Rayakan 20 Tahun CFA Society Indonesia, Pertamina Sampaikan Upayanya Capai Net Zero Emission 2060

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 08 Juli 2023 | 12:05 WIB
Rayakan 20 Tahun CFA Society Indonesia, Pertamina Sampaikan Upayanya Capai Net Zero Emission 2060
CEO Pertamina, NRE Dannif Danusaputro menjadi narasumber dalam CFA Society Indonesia 20th Anniversary Conference “Indonesia’s Transition Towards Net Zero”, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/7/2023). (Dok: Pertamina)

Suara.com - Dalam rangka perayaan 20 tahun berdirinya Chartered Financial Analyst (CFA) Society Indonesia, Pertamina menghadiri konferensi dan menjadi salah satu panelis dalam acara tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan di Le Meridien Hotel, Jakarta, Kamis (6/7/2023).

CFA Society Indonesia adalah organisasi profesional nirlaba global, yang menyediakan pendidikan keuangan bagi para profesional investasi. Lembaga ini bertujuan untuk mempromosikan standar dalam etika, pendidikan, dan keunggulan profesional dalam industri layanan investasi global.

Ketua CFA Society Indonesia, sekaligus Wakil Menteri BUMN 1 ,Pahala N. Mansury mengungkapkan, konferensi ini bertema “Indonesia’s Transition towards Net Zero”. Tema tersebut diangkat, mengingat Indonesia dalam masa transisi menuju target pengurangan emisi Green House Gas (GHG) 29% tanpa syarat dan 41% dengan syarat.

Indonesia juga telah berkomitmen untuk mencapai Emisi Net Zero, paling lambat pada tahun 2060.

“Saat ini, transisi Indonesia menuju net Zero menjadi topik hangat, karena Indonesia berambisi untuk mencapai pengurangan emisi sampai 32% pada tahun 2030. Untuk menjawab tantangan yang ada, sektor yang paling berpengaruh adalah sektor finance atau keuangan, dimana kita harus mencari cara yang kreatif untuk bisa mewujudkan target yang akan kita capai melalui keuangan yang lebih baik. Topik kedua yang akan kita bicarakan adalah bagaimana Indonesia mengembangkan market karbon,” ujarnya.

Pahala ingin agar sektor publik dan swasta bekerja sama dalam mencapai Net Zero untuk Indonesia. CFA Society Indonesia memiliki peran advokasi dalam memberi masukan untuk mendorong kebijakan menerapkan praktik yang diharapkan.

“Target kita paling utama dalam seminar ini adalah mensosialisasikan, dan supaya makin banyak distribusi emiten maupun fund dalam hal disclosure terkait mengenai ESG,” katanya.

Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup, Alue Dahong mengatakan, sektor energi menjadi kontributor terbesar dalam emisi karbon. Untuk itu, jika tidak melakukan penurunan emisi dengan melakukan efisiensi energi dan transformasi energi dari energi fosil ke energi baru terbarukan, maka Indonesia tidak akan mecapai Net Zero Emission pada 2060.

“Ada misleading bahwa emisi hanya dilakukan oleh pemerintah semata, tentu tidak. Emisi dan target bauran emisi dilakukan di semua sektor termasuk energi. Penurunan emisi ini ada yang dilakukan oleh pemerintah ada yang dilakukan oleh partners,” katanya.  

baca juga

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Dannif Danusaputro menjelaskan, Pertamina bergerak maju dalam transisi energi sambil tetap memastikan ketahanan energi bagi Indonesia melalui aspirasi Net Zero Emission 2060.

“Pertamina memiliki 2 inisiatif untuk mencapai Net Zero Emission, yaitu dekarbonisasi bisnis dan membangun bisnis baru. Inisiatif dekarbonisasi, antara lain dengan efisiensi energi, pembangkit listrik berbasis energi hijau, pemanfaatan kendaraan listrik, CCS/CCUS internal, bahan bakar rendah emisi. Inisiatif yang kedua, membangun bisnis baru yang meliputi pengembangan energi terbarukan, EV charging dan battery swap, natural based solutions, pengembangan hidrogen Biru/Hijau, pembangunan ekosistem baterai dan EV, Biofuel, CCS/ CCUS terintegrasi, dan bisnis pasar karbon,” ujarnya.

Pertamina NRE memiliki 3 pilar strategis. Pertama, solusi karbon rendah, seperti gas to power, serta dekarbonisasi melalui konservasi energi dan NBS. Kedua, pengembangan energi terbarukan seperti energi panas bumi, energi surya, biogas, angin, dan pasang surut air laut. Ketiga, pembangunan bisnis baru di sektor energi seperti baterai dan ekosistem kendaraan listrik, bisnis karbon, serta hidrogen bersih.

“Membangun portofolio bisnis energi bersih adalah fokus utama Pertamina NRE untuk bergerak maju, untuk mendukung dekarbonisasi yang menjadi tujuan Pertamina, Indonesia dan global.  Aset operasi dan project pipeline pembangkitan listrik Pertamina NRE saat ini mencapai 4,5 GW dengan Potensi Tambahan Kapasitas di Masa Depan,” tutupnya.

Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina menyampaikan, Pertamina terus mendorong pengembangan bisnis green energy di seluruh lini usahanya.

"Pertamina melalui seluruh subholding-nya berkomitmen untuk mendorong transisi energi dengan terus mengembangkan bisnis baru yang mengutamakan green energy," ujarnya.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ITJ Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Ikut Serta Menekan Angka Stunting dan Gizi Buruk

ITJ Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Ikut Serta Menekan Angka Stunting dan Gizi Buruk

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2023 | 18:38 WIB

Konsumsi Pertamax di Sumsel Meningkat 11 Persen, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Konsumsi Pertamax di Sumsel Meningkat 11 Persen, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Sumsel | Kamis, 06 Juli 2023 | 22:46 WIB

Pertamina Patra Niaga Komitmen Berdayakan Masyarakat Sekitar Wilayah Operasi dan Dorong Pelestarian Lingkungan Hidup

Pertamina Patra Niaga Komitmen Berdayakan Masyarakat Sekitar Wilayah Operasi dan Dorong Pelestarian Lingkungan Hidup

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2023 | 22:11 WIB

Pertamina International Shipping Lakukan Penanaman 1000 Mangrove di Makassar

Pertamina International Shipping Lakukan Penanaman 1000 Mangrove di Makassar

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2023 | 22:04 WIB

METI Dukung Penuh Upaya Pemerintah Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

METI Dukung Penuh Upaya Pemerintah Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2023 | 05:53 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, PIS Asia Pasific Berdayakan Produk Mitra Binaan Pertamina

Dukung UMKM Naik Kelas, PIS Asia Pasific Berdayakan Produk Mitra Binaan Pertamina

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2023 | 18:40 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×