Melongok Ajaran Sensasional Ponpes Al Zaytun: Santri Bisa Tebus Dosa Berzina Pakai Uang

Ruth Meliana

Selasa, 06 Juni 2023 | 17:49 WIB
Melongok Ajaran Sensasional Ponpes Al Zaytun: Santri Bisa Tebus Dosa Berzina Pakai Uang
Foto udara Ponpes Al-Zaytun. (Dok. Al-zaytun.sch.id)

Suara.com - Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun diklaim memiliki praktik aneh yang melenceng dari ajaran syariat Islam yakni menebus dosa berzina menggunakan uang.

Setelah sempat menghebohkan jagat media sosial lantaran tata ibadah salat Idul Fitri yang tak sesuai ajaran agama, Ponpes Al-Zaytun dituding punya kebijakan mengecualikan santri dan santriwatinya yang punya uang dari aturan larangan berpacaran dan berzina.

Klaim miris tersebut dibeberkan oleh eks tokoh Negara Islam Indonesia (NII) sekaligus pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan.

Ponpes Al-Zaytun: Zina dan pacaran boleh asal punya uang

Ken kala diundang dalam siniar atau podcast Herri Pras di kanal YouTube, Senin (5/6/2023) membeberkan praktik menyimpang yang dilakukan oleh para santri dan santriwati di Ponpes Al-Zaytun.

Ken terang-terangan mengklaim Ponpes Al-Zaytun melarang pacaran dan berzina bagi mereka yang tak berduit. Namun bagi yang berduit, aturan tersebut tidak berlaku.

Ken juga mengaku adanya sebuah majelis tahkim yang menentukan pasal mana yang dilanggar, kemudian mereka akan menentukan berapa jumlah uang yang harus dibayarkan oleh santri dan santriwati yang ketahuan berpacaran.

Dipaparkan oleh Ken bahwa biaya umum untuk menebus dosa berzina dan berpacaran di Al-Zaytun mencapai dua juta Rupiah.

Kala santri dan santriwati yang kedapatan membayar uang jutaan Rupiah tersebut, maka dianggap dosa berpacaran mereka sekejap hilang.

baca juga

Ken benarkan adanya kasus pencabulan

Masih dalam lingkup topik zina, Ken juga membenarkan adanya kasus pencabulan di pondok pesantren tersebut.

Ken blak-blakan mengungkap bahwa rumor yang beredar terkait adanya kasus pencabulan di Al-Zaytun memang benar adanya.

Tidak berhenti di situ, Ken menuding Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang atau biasa dipanggil Panji Gumilang, pendiri Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) yang membangun Pondok Pesantren Al Zaytun turut membuat rekayasa untuk menutupi kasus pencabulan di pesantren itu.

Panji juga dituding memiliki kekuatan untuk merubah fakta terkait kasus pencabulan seperti tempat kejadian perkara atau TKP sekaligus merombak barang bukti yang ditemukan.

Ken desak Kemenag usut Al-Zaytun

Seluruh 'kebobrokan' Al-Zaytun tersebut sontak membuat Ken mendorong Kementerian Agama alias Kemenag untuk segera menindak Ponpes Al-Zaytun.

Pasalnya, segala tindak-tanduk Al-Zaytun dinilai telah jauh dari ajaran syariat Islam.

Ken juga memohon kepada Kemenag untuk menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersinergi melakukan investigasi terhadap pesantren kontroversial itu, dengan harapan agar tak ada lagi penyimpangan yang berkedok agama.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kontroversi Ponpes Al Zaytun Indramayu, Bebas Berzina hingga Pencabulan: Banyak Santri Hamil di Luar Nikah

Viral Kontroversi Ponpes Al Zaytun Indramayu, Bebas Berzina hingga Pencabulan: Banyak Santri Hamil di Luar Nikah

Bandung | Selasa, 06 Juni 2023 | 16:00 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Perintahkan Kapolri Tutup Ponpes Al Zaytun Karena Dinilai Sesat

CEK FAKTA: Jokowi Perintahkan Kapolri Tutup Ponpes Al Zaytun Karena Dinilai Sesat

Metro | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:37 WIB

Santri Dukung Ganjar (SDG) Menggelar Pelatihan Hidroponik, Mendorong Ketahanan Pangan dan Jiwa Usaha Ibu-ibu Majelis Taklim

Santri Dukung Ganjar (SDG) Menggelar Pelatihan Hidroponik, Mendorong Ketahanan Pangan dan Jiwa Usaha Ibu-ibu Majelis Taklim

Semarang | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:06 WIB

Cek Fakta: Jokowi Perintahkan Kapolri untuk Menutup Al Zaytun karena Sesat?

Cek Fakta: Jokowi Perintahkan Kapolri untuk Menutup Al Zaytun karena Sesat?

Bandung | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:00 WIB

Diisukan Jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia, Berikut Dosa-dosa Joachim Low Saat Tukangi Jerman

Diisukan Jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia, Berikut Dosa-dosa Joachim Low Saat Tukangi Jerman

Joglo | Selasa, 06 Juni 2023 | 13:51 WIB

Sepak Terjang Brigita Manohara, Kini Diperiksa KPK Kasus Ricky Ham Pagawak

Sepak Terjang Brigita Manohara, Kini Diperiksa KPK Kasus Ricky Ham Pagawak

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×