Kotak Suara | Selasa, 04 April 2023 | 09:54 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×