Hadiri Latsitardanus XLIII, Sekjen Kemendagri Ungkap Tiga Faktor Penting Hadapi Bonus Demografi

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 06 Juni 2023 | 21:10 WIB
Hadiri Latsitardanus XLIII, Sekjen Kemendagri Ungkap Tiga Faktor Penting Hadapi Bonus Demografi
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro. (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro mengungkap tiga faktor penting dalam menghadapi bonus demografi pada acara Seminar Nasional Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII/2023 di Istana Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Padang, Selasa (6/6/2023).

Acara tersebut mengusung tema “Pembangunan Karakter Generasi Muda Bebas Kekerasan Menuju Generasi Emas Indonesia 2045”.

Suhajar mengatakan, Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2045. Dari data yang dikantonginya, usia produktif penduduk Indonesia mencapai 70 persen sepanjang tahun 2020-2030. Hal tersebut merupakan salah satu potensi dan peluang berharga bagi Indonesia untuk menjadi negara besar. 

“Tiga hal untuk memastikan bahwa potensi ini betul-betul bermanfaat untuk negara, yang pertama pendidikan, pendidikan dan kualitasnya, artinya kalau usia produktif tadi yang berusia mulai dari 14-15 tahun tadi tidak dimulai dengan kata-kata edukasi, maka di tahun 2045 kita akan terancam, itu yang pertama,” katanya.

Kedua, lanjut Suhajar, adalah faktor lapangan kerja. Lapangan kerja yang cukup harus tersedia dan generasi muda diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Jika hal itu tidak terpenuhi, maka akan menjadi beban sosial bagi negara. Untuk itu dia mendorong dibukanya peluang kerja ke seluruh penjuru, salah satunya dengan membuka usaha.

“Maka ruang untuk bekerja di seluruh republik, termasuk UMKM. Bagaimana situasi dikembangkan di seluruh republik sehingga semua orang bisa berusaha, semua orang mudah mendagangkannya. Peluang kerja harus dibuka sampai ke seluruh penjuru, sehingga seluruh rakyat dengan mudah dapat memasarkan semua produksi-produksinya,” ujarnya.

Faktor ketiga, Suhajar menekankan agar generasi usia produktif harus berpartisipasi baik dalam politik, sosial, maupun ekonomi. Dia menjelaskan mengapa politik penting, alasannya pemuda bisa menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah yang berdaulat dalam mengemban amanah kekuasaan. Ini sebagai konsekuensi dari sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia. 

Dia melanjutkan, generasi muda bisa berperan aktif dalam penguatan partai politik (parpol). Apalagi tugas parpol yaitu mendorong birokrasi agar tumbuh menjadi profesional, bukan malah menciptakan kekuatan politik yang berkolusi dengan birokrasi untuk mencari keuntungan. Tugas parpol lainnya yakni mendidik rakyat supaya menjadi pintar.

“Jadi manusia usia produktif yang berjumlah 200 juta tadi harus berperan politik seperti yang dicontoh tadi, ekonomi, politik, dan dalam kehidupan kemasyarakatannya. Apabila tiga hal ini dapat kita wujudkan peluang kita untuk baik maka akan semakin besar,” ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen Kemendagri Dukung Generasi Muda yang Bebas Kekerasan di Tengah Perkembangan Teknologi

Sekjen Kemendagri Dukung Generasi Muda yang Bebas Kekerasan di Tengah Perkembangan Teknologi

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 20:52 WIB

Rakornas BPSDM 2023: Wamendagri Tekankan Penguatan SDM Unggul di Provinsi Papua, Papua Barat, dan DOB

Rakornas BPSDM 2023: Wamendagri Tekankan Penguatan SDM Unggul di Provinsi Papua, Papua Barat, dan DOB

News | Senin, 05 Juni 2023 | 17:52 WIB

Kemendagri Dorong Kolaborasi ASN yang Unggul untuk Wujudkan Visi Nasional dan Daerah

Kemendagri Dorong Kolaborasi ASN yang Unggul untuk Wujudkan Visi Nasional dan Daerah

News | Senin, 05 Juni 2023 | 17:44 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Tebar Inspirasi Kepemimpinan kepada Generasi Muda

Gubernur Ridwan Kamil Tebar Inspirasi Kepemimpinan kepada Generasi Muda

Jabar | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:02 WIB

Mendagri Dorong Kebutuhan Gas di Kabupaten Banggai Terpenuhi

Mendagri Dorong Kebutuhan Gas di Kabupaten Banggai Terpenuhi

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 20:17 WIB

Belajar dari Poso, Mendagri Ingatkan Banggai Pentingnya Jaga Keamanan dan Ketertiban

Belajar dari Poso, Mendagri Ingatkan Banggai Pentingnya Jaga Keamanan dan Ketertiban

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 20:14 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×