Cegah Stunting, Puskesmas dan Posyandu Seluruh Indonesia Wajib Memiliki Antropometri Set

Fabiola Febrinastri

Senin, 31 Juli 2023 | 16:10 WIB
Cegah Stunting, Puskesmas dan Posyandu Seluruh Indonesia Wajib Memiliki Antropometri Set
Ilustrasi produksi penyediaan alat antropometri set. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Dalam mendukung pemerintah untuk implementasi 6 pilar pelayanan primer pada transformasi kesehatan, berbagai perusahaan alat-alat kesehatan ikut berpartisipasi.

Salah satunya PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). Sebagai salah satu mitra distribusi alat-alat kesehatan PT Balaraja Metalindo (Balmed), IRRA berpartisipasi dalam program tersebut melalui penyediaan alat antropometri set.

“Kami mendukung kepedulian dan partisipasi Balmed dalam program implementasi pelayanan primer, khususnya dalam pilar teknologi kesehatan. Hal ini sejalan dengan filosofi perusahaan kami, yang mengusung tagline sebagai perusahaan penyedia alat-alat kesehatan medis yang berteknologi tinggi," ujar Direktur Utama IRRA, Heru Firdausi Syarif, Jakarta, Senin (31/7/2023).

Kementerian Kesehatan sendiri, kini fokus menetapkan arah pembangunan kesehatan yang menitikberatkan pada kesadaran masyarakat mencegah terjadinya penyakit. Untuk itu, pemerintah melakukan berbagai upaya di tingkat puskesmas dan posyandu untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi, termasuk juga mencegah terjadinya stunting.

“Secara agresif, Indonesia akan menargetkan penurunan angka kematian ibu menjadi 70 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada 2030. Selain itu untuk mencegah bayi mengalami stunting setelah lahir, diperlukan pengukuran rutin menggunakan antropometri," tambahnya.

Pada 2019, baru 25.177 puskesmas yang memiliki antropometri kit, pada 2020, ketika tejadi pandemi Covid-19, kebutuhan antropometri kit baru terpenuhi di 1.823 posyandu.

Pada 2021, jumlah posyandu yang memiliki antropometri kit menjadi 16.936 dan pada 2022 sudah terisi di 34.256 posyandu. Tahun ini, pemerintah menargetkan alat tersebut sudah masuk dan memenuhi kebutuhan di 127.033 posyandu, dan pada 2024 pada 81.512 posyandu.

Juli 2023, IRRA telahmendistribusikan antropometri set ke seluruh Indonesia. Alat ini digunakan untuk mengukur panjang bayi dan berat badan bayi, sehingga dapat diketahui apakah bayi dan balita tersebut memperoleh asupan gizi yang cukup berimbang sesuai usianya dan sebagai upaya deteksi dini stunting.

“Dengan telah diterimanya produk kami, kami harap, perusahaan kami secara positif dapat meningkatkan keberhasilan program kesehatan masyarakat, terkhusus bagi para bayi dan anak, sehingga secara keseluruhan mampu mencegah terjadinya stunting pada anak dan secara jangka panjang turut membantu pemerintah meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa,” ujar Herry Cuaca, Direktur Balmed, yang merupakan principal IRRA dalam produk antropometri kit.

baca juga

Menurut World Health Organization/WHO,  stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh terjadinya infeksi berulang dan kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang. Stunting ditandai dengan kondisi panjang atau tinggi badan anak yang berada di bawah standar.

Secara terpisah, Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan  dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Irma Ardiana, MAPS, mengemukakan dalam hal kebijakan penyediaan antropometri, BKKBN memastikan setiap posyandu memiliki antropometri set yang memenuhi standar.

BKKBN turut mengawasi penyediaan barang sesuai dengan standar, antara lain memiliki TKDN tinggi, perusahaan juga mampu berkompetisi melalui katalog sektoral, memberikan jaminan dan layanan kalibrasi, serta menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Kami juga memantau agar kader-kader di posyandu sudah menerima pelatihan penggunaan antropometri digital, dalam kaitan menjaga pertumbuhan bayi dan balita. Sementara proses pengukurannya didampingi oleh tenaga terlatih dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” jelas Irma. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jayamas Medica Industri Agresif Jajaki Kemitraan Strategis dengan Pemain Global

Jayamas Medica Industri Agresif Jajaki Kemitraan Strategis dengan Pemain Global

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2022 | 08:32 WIB

Melihat Ragam Teknologi Kesehatan Terbaru di Indonesia Hospital Expo

Melihat Ragam Teknologi Kesehatan Terbaru di Indonesia Hospital Expo

Foto | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:57 WIB

Alat Kesehatan Buatan Lokal Masih Jarang Digunakan di Indonesia, Kemenkes Ungkap Alasannya

Alat Kesehatan Buatan Lokal Masih Jarang Digunakan di Indonesia, Kemenkes Ungkap Alasannya

Health | Selasa, 04 Oktober 2022 | 22:05 WIB

Bantu Tekan Angka Stunting, Mahasiswa UGM Ciptakan Biskuit Bergizi Tinggi

Bantu Tekan Angka Stunting, Mahasiswa UGM Ciptakan Biskuit Bergizi Tinggi

Jogja | Selasa, 20 September 2022 | 11:31 WIB

Dukung Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri, Menkes Minta Produsen Gunakan Komponen Lokal

Dukung Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri, Menkes Minta Produsen Gunakan Komponen Lokal

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:48 WIB

Canting Seni : Cegah Stunting Sejak Dini

Canting Seni : Cegah Stunting Sejak Dini

Your Say | Jum'at, 29 Juli 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Malang | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

×