Kasus Kriminal Dukun di Indonesia: Terbaru Bunuh 7 Bayi Hasil Inses

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 28 Juni 2023 | 13:05 WIB
Kasus Kriminal Dukun di Indonesia: Terbaru Bunuh 7 Bayi Hasil Inses
Dukun R ditangkap Polresta Banyumas karena diduga membunuh dan mengubur bayi hasil hubungan sedarah atau inses dengan anak kandungnya, Senin (26/6/2023) ([Dok. Polresta Banyumas])

Suara.com - Kasus kriminal dukun di Indonesia belakangan ini jadi sorotan publik. Fenomena dukun dengan motif pembunuhan atau sekadar penipuan sebenarnya sudah lama terjadi. Namun kasus terbaru yakni dukun yang bunuh 7 bayi hasil inses dengan anak kandung sangat meresahkan. 

Sebelumnya ada kasus pembunuhan berantai dukun pengganda uang yang tak kalah jadi perhatian masyarakat Indonesia. Simak deretan kasus kriminal dukun di Indonesia berikut ini.

1. Dukun Pengganda Uang

Tersangka Dukun Slamet Tohari atau ST saat ditanya nama korban yang dikubur usai diracun. [Suara.com/Citra Ningsih]
Tersangka Dukun Slamet Tohari atau ST saat ditanya nama korban yang dikubur usai diracun. [Suara.com/Citra Ningsih]

Pada April 2023 lalu, kasus dukun pengganda uang Tohari alias Mbah Slamet (45) yang beroperasi di Banjarnegara sempat membuat publik geger. Mbah Slamet ditangkap aparat kepolisian karena terlibat kasus pembunuhan

Total korban yang telah Mbah Slamet bunuh sejak tahun 2020 lalu ada 12 orang. Korbannya pun berasal dari berbagai daerah mulai dari Lampung hingga wilayah lain di Indonesia. Mbah Slamet  mengubur jasad korban di kebun miliknya di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

Mbah Slamet memang tak melawan saat ditangkap aparat. Namun dia mengaku hampir tak mengingat identitas para korban yang telah dia bunuh. 

Para korban merupakan 'pasien' yang mempercayakan uang mereka untuk digandakan oleh Mbah Slamet. Dalam pengakuannya, Mbah Slamet menjanjikan akan menggandakan uang Rp70 juta menjadi Rp5 miliar. Dalam kasus pembuhan ini, Mbah Slamet dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati.

2. Dukun Bunuh Bayi Hasil Inses

Dukun R ditangkap Polresta Banyumas karena diduga membunuh dan mengubur bayi hasil hubungan sedarah atau inses dengan anak kandungnya, Senin (26/6/2023) ([Dok. Polresta Banyumas])
Dukun R ditangkap Polresta Banyumas karena diduga membunuh dan mengubur bayi hasil hubungan sedarah atau inses dengan anak kandungnya, Senin (26/6/2023) ([Dok. Polresta Banyumas])

Terbaru ada dukun bernama Rudi (57) di Purwokerto, Banyumas yang membunuh 7 bayi hasil inses dengan anak kandungnya E (26) sejak tahun 2013 lalu. Dalam keseharian, Rudi dikenal sebagai dukun pengobatan tradisional.

Motif di balik Rudi membunuh bayi hasil inses itu karena bisikan dari guru spiritualnya. Bayi-bayi itu dibunuh sebagai bagian dari ritual pesugihan. Menurut pengakuan Rudi, bayi-bayi itu dibekap dulu lalu dibungkus kain kemudian baru dikubur di lahan bekas kolam dekat sungai.

Hingga saat ini Satreskrim Polresta Banyumas telah menemukan 4 kerangka bayi hasil inses Rudi dengan anaknya. Sementara 3 lainnya belum ditemukan mengingat waktu yang sudah lama.

baca juga

Hubungan terlarang Rudi dengan E sudah berlangsun sejak tahun 2008 silam. Dari hubungan terlarang itu, lahir 8 anak. Sosok anak pertama hasil inses itu langsung diaposi oleh warga di Semarang tak lama setelah dilahirkan, sementara 7 anak lainnya dibunuh oleh Rudi.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Kasus Ibu Bersetubuh dengan Anak kandung, Wali Kota Bukittinggi: Kami Tak Minta Wartawan Memberitakan!

Heboh Kasus Ibu Bersetubuh dengan Anak kandung, Wali Kota Bukittinggi: Kami Tak Minta Wartawan Memberitakan!

Sumbar | Rabu, 28 Juni 2023 | 12:50 WIB

Apa itu Inses dan Bahayanya Bagi Kesehatan

Apa itu Inses dan Bahayanya Bagi Kesehatan

News | Rabu, 28 Juni 2023 | 11:46 WIB

Istri Tahu Hubungan Inses Suami dan Anaknya, Diancam Dibunuh dan Bantu Lahiran

Istri Tahu Hubungan Inses Suami dan Anaknya, Diancam Dibunuh dan Bantu Lahiran

Serang | Rabu, 28 Juni 2023 | 11:00 WIB

Kasus Inses Ayah dan Anak di Purwokerto, Lahirkan 7 Bayi yang Dibunuh

Kasus Inses Ayah dan Anak di Purwokerto, Lahirkan 7 Bayi yang Dibunuh

Serang | Rabu, 28 Juni 2023 | 10:36 WIB

Heboh Aksi Bejat Bapak Bunuh Bayi Hasil Inses, Apa Itu?

Heboh Aksi Bejat Bapak Bunuh Bayi Hasil Inses, Apa Itu?

Indotnesia | Rabu, 28 Juni 2023 | 09:40 WIB

Terkini

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

×