Fakta Suku Vadoma, Punya Kaki Burung Unta Tapi Mahir Memanjat

Rifan Aditya

Senin, 11 September 2023 | 18:28 WIB
Fakta Suku Vadoma, Punya Kaki Burung Unta Tapi Mahir Memanjat
suku vadoma (Twitter/smrtnetwork)

Suara.com - Apakah kamu pernah dengar suku Vadoma? Jadi, suku Vadoma ini adalah suku di Negara Zimbabwe, tepatnya di Kanyemba Utara. Suku ini memiliki sejumlah fakta menarik. Nah untuk selengkapnya, berikut ini fakta Suku Vadoma.

Diketahui, suku Vadoma ini merupakan suku yang memiliki keunikan bentuk tubuh dan menjadi sorotan dunia. Adapun keunikan tersebut yaitu bentuk kaki mereka yang tampak seperti kaki burung unta. Menurut medis, kondisi ini disebut sindrom 'kaki burung unta' (ectrodactyly).

Mengenai kondisi ectrodactyly ini, mari simak selengkapnya dalam ulasan fakta suku Vadoma berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kondisi Ectrodactyly

Kondisi ectrodactyly ini merupakan kondisi kelainan genetik yang terbilang sangat langka di dunia. Selain pada kaki, biasanya kondisi ini juga terjadi pada tangan. Adapun penyebab kelainan ini karena kondisi autosomal yang dominan yang diakibatkan mutasi tunggal kromosom 7.

Kondisi ectrodactyly ini selain akan mengalami kelainan bentuk pada kaki maupun tangan, umumnya juga akan mengalami gangguan pendengaran.

2. Tetap Merasa Bangga

Kondisi langka yang dialami suku Vadoma ini diyakini akan dialami juga oleh salah satu dari 4 anak yang lahir. Suku Vadoma tetap mempertahankan kondisi mutasi genetic ini dan tidak terlalu mempermasalahkannya.

Meskipun anggota mereka  banyak yang kesulitan untuk berjalan maupun berlari, namun warga suku Vadoma tak menganggap kondisi ini sebagai kecacatan. Justru warga Vadoma  menganggap kondisi ini sesuatu yang seharusnya dirayakan.

Pasalnya kondisi ectrodactyly ini membuat warga suku Vadoma lebih mudah memanjat pohon. Tentunya keterampilan tersebut menguntungkan mengingat banyak warga Vadoma yang masih menggantungkan hidupnya dengan berburu.

3. Memiliki Sejarah Inses

Warga suku Vadoma ini diketahui mempunyai aturan untuk tidak melangsungkan pernikahan dngan suku lain. Hal tersebut dilakukan guna mencegah agar kondisi ectrodactyly tersebut tidak menyebar ke suku yang lain.

Karena adanya aturan tersebut, akhirnya warga suku Vadoma memiliki sejarah inces (perkawinan sedarah). Hal tersebut kemudian mengakibatkan terjadinya akumulasi gen yang tak beragam, sehingga memicu munculnya kondisi genetik yang langka atau bahkan cacat fisik.

Demikian ulasan mengenai fakta suku Vadoma yang memiliki bentuk kaki menyerupai kaki burung onta karena kondisi kelaninan genetik. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Oklin Fia Cium Adik Kandungnya Hingga Disebut Warganet Inses, Apa Sih Itu?

Heboh Oklin Fia Cium Adik Kandungnya Hingga Disebut Warganet Inses, Apa Sih Itu?

Lifestyle | Rabu, 09 Agustus 2023 | 16:39 WIB

Melarang McDonald's Buka Cabang, ini 9 Daftar Negara yang Melarang McD

Melarang McDonald's Buka Cabang, ini 9 Daftar Negara yang Melarang McD

Your Say | Selasa, 25 Juli 2023 | 11:17 WIB

Daftar Negara Gagal Versi PBB, Benarkah Indonesia Termasuk?

Daftar Negara Gagal Versi PBB, Benarkah Indonesia Termasuk?

News | Senin, 24 Juli 2023 | 15:12 WIB

Terkini

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB