Viral Siswa SMA Sekolah di Tenda Usai Tak Tercover Sistem Zonasi

Ruth Meliana

Selasa, 18 Juli 2023 | 14:21 WIB
Viral Siswa SMA Sekolah di Tenda Usai Tak Tercover Sistem Zonasi
Siswa SMAN 1 Karangnongko belajar di tenda karena tak tercover sistem zonasi. (Twitter/@merapi_uncover)

Suara.com - Viral puluhan siswa SMAN 1 Karangnongko, Klaten, terpaksa harus belajar di tenda darurat sejak Senin (17/7/2023) lalu. Hal tersebut dikarenakan siswa baru di kampus 2 Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, tak tertampung gedung sekolah.

Kepala SMAN 1 Karangnongko, Sriyono menjelaskan, ada dua kelas yang menggunakan tenda darurat di lokasi SDN 2 Tlogowatu. Pihaknya mengaku hal ini terpaksa dilakukan karena masih belum mempunyai ruangan.

Diketahui, proses belajar mengajar di tenda darurat tersebut dilakukan pada tahun ajaran baru 2023-2024. Hal tersebut dilakukan karena jarak dan Kecamatan Kemalang tidak mempunyai SMA maupun SMK.

Diakui oleh Sriyono, pihaknya sudah mengajukan pinjaman di desa, tetapi masih belum bisa. Alhasil, mereka terpaksa mendirikan tenda darurat.

Total seluruh siswa SMAN 1 Karangnongko mencapai 1.188. Sementara yang belajar di dalam tenda berjumlah 80 siswa. Terdapat dua tenda yang didirikan, di mana tenda itu merupakan pinjaman dari BPBD Klaten dan Kodim 0723/Klaten.

Disebutkan juga bahwa kegiatan belajar mengajar di tenda darurat tersebut hanyalah sementara, dan pihak sekolah masih menunggu keputusan dari paguyuban kepala desa untuk menyediakan ruangan kelas.

Pihak wali murid SMAN 1 Karangnongko mengaku sangat terdampak dengan adanya PPDB sistem zonasi. Mereka pun mengaku sangat terbantu dengan adanya kampus 2 SMAN 1 Karangnongko yang berada di Desa Tlogowatu.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Tengah, Sadimin mengatakan, tenda yang didirikan di depan SDN 3 dan SDN 1 Tlogowatu ini hanya sementara. Ini setelah ada kesepakatan antara pihaknya dengan pemerintah desa bahwa selanjutnya siswa akan belajar di aula desa.

Sadimin menjelaskan bahwa kelas jauh SMAN 1 Karangnongko sudah tiga tahun beroperasi dengan tujuan untuk pemerataan pendidikan.

baca juga

Ia berharap, kelas jauh SMAN 1 Karangnongko bisa menjadi embrio berdirinya SMAN 1 di Kecamatan Kemalang. Selain itu, Pemkab Klaten juga diharapkan bisa menyediakan tanah untuk membangun sekolah yang layak.

Adanya dampak siswa yang tidak tercover sistem zonasi sekolah di SMAN 1 Karangnongko Klaten tersebut menuai berbagai komentar dari warganet. 

Kalau sekolah negeri sudah penuh sekolah atau madrasah swasta masih banyak yang muridnya sedikit. Kenapa tidak diarahkan ke sekolah atau madrasah yang muridnya sedikit? Itung-itung saling membantu antar lembaga pendidikan,” tutur warganet.

Karena Kec. Kemalang sendiri gak ada SMA, makanya mereka daftar ke sekolah karangnongko sangat dibutuhkan sekali di SMA di Kec. Kemalang. Untuk mengcover maka SMA Karangnongko buka 'cabang' di daerah deket girpasang dengan tempat seadanya,” timpal warganet lain.

Klaten menurutku kok kurang peka soal fasilitas sekolahan, fasilitas sekolah favorit dan non favorit timpang banget, anak saya tadinya masuk SMP negeri di Klaten terus saya pindah ke SMPN Sleman kebetulan keduanya dalam zona,” ujar warganet.

Mbok dicolek ke Pak Ganjar min, kan Klaten masih di Jawa Tengah, siapa tahu cepat ditangani seperti kasus pungli kemarin,” tambah warganet.

Ini yang katanya mau pemerataan sekolah padahal banyak daerah yang bahkan sekolah pun gak tersedia,” tukas warganet.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Contoh Proposal Pengajuan Dana 17 Agustus 2023 di Sekolah Lengkap dengan RAB

Contoh Proposal Pengajuan Dana 17 Agustus 2023 di Sekolah Lengkap dengan RAB

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 13:35 WIB

Heboh PPDB Bermasalah Gara-gara Zonasi, Menteri Pendidikan Nadiem Makariem Dirujak Netizen

Heboh PPDB Bermasalah Gara-gara Zonasi, Menteri Pendidikan Nadiem Makariem Dirujak Netizen

Bandung | Selasa, 18 Juli 2023 | 08:00 WIB

Momen Emak-Emak Antar Anak Sekolah Hari Pertama, Jongkok di Depan Pagar

Momen Emak-Emak Antar Anak Sekolah Hari Pertama, Jongkok di Depan Pagar

Your Say | Selasa, 18 Juli 2023 | 07:47 WIB

Contoh Kebutuhan Sekunder, Aspek Penting Kehidupan Sehari-hari

Contoh Kebutuhan Sekunder, Aspek Penting Kehidupan Sehari-hari

Sukabumi | Senin, 17 Juli 2023 | 23:32 WIB

SMA Muhammadiyah Garut Tampung Siswa Miskin, Beri Pendidikan Gratis

SMA Muhammadiyah Garut Tampung Siswa Miskin, Beri Pendidikan Gratis

Garut | Senin, 17 Juli 2023 | 20:41 WIB

Bejat! Kepala Sekolah Sekaligus Pelatih Paskibraka di Sumsel Setubuhi Belasan Siswa

Bejat! Kepala Sekolah Sekaligus Pelatih Paskibraka di Sumsel Setubuhi Belasan Siswa

Sumatera | Senin, 17 Juli 2023 | 19:50 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×