BPJS Kesehatan Dukung Latihan Kader HMI untuk Percepat Penurunan Stunting

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 31 Juli 2023 | 07:35 WIB
BPJS Kesehatan Dukung Latihan Kader HMI untuk Percepat Penurunan Stunting
ilustrasi stunting (freepik.com)

Suara.com - BPJS Kesehatan mendukung latihan Kader Kesehatan Nasional (LK Kes Nasional) yang diselenggarakan oleh Bakornas LKMI PB HMI. Acara yang mengusung tema "Ikhtiar HMI dalam Percepatan Penurunan Stunting" ini dilaksanakan di Pusat Pendidikan Latihan BPJS Kesehatan, Cisarua, Kabupaten Bogor selama 3 hari pada 28-30 Juli 2023. Pada kesempatan tersebut, turut dilantik 50 kader dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia.

Berbagai tokoh nasional hadir sebagai narasumber, seperti dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK, Agus Suprapto, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Nopian Andusti, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny Kusumastuti Lukito, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal, Komisaris Utama PT Kimia Farma Tbk, Fachmi Idris, Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI, Emmanuel Melkiades Laka Lena.

Dalam kegatan tersebut Afdal memberikan semangat kepada seluruh peserta pelatihan. Dalam sambutannya, dirinya mengapresiasi dedikasi dan komitmen para kader yang telah hadir dalam acara ini. Ia menekankan pentingnya mengimplementasikan materi yang telah diberikan dalam daerah masing-masing para peserta, sehingga usaha untuk menurunkan angka stunting dapat berjalan efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

"Semoga adik-adik semua dapat kembali ke daerah masing-masing, dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan publik terkait percepatan penurunan stunting di daerah. Diharapkan dengan adanya latihan kader ini, Bakornas LKMI PB HMI dapat semakin memperkuat jaringan dan sinergi antara para pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan bersama dalam menangani stunting," ungkap Afdal.

Kata dia, langkah konkret yang diambil oleh para kader diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terlibat aktif dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan. Semua pihak pun optimis bahwa dengan kolaborasi yang erat dan komitmen yang kuat, percepatan penurunan stunting dapat menjadi kenyataan yang nyata dan berkesinambungan.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama PT Kimia Farma Tbk sekaligus senior Himpunan Mahasiswa Islam, Fachmi Idris, juga memberikan nasihat kepada peserta pelatihan. Dirinya menaruh harapan kepada peserta kegiaran bahwa semua dapat menjadi kader yang dapat menjadi pengawas kebijakan publik terkait stunting di daerah.

Wakil ketua Komisi 9 DPR RI, Melkiades menambahkan bahwa aktivis-aktivis masa kini perlu menjadi mitra dalam keberhasilan sistem kesehatan nasional.

"Kita semua harus berkolaborasi agar sistem kesehatan nasional di Indonesia berjalan secara sempurna, serta fungsi pengawasan harus diutamakan agar target pemerintah dalam penurunan stunting bisa tercapai," lanjut Melkiades.

Direktur Bakornas LKMI PB HMI, Fahmi Dwika Hafiz Triono menerangkan, dengan adanya acara ini Bakornas LKMI PB HMI siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam percepatan penurunan stunting. Dirinya menjelaskan, acara ini didesain sedemikian rupa agar kader kesehatan yang mengikuti pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensinya dalam percepatan penurunan stunting.

baca juga

"Kompetensi yang diharapkan dari peserta setelah mengikuti pelatihan ini yaitu mampu menganalisa wacana kritis di bidang kesehatan, mampu menganalisa sistem ketahanan kesehatan yang ada di Indonesia, serta mampu untuk mengadvokasi kebijakan kesehatan di tingkat pusat sampai daerah. Sehingga setelah kembali ke wilayah masing-masing, peserta dapat berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, yaitu gotong royong dalam percepatan penurunan stunting," terang Fahmi.

Salah satu peserta, Elbar menyebutkan bahwa LK Kes Nasional tahun ini menghadirkan pemateri yang sangat ahli pada bidangnya. Harapannya pada kegiatan ini mencetak kader yang berkompeten.

"Saya mengapresiasi Bakornas LKMI PB HMI karena telah menyelenggarakan acara yang menghadirkan ruang-ruang diskusi konstruktif, sehingga kami para peserta dapat menerima materi dengan baik. Harapannya semoga setelah ini para peserta dapat mengimplementasikan ilmu nya dengan baik dan mengimplementasikan ilmu nya di daerah masing-masing," jelasnya Elbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Stunting, Puskesmas dan Posyandu Seluruh Indonesia Wajib Memiliki Antropometri Set

Cegah Stunting, Puskesmas dan Posyandu Seluruh Indonesia Wajib Memiliki Antropometri Set

Press Release | Senin, 31 Juli 2023 | 16:10 WIB

Bantu Cegah Anak Stunting, Ini 4 Tips Keberhasilan Pemberian ASI Kepada Bayi Untuk Para Ibu

Bantu Cegah Anak Stunting, Ini 4 Tips Keberhasilan Pemberian ASI Kepada Bayi Untuk Para Ibu

Health | Sabtu, 29 Juli 2023 | 16:46 WIB

Meski Anies Nyapres, HMI Nyatakan Tak Mau Dukung Siapapun di Pemilu 2024

Meski Anies Nyapres, HMI Nyatakan Tak Mau Dukung Siapapun di Pemilu 2024

News | Jum'at, 28 Juli 2023 | 10:15 WIB

Data ePPGBM: Angka Stunting di Jateng Turun, Kini Tinggal 11,9 Persen

Data ePPGBM: Angka Stunting di Jateng Turun, Kini Tinggal 11,9 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 14:32 WIB

Seru! Beraksi Bersama Wujudkan Kelurahan Sehat di Legok Jambi

Seru! Beraksi Bersama Wujudkan Kelurahan Sehat di Legok Jambi

Your Say | Kamis, 27 Juli 2023 | 13:04 WIB

Edukasi Masyarakat Soal Gizi, Ini Momen Ganjar Pranowo Timbang dan Gendong Balita di Posyandu

Edukasi Masyarakat Soal Gizi, Ini Momen Ganjar Pranowo Timbang dan Gendong Balita di Posyandu

Jawa Tengah | Rabu, 26 Juli 2023 | 17:39 WIB

Terkini

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Malang | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:55 WIB

×