Demi Duet Prabowo-Muhaimin, PKB Manuver Tekan Gerindra, Hati-hati Senjata Makan Tuan?

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:33 WIB
Demi Duet Prabowo-Muhaimin, PKB Manuver Tekan Gerindra, Hati-hati Senjata Makan Tuan?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) bersama dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) berjabat tangan sebelum mengikuti rapat tertutup di Jakarta, Senin (10/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB bersiap mengambil opsi lain, apabila Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) tidak mengusung capres dan cawapres yang sesuai harapan mereka. Menanggapi sikap ini, analis politik Dedi Kurnia Syah melihatnya sebagai bentuk manuver PKB.

Menurutnya, manuver itu sengaja dilakukan untuk menekan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar memilih Muhaimih Iskandar sebagai cawapres di Koalisi KIR.

Dalam hitungan di atas kertas, pasangan Prabowo Muhaimin memang bisa dijagokan. Hal ini yang membuat PKB berani melakukan mamuver, lantaran menyadari pentingnya PKB di Koalisi KIR.

"Terpenting, skema manuver PKB ini tentu untuk menekan Prabowo agar segera putuskan Cawapres, dan Prabowo-Muhaimin rasanya bukan pasangan yang remeh, tetap saja ini akan jadi pasangan yang berimbang melawan Anies dan Ganjar," kata Dedi dihubungi, Jumat (12/5/2023).

Tetapi, menurut Dedi, dengan posisi Prabowo dan Gerindra saat ini, tidak mudah untuk PKB dalam menekan mereka. Pasalnya, meski terikat kerja sama di KKIR, kekinian ada partai lain yang siap merapat ke Gerindra, yaitu Golkar dan PAN melalui koalisi besar.

Alih-alih membuat Prabowo tertekan, manuver PKB nantinya bisa menjadi senjata makan tuan jika dipaksakan terus mengancam.

"Persoalannya, Prabowo lebih mungkin tidak tertekan, mengingat masih ada PAN dan Golkar yang potensial bergabung. Dalam situasi saat ini, PKB juga semakin terdesak jika harus memaksakan cawapres. Di sisi PAN misalnya, ada Erick Thohir yang siap ditawarkan, lalu Golkar sendiri memiliki Airlangga Hartarto yang bahkan dalam catatan publik dianggap lebih berkapasitas dan bersih dibanding Muhaimin," tutur Dedi.

Direktur Eksekutif Political Opinion (IPO) ini juga mengatakan Prabowo sebenarnya punya magnet cukup kuat di koalisi pemerintah, bahkan bisa jadi lebih bisa merangkul dibanding Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Untuk itu, Gerindra memang tidak begitu memerlukan PKB sepanjang masih ada PAN dan Golkar yang belum berkoalisi," kata Dedi.

Dedi berkeyakinan Golkar lebih condong mendekari Gerindra, ketimbang PDIP dan PPP yang mengusung Ganjar Pranowo. Sedangkan PAN sebagai partai yang tidak mewacanakan kader sendiri tentu punya pilihan ke banyak pihak, bahkan ke Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan sekalipun.

"Hanya saja saat ini, membaca kedekatannya dengan pemerintah dan koalisi, ada potensi PAN mengarah ke Gerindra. Begitu halnya Golkar, yang tentu lebih potensial mendapat peluang Cawapres Prabowo dibanding Ganjar," ujar Dedi.

Sebelumnya PKB bersiap mengambil opsi lain apabila keputusan penentuan capres dan cawapres dari Koalisi KKIR tidak sesuai aspirasi.

Kekinian, keputusan mengenai capres dan cawapres itu ditunggu PKB sampai akhir Mei. Sebelumnya diberitakan jika PKB menjagokan ketumnya, Muhaimin Iskandar sebagai capres atau cawapres di koalisi tersebut.

"Jika sampai bulan ini, belum berhasil membuat keputusan atau keputusannya tidak sesuai aspirasi dan harapan, tentu akan lebih baik mengambil opsi yang lebih rasional dan aspiratif," kata Waketum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Selasa (9/5/2023).

Tetapi Jazilul tidak membeberkan opsi apa yang akan diambil PKB sebagai jalan alternatif dari ketidakpuasan terhasap KKIR, apabila keputusan capres dan cawapres tidak sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rajinnya Cak Imin Sowan ke Mantan Wapres, Sinyal Kuat Jadi Cawapres Prabowo?

Rajinnya Cak Imin Sowan ke Mantan Wapres, Sinyal Kuat Jadi Cawapres Prabowo?

Kotak Suara | Jum'at, 12 Mei 2023 | 15:21 WIB

Nama Prabowo Menangkan Hati Nahdliyin Jatim Dibandingkan Ganjar

Nama Prabowo Menangkan Hati Nahdliyin Jatim Dibandingkan Ganjar

Jatim | Kamis, 11 Mei 2023 | 21:50 WIB

Cak Imin Bakal Pimpin Langsung Pendaftaran Caleg PKB ke KPU Sabtu 13 Mei

Cak Imin Bakal Pimpin Langsung Pendaftaran Caleg PKB ke KPU Sabtu 13 Mei

Kotak Suara | Kamis, 11 Mei 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB