Disindir Waketum PKB Soal SBY Turun Gunung, Begini Reaksi Santai DPP Demokrat

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 19 September 2023 | 15:22 WIB
Disindir Waketum PKB Soal SBY Turun Gunung, Begini Reaksi Santai DPP Demokrat
Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron merespons komentar Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid yang menyinggung pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal 'turun gunung'.

Menurut dia, istilah turun gunung yang disampaikan SBY memiliki arti sangat luas. Turun gunung itu termasuk menyusun strategi, visi hingga gagasan untuk memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Saya kira turun gunung bisa diartikulasikan jauh lebih terurai dan lebih tinggi maknanya dari apa yang tadi disampaikan oleh pak Jazilul," kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2023).

"Jadi sebetulnya turun gunung itu sudah mengemas berbagai taktik, strategi, cara, ide, gagasan, ilmu pengetahuan, skill, dan bahkan yang lain," sambungnya.

Ia menegaskan, sebenarnya dirinya tak perlu lagi menjelaskan apa yang dimaksud turun gunung seperti apa yang disampaikan SBY. Menurutnya, tak hanya SBY, seluruh kader Demokrat akan berkomitmen memenangkan Prabowo.

"Ya kan sudah jelas apa yang disampaikan oleh pak SBY, saya tidak perlu mengulang. Sudah jelas bahwa bukan hanya pak SBY, partai Demokrat ketika mendukung dalam koalisi tertentu, ada capresnya pasti berkomitmen untuk memenangkan capres tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, SBY sendiri sudah punya pengalaman memenangi Pilpres. Sehingga menurutnya, berbagai macam strategi pasti akan jadi bahan masukan dalam Koalisi Indonesia Maju.

"Jadi kalau yang lain konsultan dan lain sebagainya belum pengalaman jadi presiden. Kalau pak SBY ya sudah pengalaman jadi presiden, beliau punya cara dan strategi bagaimana bisa memenangkan perhelatan Pilpres," katanya.

Sindiran PKB

baca juga

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid mengatakan bahwa yang diharapkan untuk Pilpres 2024 mendatang adalah turun menunjukan visi dan gagasan yang ditawarkan kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Jazilul menanggapi pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku siap turun gunung saat berkunjung di kediaman Prabowo, Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9).

"Alhamdulilah kalau semuanya mau ikut berpartisipasi bagus. Karena akan menambah kualitas demokrasi," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/9).

"Yang diharapkan bukan turun gunung, turun visi turun gagasan yang baik-baik untuk masyarakat ke depan," sambungnya.

Di sisi lain, ia menghormati, keputusan Demokrat yang memilih bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju mengusung Prabowo Subianto.

Ia kembali menekankan, jika Pilpres 2024 nanti yang muncul adalah adu gagasan dan rekam jejak. Bukan justru hanya sekedar tukar tambah suara saja.

"Saya berharap semuanya nanti di pilpres bersaing dengan sehat, saya harap pilpres juga itu ajang untuk adu track record, gagasan, bukan hanya tukar tambah suara begitu. Tapi ini memang pilpres 2024 menjadi ajang publik untuk menilai track record, gagasan, visi yang disampaikan oleh para calon-calon presiden," tuturnya.

Ia pun sesumbar jika kekinian hanya satu koalisi yang sudah mempunyai pasangan calon yakni duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Nah sekarang mas Anies pak Muhaimin sudah menyampaikan gagasan-gagasannya untuk bahwa setiap kebijakan nanti yang akan di ambil oleh pasangan AMIN ketika membentuk pemerintahan itu harus mengedepankan keadilan atau rasa keadilan, saya pikir itu bisa dinilai oleh masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waketum PKB Prediksi Pilpres 2024 Diikuti 2 Poros, Sekjen PPP: Lagi Baca Realita Atau Melamun?

Waketum PKB Prediksi Pilpres 2024 Diikuti 2 Poros, Sekjen PPP: Lagi Baca Realita Atau Melamun?

Kotak Suara | Selasa, 19 September 2023 | 14:14 WIB

SBY Siap Turun Gunung Dukung Prabowo Sukses di Pilpres 2024, Kalau Dari Zodiak Cocok?

SBY Siap Turun Gunung Dukung Prabowo Sukses di Pilpres 2024, Kalau Dari Zodiak Cocok?

Lifestyle | Selasa, 19 September 2023 | 13:15 WIB

Disebut Cinta Lama Bersemi Kembali, Benarkah SBY Bakal All Out Turun Gunung Menangkan Prabowo jadi Presiden?

Disebut Cinta Lama Bersemi Kembali, Benarkah SBY Bakal All Out Turun Gunung Menangkan Prabowo jadi Presiden?

Kotak Suara | Selasa, 19 September 2023 | 11:10 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×