Cipinang Besar Selatan Jaktim Terpilih Jadi Salah Satu Proyek Program Kota Tanpa Kumuh

M Nurhadi

Rabu, 28 Juni 2023 | 11:14 WIB
Cipinang Besar Selatan Jaktim Terpilih Jadi Salah Satu Proyek Program Kota Tanpa Kumuh
Direktur Jenderal (Dirjen) PTPP Kementerian ATR/BPN, Embun Sari saat menjelaskan lokasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dalam workshop diseminasi "Kementerian ATR/BPN Dukung Program Kotaku" di Jakarta, Selasa (27/6/2023). ANTARA/HO-Kementerian ATR/BPN.

Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan tiga lokasi sebagai proyek percontohan untuk program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Aria Indra Purnama mengatakan, tiga lokasi itu adalah Kelurahan Cipinang Besar Selatan di Kota Jakarta Timur, Kelurahan Panjang Wetan di Kota Pekalongan, dan Kelurahan Bansir Laut di Kota Pontianak.

Aria menyatakan bahwa program Kotaku tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, pengembang swasta, media, tokoh masyarakat/fasilitator, organisasi masyarakat sipil/lembaga swadaya masyarakat (CSO/LSM), serta akademisi dari perguruan tinggi.

"Konsolidasi tanah ini melibatkan berbagai pihak, oleh karena itu harus ada mekanisme untuk menjaga komitmen dan sumber daya secara berkelanjutan serta benar-benar konkret dan melibatkan peran aktif masyarakat," ujar Aria, Rabu (28/6/2023).

Kementerian ATR/BPN melalui Drjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) giat melakukan pengentasan permukiman kumuh di perkotaan melalui strategi penataan kawasan. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan.

Direktur Jenderal PTPP, Embun Sari, menyatakan bahwa sejak tahun 2020 pihaknya telah terlibat secara aktif dalam program yang dikenal sebagai National Slum Upgrading Project (NSUP) atau biasa disebut Kotaku.

"Kami, bersama-sama dengan Kementerian PUPR, Bappenas, dan pemangku kepentingan lainnya, telah menyusun kebijakan, mencari solusi, dan menangani permukiman kumuh di perkotaan," kata Embun, dikutip dari Antara.

Embun menjelaskan bahwa salah satu kriteria yang menandai permukiman kumuh adalah masalah tata ruang. Selain itu, juga diperhatikan lokasi kawasan yang rentan terhadap bencana, keamanan pemukiman, dan kepemilikan hak atas tanah.

Lebih lanjut, terdapat banyak tantangan dalam mengentaskan permukiman kumuh di perkotaan, seperti faktor lokasi tempat tinggal dan kurangnya kesadaran masyarakat.

baca juga

"Dalam mengentaskan permukiman kumuh, kita perlu mempertimbangkan lokasi yang ada. Meskipun masyarakat mungkin tidak menyadari bahwa tempat tinggal mereka berada dalam kondisi kumuh, banyak dari mereka masih menerima situasinya dan hanya berusaha mendapatkan tempat tinggal," ujar Embun.

Program Kotaku bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan dasar di permukiman kumuh perkotaan, guna mendukung terciptanya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Program Kotaku telah mencakup 11.332 desa/kelurahan di 330 kota/kabupaten di 34 provinsi sebagai lokasi dampingan. Sasarannya adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan perkotaan di permukiman kumuh sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, mengurangi luas permukiman kumuh, serta memastikan kepuasan penerima manfaat terhadap kualitas infrastruktur dan layanan perkotaan di permukiman kumuh.

Hingga akhir 2022, melalui pendekatan pembangunan infrastruktur dalam skala lingkungan dan skala kawasan, NSUP-Program Kotaku telah berhasil mengurangi luas permukiman kumuh sebesar 39.094 hektar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Tahu Hubungan Inses Suami dan Anaknya, Diancam Dibunuh dan Bantu Lahiran

Istri Tahu Hubungan Inses Suami dan Anaknya, Diancam Dibunuh dan Bantu Lahiran

Serang | Rabu, 28 Juni 2023 | 11:00 WIB

Surabaya Siap Ditunjuk sebagai Venue Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo

Surabaya Siap Ditunjuk sebagai Venue Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo

Denpasar | Rabu, 28 Juni 2023 | 10:45 WIB

Ribuan Jemaah Muhammadiyah di Cimahi Salat Idul Adha Hari Ini, Berjalan Lancar dan Khusyuk

Ribuan Jemaah Muhammadiyah di Cimahi Salat Idul Adha Hari Ini, Berjalan Lancar dan Khusyuk

Jabar | Rabu, 28 Juni 2023 | 08:28 WIB

Viral! Berusia 100 Tahun, Abah Khoeruddin Semangat Jualan Lumpia Basah di Jalan Guntursari Wetan Kota Bandung

Viral! Berusia 100 Tahun, Abah Khoeruddin Semangat Jualan Lumpia Basah di Jalan Guntursari Wetan Kota Bandung

Bandung | Rabu, 28 Juni 2023 | 07:00 WIB

Polisi Ciduk 3 Pelaku Penggelapan Mobil Rental, Seorang Perempuan

Polisi Ciduk 3 Pelaku Penggelapan Mobil Rental, Seorang Perempuan

Sumbar | Selasa, 27 Juni 2023 | 21:09 WIB

Overlay Tiga Ruas Jalan di Pekanbaru Kata Dinas PUPR Terus Dikerjakan

Overlay Tiga Ruas Jalan di Pekanbaru Kata Dinas PUPR Terus Dikerjakan

Pekanbaru | Selasa, 27 Juni 2023 | 20:22 WIB

Terkini

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:24 WIB

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Moisturizer Some By Mi yang Hijau untuk Apa? Kenali Kandungan dan Klaimnya

Moisturizer Some By Mi yang Hijau untuk Apa? Kenali Kandungan dan Klaimnya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Menurun

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Menurun

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:12 WIB

×