Asal Usul Lagu Halo Halo Bandung Ciptaan Ismail Marzuki, Diduga Dijiplak Jadi Hello Kuala Lumpur

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 12 September 2023 | 12:25 WIB
Asal Usul Lagu Halo Halo Bandung Ciptaan Ismail Marzuki, Diduga Dijiplak Jadi Hello Kuala Lumpur
Asal Usul Lagu Halo Halo Bandung Ciptaan Ismail Marzuki, Diduga Dijiplak Jadi Hello Kuala Lumpur (youtube)

Suara.com - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kemunculan lagu Hello Kuala Lumpur diduga menjiplak lagu nasional Halo Halo Bandung. Apakah Anda sudah mengetahui sejarah asal usul lagu Halo Halo Bandung?

Lagu Halo Halo Bandung diciptakan oleh Ismail Marzuki saat terjadi peristiwa Bandung Lautan Api pada tahun 1946.

Belakangan muncul video YouTube berjudul Nasyid Kanak-kanak Islam Malaysia | Helo Kuala Lumpur | Lagu Patriotik Malaysia yang berisi melodi lagu Halo Halo Bandung dengan lirik lagu yang diubah. Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun YouTube Lagu Kanak TV pada 27 Mei 2020.

Lagu Hello Kuala Lumpur yang diduga meniru lagu Halo Halo Bandung ini mendadak viral setelah diunggah oleh salah satu warganet di akun X.

Berikut ini lirik lagu Hello Kuala Lumpur yang diunggah akun YouTube Lagu Kanak TV.

Hello Kuala Lumpur
Ibu kota keriangan
Hello Kuala Lumpur
Kota kenang kenangan

Sudah lama aku
Tidak berjumpa denganmu
Sekarang sudah semakin maju
Aku suka sekali

Nah, bagi Anda yang penasaran dengan sejarah dan asal usul lagu Halo Halo Bandung, berikut ini uraian lengkapnya disarikan dari buku Sejarah 3 SMP Kelas IX yang ditulis oleh Drs Anwar Kurnia dan Drs. H. Moh Suryana.

Sejarah dan Asal Usul Lagu Halo Halo Bandung

baca juga

Lagu Halo Bandung terinspirasi dari pengalaman Ismail Marzuki yang mendalam dengan kota Bandung, termasuk pertemuan dan pernikahannya dengan Eulis Zuraidah, rekannya di grup musik saat berada di kota tersebut.

Awalnya, lagu tersebut dinyanyikan dalam bahasa Sunda, namun mengalami adaptasi lirik ke dalam bahasa Indonesia selama periode pendudukan Jepang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan.

Selanjutnya, lirik lagu itu mengalami modifikasi lagi setelah peristiwa dramatis saat Ismail dan istrinya terpaksa mengungsi dari Jakarta ke Bandung karena invasi pasukan Inggris.

Tragisnya, selama berada di Bandung, mereka mendapat perintah dari pasukan sekutu untuk meninggalkan kota itu dalam keadaan yang dikenal sebagai Bandung Lautan Api, suatu peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 24 Maret 1946.

Dalam situasi yang penuh dengan emosi tersebut, Ismail Marzuki menyanyikan lagu itu sambil menggubah ulang lirik akhirnya untuk mencerminkan situasi saat itu, menggambarkan Bandung sebagai "lautan api" dan memanggil orang-orang untuk merebut kembali kota mereka.

Ini menjadikan lagu Halo Halo Bandung tidak hanya sebagai simbol kenangan indah, tetapi juga sebagai simbol perlawanan dan nasionalisme yang mendalam.

Berikut ini lirik lagu Halo Halo Bandung yang dibuat oleh Ismail Marzuki.

Halo halo Bandung
Ibu kota periangan
Halo halo Bandung
Kota kenang-kenangan

Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali

Itulah sejarah dan asal usul lagu Halo Halo Bandung karya Ismail Marzuki, lagu nasional Indonesia yang diduga dijiplak oleh Malaysia dan diganti judulnya menjadi Hello Kuala Lumpur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lirik Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Jiplak Halo Halo Bandung

Lirik Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Jiplak Halo Halo Bandung

News | Selasa, 12 September 2023 | 11:21 WIB

Heboh Malaysia Jiplak Lagu Halo-halo Bandung, Diganti Halo-halo Kuala Lumpur Ibu Kota Keriangan

Heboh Malaysia Jiplak Lagu Halo-halo Bandung, Diganti Halo-halo Kuala Lumpur Ibu Kota Keriangan

Surakarta | Selasa, 12 September 2023 | 09:15 WIB

Media Malaysia Soroti Timnas Indonesia U-23 Miliki Satu Keuntungan Lawan Turkmenistan

Media Malaysia Soroti Timnas Indonesia U-23 Miliki Satu Keuntungan Lawan Turkmenistan

Bola | Senin, 11 September 2023 | 17:54 WIB

Beda Nasib dengan Timnas Indonesia, Malaysia Terseok-seok di Piala Asia U-23, Begini Cerita Sedihnya

Beda Nasib dengan Timnas Indonesia, Malaysia Terseok-seok di Piala Asia U-23, Begini Cerita Sedihnya

Bola | Senin, 11 September 2023 | 17:35 WIB

Sedang Latihan Tempur, Ahmad Yani Malah Pergi Cari Kopi

Sedang Latihan Tempur, Ahmad Yani Malah Pergi Cari Kopi

Lampung | Senin, 11 September 2023 | 16:50 WIB

D.O. EXO Usung Genre Pop Folk untuk Lagu Somebody dari Album 'Expectation'

D.O. EXO Usung Genre Pop Folk untuk Lagu Somebody dari Album 'Expectation'

Your Say | Senin, 11 September 2023 | 15:13 WIB

Terkini

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

×