Jika Jokowi Tak Lagi Jadi Presiden, Yusril Ihza Mahendra Ngaku Siap Jadi Perisai Hukumnya

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 02 September 2023 | 21:18 WIB
Jika Jokowi Tak Lagi Jadi Presiden, Yusril Ihza Mahendra Ngaku Siap Jadi Perisai Hukumnya
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, menegaskan, jika dirinya siap menjadi perisai bagi Joko Widodo atau Jokowi jika nanti sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Menurutnya, memang eks presiden potensial mendapatkan serangan dari musuh politiknya.

Ia lantas memberikan contoh bagaimana seorang mantan presiden justru mendapatkan serangan, yakni seperti apa yang dialami oleh Soeharto.

"Saya pengalaman bagaimana menangani masalah Pak Harto, ya. Ketika beliau berhenti menjadi presiden kemudian tidak menjadi presiden lagi, ya macam-macam tuntutan di kalangan masyarakat pada waktu itu dan akhirnya tidak ada proses apapun pada beliau," kata Yusril ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023).

Ia pun berharap agar hal serupa tak dialami oleh Jokowi ketika nanti sudah tak menjabat.

Untuk itu, ia pun menegaskan kesiapannya menjadi perisai hukum bagi Jokowi nantinya.

"Saya berharap itu juga terjadi pada Pak Jokowi maupun mantan-mantan presiden yang lain semua kita hormati. Dan kalau saya diminta untuk ikut menangani permasalah permasalahan beliau, saya siap melakukannya," ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Rocky Gerung mengusulkan sebaiknya Presiden Jokowi menggunakan Yusril dengan keahliannya sebagai perisai hukumnya.

"Baiknya ajak Yusril. Cuma yusril yang bisa melakukan penyelamatan,” ujar Rocky, saat menjadi pembicara di acara diskusi publik bertajuk “Harkat, Martabat dan Keselamatan Seorang Mantan Presiden, di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, 1 September 2023.

Rocky menjelaskan, secara antropologi, politik di Indonesia berbasiskan dendam. Hal tersebut diawali ketika Ken Arok menjadi Raja, hingga fenomena antar Presiden di Indonesia.

baca juga

Misalnya, menurutnya, dijatuhkannya Presiden Gus Dur hingga inharmonisasi hubungan politik Megawati dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Politik balas dendam ini, kata dia, bisa saja terjadi ketika Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Serangan itu bisa jadi didapatkan dari dari presiden terpilih. Termasuk, jika Anies Baswedan menjadi Presiden 2024-2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musuh 'Besar' Anies Bertambah, Hadapi Dua Presiden RI: SBY dan Jokowi

Musuh 'Besar' Anies Bertambah, Hadapi Dua Presiden RI: SBY dan Jokowi

News | Sabtu, 02 September 2023 | 19:11 WIB

Dulu Rival, Sekarang Bestie: Kisah Prabowo Luluh Masuk Pemerintahan Jokowi Dibongkar Anis Matta

Dulu Rival, Sekarang Bestie: Kisah Prabowo Luluh Masuk Pemerintahan Jokowi Dibongkar Anis Matta

News | Sabtu, 02 September 2023 | 18:51 WIB

Habis Dilempar Sandal, Presiden Jokowi Malah Dipaksa Endorse Cincau Emak-emak di Pasar

Habis Dilempar Sandal, Presiden Jokowi Malah Dipaksa Endorse Cincau Emak-emak di Pasar

Lifestyle | Sabtu, 02 September 2023 | 18:22 WIB

Telan Biaya Rp1,27 Triliun, Jokowi Resmikan Proyek Revitalisasi TMII

Telan Biaya Rp1,27 Triliun, Jokowi Resmikan Proyek Revitalisasi TMII

Video | Sabtu, 02 September 2023 | 14:00 WIB

Jokowi: Ekonomi ASEAN Berpotensi Tumbuh Paling Tinggi Tahun Depan

Jokowi: Ekonomi ASEAN Berpotensi Tumbuh Paling Tinggi Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 01 September 2023 | 20:06 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB