Heboh Aksi Bejat Bapak Bunuh Bayi Hasil Inses, Apa Itu?

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 28 Juni 2023 | 09:40 WIB
Heboh Aksi Bejat Bapak Bunuh Bayi Hasil Inses, Apa Itu?
Hubungan inses atau sedarah jadi hal yang tidak dibenarkan. (Freepik/nastyaofly)

Indotnesia - Jagat publik ramai oleh aksi keji seorang bapak yang menghamili anaknya sendiri hingga 7 kali. Bahkan, dia nekat membunuh bayi hasil hubungan inses tersebut.

Sebelumnya, publik dibuat heboh dengan kabar penemuan kerangka bayi di sebuah kebun kosong di Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah (24/6/2023). Sebuah kerangka pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pada (15/6). Berselang enam hari (21/6) warga kembali menemukan tiga kerangka bayi di lokasi yang sama. 

Setelah dilakukan penyelidikan, kerangka bayi tersebut diketahui merupakan hasil hubungan inses oleh pelaku Rudi (57) dengan anaknya sendiri E (25). Selain itu, pelaku mengaku masih ada tiga kerangka lagi di lokasi. Jadinya, total bayi yang telah dibunuh R sebanyak tujuh bayi.

Fakta tersebut diungkap langsung oleh Kepala Satreskrim Polresta Banyumas Komisaris Polisi Agus Supriadi Siswanto.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, masih ada tiga bayi lagi yang dia bunuh dan dikuburkan di tempat itu, selain empat kerangka bayi yang ditemukan pada periode 15 hingga 21 Juni,” ungkapnya seperti dikutip dari Suara.com.

Perbuatan keji tersebut ternyata sudah dilakukan oleh R kepada E sejak tahun 2013. Meski istrinya mengetahui hubungan inses tersebut, tetapi dia tak bisa berbuat banyak lantaran diancam pelaku. 

Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman.

Lantas terkait kasus di Purwokerto tersebut, apa itu hubungan inses?

Inses adalah hubungan sedarah. Inses merupakan hubungan seksual yang dilakukan oleh pasangan yang memiliki ikatan kekeluargaan atau hubungan darah.

Hubungan inses biasanya dilakukan antara seorang Bapak dengan anak perempuannya, seorang Ibu dengan anak laki-lakinya, atau antar saudara yaitu Adik dan Kakak yang berlawan jenis.

Dalam hukum Islam, hubungan inses atau hubungan semahram tidak dibenarkan. Selain itu, secara biologis inses juga memiliki dampak buruk karena dipercaya menghasilkan keturunan yang lemah, baik secara fisik maupun mental.

Inses dapat terjadi karena masalah sosial maupun psikologi sebagai berikut ini.

1. Secara sosial, antara anak dan orang tua, atau sesama saudara adik dan kayak tidak pisah kamar atau tidur di satu ruang karena kondisi tertentu.

2. Kondisi psikososial yang kurang sehat.

3. Adanya kepentingan tertentu seperti adat istiadat atau tradisi yang melakukan inses

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Tanda Mantan Masih Mengharapkan Kita

7 Tanda Mantan Masih Mengharapkan Kita

Your Say | Selasa, 27 Juni 2023 | 20:52 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penemuan Kerangka Bayi di Banyumas, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Ayah dengan Anak

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penemuan Kerangka Bayi di Banyumas, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Ayah dengan Anak

Jawa Tengah | Selasa, 27 Juni 2023 | 13:25 WIB

Pengakuan Pria Banyumas Bunuh 7 Bayi Hasil Inses: Dibisiki Guru Spiritual

Pengakuan Pria Banyumas Bunuh 7 Bayi Hasil Inses: Dibisiki Guru Spiritual

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 10:42 WIB

Terkini

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Sulsel | Senin, 23 Maret 2026 | 06:30 WIB

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 06:22 WIB

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:16 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 05:33 WIB

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB