Produk Indonesia yang Pernah Ditarik dari Pasaran Luar Negeri: Ada Kecap hingga Mi Instan

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 26 April 2023 | 14:34 WIB
Produk Indonesia yang Pernah Ditarik dari Pasaran Luar Negeri: Ada Kecap hingga Mi Instan
Ilustrasi mie instan (Pixabay)

Suara.com - Departemen Kesehatan Taiwan berencana menarik produk mi instan asal Indonesia, Indomie, dari pasaran dalam negerinya.

Penarikan produk Indomie varian rasa Ayam Spesial itu menyusul ditemukannya senyawa pemicu kanker etilen oksida dalam mie instan itu.

Ini bukan pertama kalinya produk asal Indonesia ditarik dari pasaran luar negeri. Apa saja produk tersebut dan apa penyebabnya? Berikut ulasannya.

1. Penarikan Mie Sedaap di Hong Kong dan Singapura

Sebelum Indomie, produk mie instan asal Indonesia, Mie Sedaap sebelumnya juga pernah ditarik dari pasaran Hong Kong dan Singapura pada Selasa (27/9/2022).

Alasan penarikan Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken itu dilakukan menyusul ditemukannya kandungan etilen oksida dalam produk tersebut.

Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menemukan adanya kandungan etilen oksida dan pestisida dalam sampel mie, kemasan bumbu dan kemasan bubuk cabai Mie Sedaap.

Meski adanya temuan itu, Wings Proup selaku perusahaan yang memproduksi Mie Sedaap mengklaim kalau produksi mie instan tersebut telah memenuhi standar pangan internasional.

Tak hanya Hong Kong, dalam waktu yang bersamaan, pemerintaqh Singapura juga menarik Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken dan Korean Spicy Soup dari pasaran, karena adanya temuan etilen oksida.

baca juga

2. Penarikan kecap dan saus sambal ABC di Singapura

Pada September 2022 lalu, produk makanan dari Indonesia juga ditarik dari pasaran luar negeri, yakni kecap dan saus sambal ABC.

Penarikan itu menyusul ditemukannya zat alegen oleh Badan pangan Singapura (SFA) pada Rabu (7/9/2022) lalu dalam produk saus sambal ABC.

Zat alergen merupakan bahan yang dapat memicu alergi atau reaksi system kekebalan tubuh manusia jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh.

Sementara dalam produk kecap manis ABC, SFA menemukan kandungan sulfur oksida. Selain itu, saus sambal ayam goreng ABC ditarik karena mengandung asam benzoate yang tidak dicantumkan dalam kemasan produk.

3. Penarikan Indomie di Taiwan 2010

Ternyata bukan pertama kalinya pemerintah Taiwan menarik produk Indomie dari pasaran dalam negerinya.

Pada 2010 lalu, mie instan Indomie juga pernah ditarik dari pasaran Taiwan karena ditemukan kandungan pengawet E218 atau Methyl P-Hydroxybenzoate yang dilarang di Taiwan.

Terkait dengan temuan itu, PT Indofood Sukses Makmur selaku produsen Indomie menyatakan kalau produk tersebut memang seharusnya tidak dipasarkan di Taiwan. Sebab perusahaan tersebut mengklaim selalu mematuhi regulasi Kesehatan pemerintah setempat.

4. Penarikan Indomie Rasa Ayam Spesial di Taiwan

Pada 25 April2023 lalu, Departemen Kesehatan Taipei, Taiwan menyatakan menemukan kandungan etilen oksida dalam produk Indomie Rasa Ayam Spesial.

Senyawa pemicu kanker atau zat karsinogen, etilen oksida itu dianggap melebihi ambang batas sehingga bisa berbahaya jika dikonsumsi.

Sontak, otoritas Taiwan langsung menarik produk Indomie yang beredar di pasaran. Tak hanya itu, pemerintah setempat juga mengenakan denda pada importir hingga mencapai Rp98 miliar.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Etilen Oksida, Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan dalam Produk Indomie di Taiwan

Bahaya Etilen Oksida, Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan dalam Produk Indomie di Taiwan

Health | Rabu, 26 April 2023 | 13:04 WIB

Apa Itu Karsinogenik? Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan di Indomie oleh Taiwan

Apa Itu Karsinogenik? Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan di Indomie oleh Taiwan

News | Selasa, 25 April 2023 | 19:18 WIB

Taiwan Temukan Indomie Rasa Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker

Taiwan Temukan Indomie Rasa Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker

Lifestyle | Selasa, 25 April 2023 | 10:49 WIB

Shalat Id yang Digelar PCINU Taiwan Pecahkan Rekor Jumlah Makmum

Shalat Id yang Digelar PCINU Taiwan Pecahkan Rekor Jumlah Makmum

News | Minggu, 23 April 2023 | 01:05 WIB

Tragis, TKW di Taiwan Meninggal Tanpa Busana Viral, Ternyata Begini Kronologinya

Tragis, TKW di Taiwan Meninggal Tanpa Busana Viral, Ternyata Begini Kronologinya

Sumedang | Jum'at, 21 April 2023 | 22:20 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×