Duduk Perkara Dua Kubu Kemerdekaan Papua Saling Serang, Berawal dari Cekcok Penyerangan Pesawat

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 22 April 2023 | 19:09 WIB
Duduk Perkara Dua Kubu Kemerdekaan Papua Saling Serang, Berawal dari Cekcok Penyerangan Pesawat
ilustrasi baku tembak [Envato Elements]

Suara.com - Dua faksi perjuangan kemerdekaan Papua terlibat pertikaian bersenjata di tengah-tengah riuhnya penyanderaan pilot maskapai Susi Air dari Selandia Baru, Kapten Philip Mark Merthens.

Kedua kubu saling serang bak perang saudara. Kedua kubu tersebut terlibat dalam baku tembak di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (22/3/2023).

Lantas, apa yang melatarbelakangi adu tembak kedua kelompok tersebut?

Gegara cekcok soal penyerangan pesawat kargo

Diketahui bahwa kedua kubu tersebut bersitegang karena perbedaan pendapat terkait penyerangan pesawat kargo milik Asian One di Bandara Beoga.

Bupati Puncak Willem Wandik mengungkap bahwa salah satu kubu kukuh untuk pesawat tersebut disimpan di distrik Beoga.

Kelompok berinisial JB menghendaki agar pesawat tersebut bisa menjadi sarana ekonomi bagi masyarakat Beoga. Selain itu, mereka juga ingin pesawat tersebut masuk untuk menunjang pembangunan lain di Boega.

Tapi, kubu lainnya menghendaki agar pesawat tersebut tidak disimpan di Beoga.

"Sementara ada kelompok yang bukan berasal dari luar Beoga, yaitu kelompokLK dan AK, berharap agar pesawat jangan lagi melayani di Distrik Beoga," lanjut Willem dalam keterangannya. 

baca juga

Kelompok LK dan AK diketahui sebagai kelompok dari luar Beoga dan diduga terlibat dalam penembakan pesawat Asian One pada Kamis (13/4/2023) lalu.

"LK dan AK merupakan kelompok lain yang masuk ke Beoga. Bahkan kelompok inilah yang diduga melakukan penembakan terhadap pesawat Asian One, pekan lalu," timpal Willem.

Kedua kelompok tersebut bertemu agar meluruskan perbedaan pendapat mereka soal nasib pesawat Asian One yang telah mereka kuasai.

"Keduanya hendak bertemu di Kampung Julokoma, untuk mengklarifikasi perbedaan pendapat tersebut," ujar Willem.

Nahas, pertemuan tersebut tidak menemukan titik terang dan musyawarah mufakat, hingga pada akhirnya, konflik bersenjata tak dapat dihindari.

Kedua kelompok tersebut akhirnya melepaskan tembakan hingga berangsur menjadi baku tembak. Willem menerima laporan bahwa beberapa anggota kelompok tersebut mengalami luka kritis bahkan hingga meninggal dunia dalam konflik tersebut.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Mematikan KKB, Pasukan TNI Berguguran, Satu dalam Pencarian, Kapuspen: Kasihan Keluarganya

Teror Mematikan KKB, Pasukan TNI Berguguran, Satu dalam Pencarian, Kapuspen: Kasihan Keluarganya

Bandung | Sabtu, 22 April 2023 | 10:45 WIB

Satu Prajurit TNI Masih Hilang Usai Kontak Tembak di Nduga

Satu Prajurit TNI Masih Hilang Usai Kontak Tembak di Nduga

News | Sabtu, 22 April 2023 | 03:05 WIB

TNI: Penanganan Separatis Papua Gagal Sejak Era Soeharto, Saatnya Siaga Tempur

TNI: Penanganan Separatis Papua Gagal Sejak Era Soeharto, Saatnya Siaga Tempur

Metro | Jum'at, 21 April 2023 | 19:52 WIB

Kopassus Kocar-Kacir Diserang KKB, Pengamat Militer Duga Ada Keterlibatan Pasukan Asing

Kopassus Kocar-Kacir Diserang KKB, Pengamat Militer Duga Ada Keterlibatan Pasukan Asing

Denpasar | Jum'at, 21 April 2023 | 09:32 WIB

Himpunan Mahasiswa Pelajar Lanny Jaya Jabotabek: Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Picu Kriminalisasi Masyarakat Sipil

Himpunan Mahasiswa Pelajar Lanny Jaya Jabotabek: Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Picu Kriminalisasi Masyarakat Sipil

News | Kamis, 20 April 2023 | 22:34 WIB

Terkini

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:10 WIB

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:06 WIB

7 Aktivitas Seru di Jogja untuk Solusi Mengisi Akhir Pekan, Go-Kart hingga Ice Skating

7 Aktivitas Seru di Jogja untuk Solusi Mengisi Akhir Pekan, Go-Kart hingga Ice Skating

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mafia Pangan Masih Beredar, Permainkan Harga-harga

Mafia Pangan Masih Beredar, Permainkan Harga-harga

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×